Advertisement

Konflik Internal Makin Mengkhwatirkan, Tokoh Golkar Rohul Edward Idrus Temui Akbar Tanjung dan Bahas Solusi untuk Kejayaan Partai ke Depan

Tokoh Partai Golkar Rokan Hulu dan Riau, H Edward Idrus (kanan,red) bersama Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tanjung.foto/ist

URBANNEWS. ID - Kondisi internal Partai Golkar Rokan Hulu kian mengkhawatirkan. Fakta yang tidak bisa dibantah, bahwa sekarang yang dipertontonkan kepada publik, adalah Partai Golkar Rokan Hulu sampai sekarang belum mampu untuk mendudukan calon Pimpinan DPRD Rokan Hulu.

Saat HUT Rohul ke-20, di sidang paripurna DPRD kursi pimpinanan jatah Partai Golkar kosong. Sebagaimana yang telah direkomendasikan oleh DPP Partai Golkar, tidak digubri oleh DPD l Ruau dan DPD ll Rohul.

Terkait dengan situasi dan perkembangan Partai Golkar itu, sesepuh Partai Golkar Rokan Hulu dan juga Partai Golkar Riau, H Edward Idrus, telah bertemu dengan Senior golkar itu Akbar tanjung dan mengusulkan jalan keluarnya kepada Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tanjung, di Jakarta, Sabtu (12/10/2019) malam di Jakarta.

Menurut Edward, Akbar Tanjung menyarankan bahwa kalau memang tidak mampu memimpin partai dipersilahkan saja untuk Musdalub, supaya Partai Golkar eksis ke depannya.

Dibeberkan Edward, pemilihan legislatif tahun 2019, Partai Golkar tidak mampu untuk mengejar perolehan kursi di legislatif yang telah dijanjikan oleh Sariantoni, Ketua Golkar baru terpilih di depan Ketua DPP PG di Hotel Pengaran pad atahun 2018 lalu, 10 kursi janji politik yang harus ditagih oleh kader kepadanya.

"Dari 14 kursi sejak tahun 2001, menjadi tinggal tujuh Kursi untuk 2019-2024. Ini menandakan ada apa di tubuh partai. Perlu evaluasi kembali kebijakan partai yang tidak solid antara kepengurusan. Baik ketua Sari Antoni, serta pengurusan dan jajarannya. Dan ada terindikasi tidak ada kekompkan dan saling mau menjatuhkan," ujar Edward Idrus.

Terkait hal itu, Edward Idrus yang juga merupakan CEO Romi Group, juga mengusulkan kepada Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tanjung, agar dilakukan secepatnya keputusan untuk posisi Wakil Ketua DPRD Rokan Hulu dari Partai Golkar supaya berjalan di legislasi atau DPRD Rokan Hulu, sesuai dengan yang diharapkan pemerintah.

"Karena di samping untuk Perlengkapan DPRD dan legislasi pengontrol Pemda Rokan Hulu, juga terutama lagi akan menghadapi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu 2020-2025. Kalau memang tidak selesai karena kendala internal, berkemungkinan Golkar tidak diperhitungkan oleh partai politik yang lain. Tentunya ini sangat merugikan Partai Golkar Rokan Hulu. Dan juga lima tahun kedepan, kecewanya kader-kader, simpatisan, masyarakat pendukung Partai Golkar di Rokan Hulu," ungkap Edward.

"Saya harapkan Partai Golkar ke depan jauh lebih eksis dan mencapai puncak kejayaannya kembali seperti tahun-tahun sebelumnya, yang bisa mengusung kepada daerah. Mulai dari Ramlan Zas, sampai Suparman Ssos. Berkemungkinan tahun 2024 ini Partai Golkar tidak mampu mengusung salah satu calonnya yang berasal dari kadernya sendiri," ujar Edward lagi.

Hal tersebut, beber Edward, karena antara Partai Golkar terus mengalami konflik berkepanjangan.

"Konflik berkepanjangan ini, disebabkan oleh antar pimpinan Partai Golkar atau ketua, kemampuan untuk mengkader dan sosialisasi kepada masyarakat sangat minim sekali," ujar Edward sebagi tokoh masyarakat Rokan Hulu yang terkenal itu di Riau begitu perhatian kepada perkembangan Partai Golkar

Mengenai pertemuan di Jakarta, Edward mengatakan, Akbar Tanjung menyatakan setuju dengan apa yang disampaikannya tersebut. Sesepuh Partai Golkar itu menyarankan untuk segera membuat percepatan.

Atas permintaan tokoh masyarakat yang diterimanya itu, Akbar Tanjung menyatakan dan meminta serta menyarankan kepada DPD I Partai Golkar Provinsi Riau dan juga DPP Partai Golkar di Jakarta, untuk bersama-sama memikirkan supaya semua permasalahan bisa terselesaikan.

"Supaya konflik di Rohul selesai dengan secepatnya, dan jangan ditunda lagi," kata Akbar Tanjung seperti disampaikan Edward.

Tak hanya itu, kata Edward, Akbar Tanjung saat pertemuan Sabtu malam di Jakarta itu, juga langsung menghubungi Sekjen Partai Golkar, Loedwijk F Paulus. Akbar menyampaikan mohon agar diselesaikan secepatnya.

Kepada Sekjen Partai Golkar, Akbar Tanjung sebagai Dewan Pertimbangan Partai Golkar menyarankan untuk menyelesaikan persoalan Rokan Hulu secepatnya. "Sekjen Partai Golkar pun mengamini apa yang disampaikan Akbar Tanjung tersebut," kata Edward.(hen)

urbannews: @@urbannews13
Advertisement