Categories: City Government

Harga Keekonomian LPG Anjlok ke Rp 7.134 per Kg, CERI: Pertamina Raup Untung Besar, Rakyat Makin Buntung

Share

Ilustrasi gas elpiji kebutuhan masyarakat.foto/kompas.com

URBANNEWS.ID - Harga bahan bakar minyak (BBM) dengan LPG ibarat sekeping mata uang dengan dua sisi yang berbeda. Namun secara biologis dia lahir dari rahim yang sama, sehingga bagaimana tren harga BBM akan sama juga terhadap harga LPG.

Demikian diungkapkan Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman dalam keterangan kepada urbannews.id, Rabu (29/4/2020).

“Mengacu pada Permen ESDM Nomor 26 tahun 2009 Tentang Penyedian dan Pendistribusian LPG, maka patut diduga Pertamina telah mengambil untung besar dari menjual LPG selama April 2020 ini,” beber Yusri.

Dibeberkan Yusri, berpedoman pada harga CP Aramco yang anjlok hingga menyentuh angka USD 230 per metrik ton, dan nilai tukar atau kurs Dollar Amerika Rp 15.800, maka harga keekonomian LPG 12 Kg adalah Rp 7.134 per kg.

“Harga itu berdasarkan perhitungan CP Aramco ditambah Alpha pengadaan, transportasi, pengisian, distribusi, dan margin Pertamina dan penyalur sebesar Rp 3.500 per kg, ditambah PPN 10%,” ujar Yusri.

Seharusnya, kata Yusri, harga jual LPG tabung 12 Kg sekarang menjadi Rp 95.000 per tabung. “Namun saat ini konsumen masih membelinya sekitar Rp 145.000 sampai dengan Rp 150.000 per tabungnya. Sehingga dapat dihitung nilai selisih dari harga keekonomian dengan harga yang dijual saat ini,” ulas Yusri.

Menurut Yusri, jika nilai selisih itu dikalikan dengan volume LPG 12 kg yang terjual setiap harinya, maka akan didapat nilai kelebihan yang dinikmati oleh Pertamina dari hasil menjual LPG dengan harga tidak wajar terhitung 1 April 2020 sampai dengan saat ini.

“Berdasarkan konsumsi tahun 2019, konsumsi LPG nasional pada tahun 2020 diperkirakan akan mencapai sekitar 8,5 juta metrik ton per tahun,” beber Yusri.

“Ada pun sumber LPG sekitar 75 persen dipasok dari impor, dan 25 persen dipasok dari kilang Pertamina, KKKS dan kilang swasta,” tambah Yusri.

Selain itu, Yusri juga membeberkan simulasi perhitungan harga LPG tabung 3 kg yang masuk kategori Public Service Obligation (PSO).

“Dengan asumsi CP Aramco USD 230 per metrik ton, dan dengan menggunakan rumusan sesuai Kepmen ESDM 61K/12/MEN/2019 Tanggal 2 April 2019, maka formula 103, 85 HP LPG tabung 3 Kg ditambah USD 50,11 per metrik ton, ditambah Rp 1.879 per kg, ditambah PPN 10 persen, maka didapat harga keekonomian LPG tabung 3 kg senilai Rp 7.100 per kg dikali 3 kg sama dengan senilai Rp 21.300 per tabung. Harga jual LPG 3 Kg di pasar rata-rata Rp 21.000 per tabung,” jelas Yusri.

Sehingga, kata Yusri, pemerintah saat ini sementara tak perlu dulu mengeluarkan uang subsidi untuk LPG 3 kg, kalau pun harus disubsidi, maka tak lebih dari Rp 100 per kg.

“Hanya sekedar informasi saja, pada tahun 2019 pemerintah mengeluarkan subsidi rata-rata Rp 3 Triliun per bulan untuk penjualan LPG 3 kg,” kata Yusri.(hen)

Berita Terbaru

Pertamina Digugat Mozambik Rp 40 Triliun, Pemerintah Bertanggungjawab!

PADA Februari 2019 Pertamina telah menandatangani perjanjian jual beli (sale and purchase agreement, SPA) dengan Anadarko Petroleum Corporation untuk pembelian…

16 Januari 2021 | 21:44 WIB

Gelar Tinc Batch 6, Telkomsel Dorong Kolaborasi dalam Pengembangan Potensi Digital Inovator Lokal

URBANNEWS.ID – Program Telkomsel Innovation Center (Tinc) kembali membuka kesempatan bagi seluruh talenta unggul di bidang teknologi digital dari seluruh…

15 Januari 2021 | 10:17 WIB

Lieus Sungkharisma Minta Menkumham Cabut Izin Praktek Notaris Hartono, Terpidana Kasus Penipuan Jual Beli Vila Bali Rich

URBANNEWS.ID - Kaburnya lima terpidana kasus penipuan jual beli Vila Bali Rich di Ubud Bali yang telah menimbulkan kerugian moral…

10 Januari 2021 | 07:01 WIB

Pelanggaran HAM terhadap Rakyat Sipil dari Petugas Aparatur Negara

PELANGGARAN HAM adalah setiap perbuatan seseorang atau sekelompok orang termasuk aparat negara baik disengaja atau kelalaian yang secara hukum mengurangi,…

8 Januari 2021 | 20:53 WIB

MG HS Sabet Gelar Best Medium SUV, Posisi sebagai Merek Terpercaya di Pasar Otomotif Indonesia Makin Kokoh

URBANNEWS.ID - MG baru saja mencetak tonggak sejarah baru dalam kiprahnya membangun bisnis di Indonesia. Dalam waktu kurang dari 6…

8 Januari 2021 | 20:18 WIB

Aspek Indonesia Ingatkan Jangan Ada Lagi Penyelewengan Bansos untuk Rakyat

URBANNEWS.ID - Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia) mengapresiasi Program Pemerintah berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat terdampak pandemi…

8 Januari 2021 | 15:20 WIB