Insyaallah, MK Independen dan Transparan

No comment 63 views
Share Button:

Oleh: Chazali H Situmorang (Pemerhati Kebijakan Publik) 

MALAM ini, pukul 11.33 wib, di berita TV One,  pihak Mahkamah Konstitusi menyatakan “menjamin proses persidangan MK, terkait  pengajuan perkara gugatan hasil KPU oleh pihak Paslon 02, akan berjalan transparan dan independen. Di jamin semua Hakim independen”.

Saya merenung dan terharu. Suatu sikap yang jelas dari pihak MK, yang disampaikan kedepan publik. Saya hampir-hampir tidak percaya, mengingat pengalaman sidang MK lima tahun yang lalu, perkara yang sama dan yang mengajukan perkara sama.

Apa yang dirasakan 5 tahun yang lalu, adalah ketidakpuasan rakyat atas proses pengadilan yang tidak berjalan secara maksimal. Tidak didalaminya perkara, tetapi hanya sampai pada pengambilan sampel daerah yang diduga melakukan kecurangan, dan para saksi yang menurut panel Hakim, tidak cukup meyakinkan Hakim.

Dengan ditolaknya seluruh tuntutan Prabowo – Hatta waktu itu,  Prabowo-Hatta menyatakan menerima putusan Mahkamah Konstitusi, tetapi menambahkan bahwa keputusan itu belum mencerminkan kebenaran.

“Putusan MK, meskipun bersikap final dan mengikat, belum tentu mencerminkan kebenaran dan keadilan substantif bagi rakyat Indonesia,” demikian ujar Tantowi Yahya yang menjadi juru bicara Koalisi Merah Putih. Lebih jauh Tantowi Yahya mengatakan sistem persidangan Mahkamah Konstitusi ternyata tidak mengindahkan pembuktian secara mendalam dan tidak dapat mengungkap keterangan saksi yang jumlahnya jauh lebih banyak dari yang disetujui.

Dengan menangnya tuntutan Paslon 02 di Bawaslu atas kecurangan input Situng KPU, dengan puluhan ribu data yang salah input, dan banyaknya laporan-laporan masyarakat di daerah atas berbagai kecurangan yang mereka rasakan, tentu mereka merupakan saksi hidup yang kukuh pendirian, tidak goyah  dengan tekanan dan bahkan dengan iming-iming dari pihak yang berkepentingan.

Insya Allah, seluruh Hakim Konstitusi sebanyak 9 orang yang akan menyidangkan perkara proses Pemilu yang diduga dilakukan dengan tidak jujur dan tidak adil secara sistematik, terstruktur dan masif, menemukan kebenaran hakiki berdasarkan fakta, dan data, sebagaimana telah diikrarkan akan independen, transparan dan tidak dipengaruhi oleh siapapun. 

Keputusan MK bersifat final dan mengikat. Jadi kalau salah, tidak ada satu lembaga tinggi lainnya yang dapat menganulir keputuan tersebut. Yang dapat menganulirnya hanya Allah SWT, dengan berbagai tanda-tanda gejala alam yang diberikannya. Apakah dikirimnya musibah penyakit, gempa bumi, kemelaratan, kelaparan, bahkan mungkin semakin menggilanya kerusakan moral yang terjadi.

Kemurkaan Allah SWT, biasanya tidak hanya menimpa mereka yang dholim, tetapi juga yang tidak berdosa juga akan mengalami dampaknya. Jadi kita harus terus-merus berdoa pada Allah SWT, janganlah sampai Engkau timpakan malapetaka pada bangsa kami. Ampunkanlah dosa mereka-mereka yang “mengkhianati Amanah Mu”.

Jika engkau memberikan hukuman kepada mereka yang khianat tersebut, lakukanlah ya Allah dengan cara dimana kami dapat melihatnya, sebagai iktibar, agar kami juga semakin takut pada Mu ya Allah.

Tim Hukum Paslon 02, tidak cukup dengan modal Yakin Usaha Sampai, tetapi persiapkan bukti yang akurat, sebagai fakta dan data, serta saksi yang tidak goyah pendirian, militan, dan diprotek dari berbagai upaya intervensi yang mungkin mereka alami.

Kedepan ini, mari kita saksikan Sidang-Sidang MK yang tentu sangat melelahkan dan menghabiskan energi yang besar. Tim Hukum Paslon 02 yang tangguh, akan diuji dan mampu berargumentasi dengan Hakim Konstitusi, agar para Hakim benar-benar yakin bahkan haqqul yakin atas keputusan yang akan diambil. Tiada keraguan sedikitpun. Semoga.***

Cibubur, 23 Mei 2019

Share Button:
author
No Response

Leave a reply "Insyaallah, MK Independen dan Transparan"