Diperiksa KPK sebagai Tersangka, Sofyan Basir Pilih Bungkam

Share Button:

URBANNEWS.ID - Sofyan Basir akhirnya diperiksa KPK terkait skandal suap proyek pembangunan PLTU Riau 1, Senin (6/5/2019). 

Direktur Utama (Dirut) PLN (nonaktif) itu diperiksa perdana sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Sofyan tiba di gedung KPK sekitar pukul 10.00. Dia langsung masuk ke ruang pemeriksaan di gedung KPK. Sofyan sama sekali tidak berkomentar terkait dengan pemeriksaannya sebagai tersangka. 

Selain Sofyan, penyidik juga mengagendakan pemeriksaan sejumlah saksi di antaranya, Corporate Secretary PT Pembangkit Jawa Bali Investasi (PJBI), dosen Program Studi (Prodi) Teknik Pertambangan Institut Teknologi Bandung (ITB). 

”Para saksi diperiksa untuk tersangka SFB (Sofyan Basir, Red),” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah. 

Selain mereka, saksi lain yang diagendakan adalah office boy (OB) PT Samantaka Batubara Erry Yudhamiharja, security PT Samantaka Batubara Fredrik Lanitaman, dan dua pihak swasta Jumadi dan Lukman Hakim. 

Upaya KPK mengurai peran Sofyan dalam dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau 1 terus dilakukan. Sebelumnya, sembilan orang saksi diperiksa pada awal Mei lalu. 

Saksi yang diperiksa KPK di antaranya Dirut Pertamina Nicke Widyawati, CEO Blackgold Natural Resources Rickard Philip Cecile, Manajer Perencanaan Pengadaan Independent Power Producer (IPP) PLN Suprapto, hingga anak Setya Novanto (Setnov) Rheza Herwindo. 

KPK juga memeriksa Bupati Temanggung M. Al Khadziq lalu memanggil mantan Plt Dirut PT PLN Batubara Suwarno, Dian Aprilianingrum (staf administrasi Eni Maulani Saragih), Kepala Divisi Batubara PLN Harlen, dan Mukhradis Hadi Kusuma Jaya (wiraswasta). Di antara para saksi itu, Nicke cukup lama diperiksa penyidik. (reqnews.com)

Share Button:
author
No Response

Leave a reply "Diperiksa KPK sebagai Tersangka, Sofyan Basir Pilih Bungkam"