Agun Gunandjar Berharap Sosialisasi Empat Pilar oleh MPR Lebih Inovatif

Anggota Fraksi Partai Golkar di MPR RI, Agun Gunandjar Sudarsa.foto/teropongsenayan.com

URBANNEWS.ID - Anggota Fraksi Golkar MPR RI, Agun Gunandjar Sudarsa mengungkapkan pascaterbentuknya Pimpinan MPR baru, harapan rakyat terhadap kinerja dan tugas-tugas Pimpinan serta anggota MPR periode 2019-2024 sangat besar.

Banyak tugas-tugas yang diamanahkan UU kepada Pimpinan dan para anggota MPR yang mesti disempurnakan dan diselesaikan menanti antara lain soal rekomendasi dan Sosialisasi Empat Pilar MPR.

“Saya harap apa yang menjadi rekomendasi MPR periode sebelumnya bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya dalam bentuk melakukan kajian yang mesti banyak melibatkan publik yang memiliki kompetensi termasuk melakukan sosialisasi terutama pemantapan tentang ideologi Pancasila,” kata Agun dalam pesan singkatnya, Jumat (4/10/2019).

Terkait sosialisasi Empat Pilar yang telah lama digaungkan MPR, Agun mengingatkan agar metode-metode dan model-model sosialisasi lebih inovatif, sesuai dengan kebutuhan target sosialisasi terutama kepada generasi muda Indonesia mulai dari anak usia TK dan Paud sampai ke perguruan tinggi.

“Ini harus bener-benar menjadi perhatian, sebab sosialisasi dengan menyasar kepada anak-anak usia dini hingga mahasiswa diharapkan akan membentengi mereka dari paham-paham negatif seperti radikalisme dan lain-lain yang keluar dari kultur budaya bangsa Indonesia,” tegasnya.

Selain itu, Agun berharap juga agar capaian tujuan penyelenggaraan sosialisasi maksimal, Pimpinan MPR perlu mendorong pemaksimalan capaian dengan melakukan kerjasama dengan lembaga lain seperti Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) lembaga yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden.

“Dengan komposisi kepemimpinan MPR yang Paripurna, semua fraksi memiliki unsur Pimpinan, saya rasa akan bisa berbagi tugas dengan baik antar Pimpinan atau antara Pimpinan dan anggota sehingga tugas-tugas yang diamanahkan negara kepada Pimpinan, anggota serta alat-alat kelengkapannya seperti Badan Kajian, Badan Sosialisasi, Badan Anggaran termasuk Komisi Kajian Ketatanegaraan bisa lebih maksimal, saya optimis,” tegasnya.(hen/teropongsenayan.com)

Bagikan
No Response

Comments are closed.