Peneliti Indef Beberkan Penyebab Banyak BUMN Terlilit Hutang

Share Button:

URBANNEWS.ID - Peneliti Indef Sugiyono Madelan mengatakan dalam pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK), pemerintah banyak memberikan penugasan terhadap beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal itu dilakukan dalam rangka memberikan subsidi dan kemudahan bagi masyarakat guna mendapatkan fasilitas publik.

Sugiyono menjelaskan kerja pemerintah yang banyak memberikan penugasan kepada BUMN, kendati penugasan tersebut berupa subsidi untuk public service obligation (PSO). Padahal seharusnya pemerintah bisa mengelola sendiri melalui kinerja Kementerian.

Lebih lanjut Sugiyono mencontohkan untuk membangun infrastruktur selain dari pengeluaran belanja modal, pemerintah memberikan tugas kepada BUMN. Untuk menguatkan tugas tersebut pemerintah pun menyuntikkan dana dalam bentuk Penyertaan Modal Negara (PMN). 

"PMN semula Rp 64,9 triliun kemudian turun menjadi Rp50,5 triliun. Dalam perjalanan waktu ternyata penugasan untuk membangun infrastruktur tidak cukup kuat menggunakan PMN yang bersumber dari pembiayaan investasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (BUMN). Akibatnya PMN jauh berkurang tahun 2017 dan 2018," papar Sugiyono di Jakarta (24/3/2019).

Sementara pemerintah kemudian kembali berorientasi pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), setelah dukungan dana dari sumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (BUMN) tidak mudah lagi dilakukan. Namun menurut Sugiyono kelemahan dari memberikan penugasan PSO tersebut, justru  membuat BUMN akhirnya banyak yang terlilit utang. 

"Akibatnya BUMN yang mendapat tugas untuk membangun infrastruktur berutang, misalnya BUMN Pembangunan Perumahan, Waskita Karya, Wijaya Karya, Hutama Karya, Kereta Api Indonesia, Utang yang besar dilakukan oleh PT PLN," bebernya.

Meski demikian, tidak semua BUMN terlilit utang. Namun kebanyakan khusus untuk BUMN yang mendapatkan penugasan pemerintah harus rela merugi, bahkan banyak yang terpaksa berhutang lantaran manajemen keuangan perusahaan  sedikit terganggu.(akurat.co)

Share Button:
author
No Response

Leave a reply "Peneliti Indef Beberkan Penyebab Banyak BUMN Terlilit Hutang"