APKLI Apresiasi Langkah Alfa Group Bebaskan Sewa Lapak Pedagang Kaki Lima

oleh
uc?export=view&id=12FtmGvd6FacYWg I1Ra6zi13LkkinHK9
Ketua Umum APKLI, Ali Mahsun Atmo. foto/voa-islam.com

URBANNEWS.ID – Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI), Ali Mahsun Atmo memberi apresiasi kepada Alfa Group yang telah membebaskan sewa lapak PKL terdampak wabah Covid-19 di seluruh Indonesia.

“Secara khusus, selaku Ketua Umum DPP APKLI, kami sampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfa Group yang bebaskan sewa lapak PKL terdampak wabah corona di depan geray Alfamart dan Alfamidi yang berjumlah 12 ribu lebih di seluruh Indonesia,” ungkap Ali Mahsun, Rabu (29/4/2020).

Dikatakan Ali Mahsun, dampak ekonomi wabah Corona sangat buruk, bersifat sangat mendalam dan panjang. “Lebih buruk dari krisis ekonomi 97/98 bahkan bisa lebih buruk dari krisis ekonomi 1965,” ungkap Ali Mahsun.

Sebab, kata Ali Mahsun, pekerja informal yang paling awal terdampak wabah Corona dan menerima imbas terburuk.

“Pekerja informal ini jumlahnya 74 juta atau 58 persen dari 127 juta rakyat Indonesia. Mereka bekerja dan menjalankan usaha mikro, kecil menengah, yang berjumlah 61 juta atau 98 persen dari total unit usaha di seluruh Indonesia ini,” ungkap Ali Mahsun.

Akibat wabah corona, kata Ali Mahsun, seketika usaha mereka ambruk, kehilangan pekerjaan dan mata pencarian hidup.

“Artinya ratusan juta rakyat Indonesia anjlok daya belinya, terancam kelaparan dan jatuh jadi warga miskin baru. Jika hal tersebut berlangsung lama, pada ujungnya bisa menimbulkan persoalan sosial yang sulit dikendalikan akibat adanya kelaparan massif dan massal,” kata Ali Mahsun.

Oleh karena itu, sambung Ali Mahsun, mereka harus segera mendapatkan bantuan sosial bahan kebutuhan pokok, Bantuan Langsung Tunai (BLT), serta keringanan beban daya beli dan beban usaha berupa stimulus dan insentif ekonomi, baik dari pemerintah, swasta domestik atau asing maupun dari personal dan lembaga lainnya.

“Sehingga kebutuhan pangan rakyat tercukupi dan tidak ada yang kelaparan. Daya beli rakyat terdongkrak, serta pekerjaan dan usaha rakyat mampu bangkit kembali di tengah segala keterbatasan kedaruratan kesehatan masyarakat wabah Corona,” ungkap Ali Mahsun.

Untuk maksud tersebut, Ali Mahsun yang juga sebagai Presiden Gumregah Nusantara, mengaku telah menyampaikan Maklumat Amanat Penderitaan Rakyat (AMPERA) Terdampak Wabah Corona kepada Presiden RI, Gubernur, Bupati/Walikota, BUMN/BUMD, serta segenap pemangku kepentingan di wilayah NKRI.

“Maklumat itu juga sudah sampai kepada perusahaan swasta domestik dan asing di seluruh Indonesia pada tanggal 5 April 2020 yang lalu,” tegas Ali Mahsun.

‘Alhamdulillah kami mendapatkan laporan bahwa PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfa Group telah ambil langkah positif membebaskan pembayaran sewa bagi PKL yang berjualan di depan geray alfamart dan alfamidi di seluruh Indonesia yang berjumlah lebih dari 12 ribu lapak selama dua bulan, yaitu April hingga Mei 2020 sehingga dapat ringankan beban usaha PKL yang omsetnya anjlok drastis akibat wabah corona,” lanjut Ali Mahsun.

Menurut Ali Mahsun, apa yang dilakukan oleh Alfa Group ini seyogyanya dan seharusnya dilakukan pula oleh yang lain.

“Semestinya juga dilakukan perusahaan makanan, minuman, rokok, dan perusahaan swasta domestik atau asing di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, secara khusus, selaku Ketua Umum DPP APKLI, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tinggnya kepada PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfa Group,” ungkap Ali Mahsun.

“Insya-Allah segera ‘getok tular’ dilakukan oleh para pihak dan pemangku kepentingan lain di negeri ini atas kehendak dan ridho Tuhan YME, amin,” tutup Ali Mahsun Atmo, dokter ahli kekebalan tubuh yang tinggalkan profesinya sejak 2011 untuk mendampingi PKL dan pelaku ekonomi rakyat kecil di Indonesia.(hen)