Asosiasi Muslim Turki Siapkan Aksi Protes Kebijakan Cina pada Warga Uighur di 13 Negara Eropa

Share Button:


Asosiasi Muslim Turki di Jerman.foto/indonesiainside.id

Perwakilan badan PBB mengatakan hingga 3 juta orang telah ditahan tanpa diadili

URBANNEWS.ID - Komunitas Islam Pandangan Nasional (IGMG), salah satu asosiasi Muslim-Turki terbesar Jerman, berencana untuk menggelar protes terhadap perlakuan Cina terhadap Uighur bulan depan, kata ketua kelompok tersebut pada Rabu.

“IGMG akan mengadakan protes pada 2 Februari di 20 kota di 13 negara dengan membacakan pernyataan di depan kedutaan dan konsulat Cina,” kata Kemal Ergun dikutip Anadolu Agency.

Ergun mengatakan komunitas akan memprotes kebijakan Cina yang merugikan warga Uighur yang tinggal di Daerah Otonomi Uighur Xinjiang dan menyatakan solidaritas dengan mereka.

Dalam sebuah pernyataan tertulis, dia mengatakan Cina melanggar hukum hak asasi manusia internasional dengan memaksa Uighur meninggalkan agama dan budaya mereka serta memisahkan keluarga di kamp-kamp pelatihan.

“Komunitas internasional harus mengambil tindakan terhadap penindasan Cina. Hak asasi manusia tidak dapat dikorbankan demi hubungan ekonomi," kata Ergun, mengungkapkan kekecewaannya atas kebisuan komunitas internasional soal masalah ini.

Pada sebuah pertemuan pada Agustus lalu di Jenewa, Komite PBB untuk Penghapusan Diskriminasi Rasial mengatakan warga Uighur di Daerah Otonomi Uighur Xinjiang, yang dituduh memiliki pandangan agama yang kuat dan iedeologi yang tidak benar secara politis, dipenjara atau ditahan di kamp pendidikan politik.

Perwakilan badan PBB mengatakan hingga 3 juta orang telah ditahan tanpa diadili.

Human Rights Watch sebelumnya mengumumkan bahwa pemerintah Cina sedang melakukan kampanye sistematis pelanggaran HAM terhadap warga Muslim Turk di Xinjiang.(indonesiainside.id)

Baca juga:

Share Button:
author
No Response

Leave a reply "Asosiasi Muslim Turki Siapkan Aksi Protes Kebijakan Cina pada Warga Uighur di 13 Negara Eropa"