Kunjungan Warga ke Posko dan Rumah Singgah Terdampak Asap Dinas Perindustrian Riau Meningkat Tajam

Petugas memeriksa kondisi kesehatan warga di Posko dan Rumah Singgah Terdampak Asap Dinas Perindustrian Riau.foto/ist

URBANNEWS.ID - Asap yang melanda Kota Pekanbaru dalam beberapa hari ini telah memberikan dampak bagi kesehatan masyarakat. Hal ini terlihat dari kunjungan masyarakat ke Posko dan Rumah Singgah Terdampak Asap Dinas Perindustrian Provinsi Riau. 

Empat hari dibuka, awalnya posko ini dikunjungi 72 orang. Namun, dalam dua hari belakangan posko ini dikunjungi 84 orang. Sehingga total sudah mencapai 156 orang sampai dengan pukul 21.00 Wib Sabtu (21/9/2019) malam.

Demikian keterangan Kepala Dinas Perindustrian Riau, Asrizal kepada urbannews.id, Minggu (22/9/2019).

"Bahkan sudah selama dua hari Posko dan Rumah Singgah juga menampung masyarakat yang menghindari Asap di rumah dan lingkungannya, yaitu ada tiga keluarga, yang terdiri dari dua ibu hamil dan tiga orang anak yang sesak nafas beserta dua orangtuanya," papar Asrizal.

Menyadari meningkatnya kunjungan ke Posko dan Rumah Singgah Terdampak Asap, Dinas Perindustrian Provinsi Riau kata Asrizal, pihaknya melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Kesehatan Provinsi Riau untuk ketersediaan tabung oksigen, dan obat-obatan serta makanan untuk bayi.

"Demikian juga dengan tenaga medis (Dokter, Bidang dan Perawat), dikoordinasikan dengan rumah sakit pendukung seperti RS PMC, RSIA Zainab dan RS Lancang Kuning untuk dapat hadir sesuai dengan jadwal waktu yang disepakati. Untuk jadwal tenaga medis dilakukan secara aplusan pukul 08.00 hingga 15.00 Wib dan Pukul 15.00 hingga 21.00 Wib," urai Asrizal.

Lebih lanjut, Asrizal mengatakan, untuk mendukung operasional Posko dan Rumah Singgah Terdampak Asap, Dinas Perindustrian Provinsi Riau juga menugaskan enam orang pegawai setiap hari secara aplusan mulai pukul 07.00 hingga 16.00 Wib, pukul 16.00 hingga 22.00 Wib dan 22.00 hingga 07.00 WIB. 

"Para pegawai berfungsi untuk memastikan kesiapan beroperasi Posko dan Rumah Singgah, yaitu kesiapan tempat, obat-obatan, tenaga medis dan kebutuhan mendesak serta tindakan emergency bila terjadi sesuatu yang perlu ditangani segera, seperti kondisi anak dalam kandungan yang kurang respon setelah ibunya diberikan tindakan," papar Asrizal.

Terkait bencana kabut asap, Asrizal berharap segera berakhir. "Kita semua mengharap dan mendoakan bencana asap segera berakhir, semoga Tuhan menurunkan Hujan di Bumi Lancang Kuning ini, Aamiin," kata Asrizal.(hen/rls)

Bagikan
No Response

Comments are closed.