Advertisement

Agun Gunandjar: Hanya dengan Menjaga Persatuan Bangsa Kita Bisa Maju

Anggota MPR RI, Agun Gunandjar Sudarsa (Berbatik merah muda) menyerahkan cinderamata saat dialog kebangsaan, Kamis (10/10/2019) di Kabupaten Ciamis.foto/ist

URBANNEWS.ID - Dialog Kebangsaan kembali berlangsung di Kabupaten Ciamis, Kamis (10/10/2019). Kali ini dialog berlangsung bersama DPC Pepabri Kabupaten Ciamis. 

Hadir memberi materi antara lain Bupati dan Wakil Bupati, Ketua DPRD, Dandim 0613, Kapolres, dan Ketua MUI. 

Dialog ini menghadirkan narasumber utama Politisi Senior Partai Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa, yang juga merupakan anggota DPR/MPR Dapil Jabar 10 yang mewakili Kabupaten Ciamis, Kuningan, Pangandaran dan Kota Banjar. 

Dialog dihadiri dan diikuti perwakilan dari tokoh agama, tokoh masyarakat, KNPI, Organisasi Kepemudaan, Kemahasiswaan intra dan extra kampus, Dekan Universitas Galuh, FKPPI, serta sejumlah LSM dan Media. 

Tema yang diangkat dalam dialog ini yakni 'Mengokohkan persatuan berlandaskan empat pilar kebangsaan. Bagaimana sesungguhnya kita mengelola perbedaan itu'. 

Narasumber dan para pemateri lainnya mengutarakan poin yang sama, yakni semua perbedaan itu harus dikembalikan kepada nilai-nilai filosofis yang mendasar dari Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi negara, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. 

"Kita tidak bisa memaksakan kehendak kita, dengan menyatakan benar, dan yang lain atau berbeda dengan kita itu salah. Karena sesungguhnya kesempurnaan itu milik-Nya, Tuhan yang maha kuasa, kita sebagai manusia yang diciptakan berbeda itu, hanya melaksanakan ikhtiar dan doa untuk meraih kesempurnaan-Nya," ungkap Agun.

Untuk itu, tambah Agun, guna mempererat persatuan dan kesatuan, semua elemen harus mampu membangun dan mewujudkan aliran dan perilaku saling mengakui, menghargai dan menghormati perbedaan itu sendiri. 

"Hanya dengan itu kita bisa bekerja membangun bangsa yang lebih maju dan sejahtera dalam kontestasi persaingan global. Bagaimana kita bisa bekerja mensejahterakan rakyat kalau kitanya terus bertikai. Mari kita patuhi dan taati proses politik konstitusional yang sudah kita jalankan melalui Pileg dan Pilpres 2019," ujar Agun.

Menurut Agun, tidak lama lagi akan dilaksanakan sidang MPR RI guna melantik presiden dan wakil presiden terpilih pada tanggal 20 Oktober 2019 nanti. 

"Mari kita ciptakan situasi dan kondisi yang kondusif, guna kemajuan dan kehormatan bangsa kita. Semoga," tutur Agun.(hen)

urbannews: @@urbannews13
Advertisement