Syarwan Sarankan Prabowo Hati-hati Sikapi Wacana Pertemuan dengan Jokowi

Mantan Mendagri, Syarwan Hamid.foto/semarak.co

URBANNEWS.ID - Mantan Menteri Dalam Negeri RI, Syarwan Hamid angkat bicara dan memberikan saran kepada Calon Presiden Prabowo Subianto dalam menanggapi kehendak kuat dari Petahana dan tokoh tertentu seperti BJ Habibi, SBY dan lainnya agar Prabowo bersedia bertemu dengan Joko Widodo dalam bentuk silaturrahmi hari raya.

"Walaupun niat baik itu terkesan Islamis, Pancasilais, tapi tak bisa lepas dari kaitan politisnya. Itu sangat jelas," kata Syarwan kepada urbannews.id, Jumat (7/6/2019).

Menurut Syarwan, setelah kubu Prabowo 'diketok' kepalanya dengan berbagai kecurangan, lantas dengan alasan suasana lebaran, Prabowo diarahkan bersedia bersalaman dengan Jokowi, sambil bermaaf-maafan melupakan kejadian dekat masa lalu.

"Kepala, hati, jiwa yang masih terasa sakit, sebagai orang bijak, lupakan sajalah. Mereka acuh saja bahwa merasakan sakit itu bukan hanya Prabowo Subianto, tapi seluruh pendukungnya yang tergabung dalam relawan, anggota koalisi, Purnawirawan dan lainnya," ujar Syarwan.

Syarwan mengatakan, alangkah naifnya jalan pikiran tersebut, sementara upaya menyakiti terus berjalan.

"Saya menyarankan kepada Prabowo Subianto supaya dalam pembahasan untuk memutuskan dalam menentukan sikap, agar melibatkan secara bersama representasi dari seluruh komponen pendukung Prabowo Subianto. Hendaknya diwaspadai jangan sampai mengambil opsi yang justru melemahkan kekuatan 02," ulas Syarwan.(hen)

Bagikan
No Response

Leave a reply "Syarwan Sarankan Prabowo Hati-hati Sikapi Wacana Pertemuan dengan Jokowi"