Beberkan Dugaan Pelanggaran Regulasi oleh MNC Vision, Pelaku Industri Penyiaran Ragukan Ketegasan KPI Tegakkan Aturan

"Padahal dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran Pasal 8 ayat 3, sudah jelas bahwa salah satu tugas dan kewajiban Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) adalah ikut membangun iklim persaingan yang sehat antar lembaga penyiaran dan industri terkait," ungkap Candi.

Menurut Candi, apa yang dilakukan oleh MNC Vision tersebut patut diduga telah melanggar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat yaitu melakukan praktek monopoli penyiaran dengan cara penguasaan dengan sengaja dan sistematis atas siaran-siaran dari TV Swasta kepada TV Berlangganan baik satelit maupun kabel.

“Sampai saat ini kita belum pernah mendegar tentang ketegasan dari KPI Pusat terkait dengan tindakan yang dilakukan oleh MNC Vision dengan menciptakan kegaduhan dan membuat iklim persaingan yang tidak sehat sesama lembaga penyiaran dengan menjual program siaran TV Swasta kepada TV Berlanggan baik satelit maupun kabel," ujar Candi.

Lebih lanjut diutarakan Candi, hingga saat ini masih banyak kasus-kasus yang sedang ditangani kepolisian berdasarkan laporan-laporan MNC Vision. Salah satu terlapornya merupakan anggota dari Asosiasi GO TV Kabel yang berada di Jawa Tengah, yang saat ini kasusnya masih ditangani oleh Bareskrim Polri.

"Beradasarkan hal ini juga patut diduga, apa yang dilakukan oleh MNC Vision ini juga melanggar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Parktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat,” kata Candi.

Bagikan
No Response

Leave a reply "Beberkan Dugaan Pelanggaran Regulasi oleh MNC Vision, Pelaku Industri Penyiaran Ragukan Ketegasan KPI Tegakkan Aturan"