Duga Jiwasraya Rusak dan Dirampok di Era Jokowi, Rizal Ramli Sentil SBY Agar Tak Lupa soal Bail Out Century

Pakar Ekonomi Rizal Ramli dan Mantan Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono.foto/harianaceh.co.id

URBANNEWS.ID - Pakar Ekonomi Rizal Ramli tidak menyalahkan pernyataan Mantan Presiden SBY tentang kondisi Jiwasraya. Menurutnya SBY benar bahwa asuransi pelat merah itu tidak menjadi masalah besar kala itu. 

Rizal Ramli juga tidak menampik era SBY mampu memperbaiki kondisi merugi Jiwasraya. 

Demikian pernyataan Rizal Ramli Selasa (28/1/2020). 

Malah, Rizal Ramli mengatakan kasus gagal bayar Jiwasraya senilai Rp 12,3 triliun dan berpotensi merugikan negara Rp 13,7 Triliun itu terjadinya di era Presiden Joko Widodo, bukan di era SBY. 

Pria yang akrab disapa Pak RR itu, menduga di zaman Presiden Joko Widodo lah Jiwasraya hancur dan diduga ada perampokan.

Tapi, Rizal tidak setuju pada pernyataan soal menyelamatkan negara dari krisis dengan menyelesaikan kasus Jiwasraya. Terlebih soal bail out Bank Century.

Mengenai Bank Century, Rizal Ramli mengatakan bank tersebut tidak lah bank besar. Gagal bayar bukan serta merta merusakan ekonomi dalam negeri.

Diungkapkan Rizal Ramli, dana pihak ketiga di Bank Century waktu pra  bailout, tidak lebih dari Rp 2 triliun. 

Jadi, kata Rizal Ramli, penyelamatan Bank Century cuma butuh Rp 2 Triliun, bukan dengan bail out Rp 6,7 Triliun.(hen/harianaceh.co.id)

Bagikan Jika Bermanfaat