Categories: City Government

BP2JK DKI Jakarta Menangkan PT Lubuk Indah yang Diduga Gunakan Personel Fiktif

Share
Proyek Rusunawa Kota Padang tahun 2019 Amburadul.foto/urbannews.id

URBANNEWS.ID - PT Lubuk Indah sebagai pemenang lelang proyek Pembangunan Rumah Susun Provinsi Kalimantan Barat TA 2020, diduga kuat menggunakan personil fiktif atau barang palsu dalam dokumen lelang mereka. Proyek ini bernilai Rp 20,7 miliar lebih.

Demikian diungkapkan PT Putra Naggroe Aceh dalam surat sanggahnya yang diperoleh urbannews.id, Senin (24/8/2020).

"Artinya dia (PT Lubuk Indah, Red) hanya memasukan sertifikat, akan tetapi orangnya tidak bisa dihadirkan," tulis Direktur Cabang PT Putra Nangroe Aceh, Ade Supriatna dalam surat sanggah itu.

Tak hanya itu, masih menurut surat sanggah itu, juga diduga adanya kekurangan pada Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) di pekerjaan utama atau pekerjaan mayor yang terdapat di dalam dokumen lelang PT Lubuk Indah.

"Kami PT. Putra Nanggroe Aceh selaku peserta lelang merasa dirugikan oleh hasil keputusan tersebut, karena kami merasa perusahaan tersebut tidak memenuhi salah satu persyaratan lelang," lanjut Ade dalam surat sanggah.

Melalui surat sanggahan itu, PT Putra Nanggroe Aceh menyatakan keberatan dan tidak menerima hasil dari pelelangan tersebut. 

"Untuk itu kami menginginkan adanya proses kelanjutan yang berkeadilan sesuai dengan prinsip dasar pengadaan barang dan jasa yang efektif, efesien, adil dan tidak diskrimatif, bebasdari persekongkolan dan korupsi (KKN)," lanjut Ade.

"Maka kami menginginkan pembuktian data atau uji forensik atas seluruh dokumen penawaran yang dikirimkan rekanan pemenang terhadap pelelangan ini, kami yakin pemenang ini juga belum tentu memiliki dokumen yang sempurna. Kami akan bermohon kepada tim kejaksaan membantu memeriksa kebenaran dokumen pemenang tender," tutup Ade. 

Kepala BP2JK DKI Jakarta, Dicky belum memberikan jawaban atas konfirmasi yang sudah dilayangkan urbannews.id mengenai adanya sanggahan ini.

Sementara itu sebelumnya berdasarkan temuan tim urbannews.id, proyek rumah susun di Sumatera Barat, Sumatera Selatan dan Jambi yang dibangun dengan APBN tahun 2019, mangkrak. Proyek tidak selesai dan terbengkalai.

PPK Rusunawa Padang, Jambi dan Palembang, Maximilian Togi Parulian hingga berita ini dilaporkan tak kunjung memberikan keterangan apa pun. 

Temuan urbannews.id, perusahaan yang ditunjuk sebagai pemenang lelang ketiga paket rusunawa tersebut, tidak memiliki kualifikasi yang cukup sesuai dengan persyaratan lelang paket tersebut. 

Belakangan, Maximilian dikabarkan malah dipercaya sebagai PPK Rumah Susun untuk wilayah Kalimantan.(hen)

Berita Terbaru

Pertamina Digugat Mozambik Rp 40 Triliun, Pemerintah Bertanggungjawab!

PADA Februari 2019 Pertamina telah menandatangani perjanjian jual beli (sale and purchase agreement, SPA) dengan Anadarko Petroleum Corporation untuk pembelian…

16 Januari 2021 | 21:44 WIB

Gelar Tinc Batch 6, Telkomsel Dorong Kolaborasi dalam Pengembangan Potensi Digital Inovator Lokal

URBANNEWS.ID – Program Telkomsel Innovation Center (Tinc) kembali membuka kesempatan bagi seluruh talenta unggul di bidang teknologi digital dari seluruh…

15 Januari 2021 | 10:17 WIB

Lieus Sungkharisma Minta Menkumham Cabut Izin Praktek Notaris Hartono, Terpidana Kasus Penipuan Jual Beli Vila Bali Rich

URBANNEWS.ID - Kaburnya lima terpidana kasus penipuan jual beli Vila Bali Rich di Ubud Bali yang telah menimbulkan kerugian moral…

10 Januari 2021 | 07:01 WIB

Pelanggaran HAM terhadap Rakyat Sipil dari Petugas Aparatur Negara

PELANGGARAN HAM adalah setiap perbuatan seseorang atau sekelompok orang termasuk aparat negara baik disengaja atau kelalaian yang secara hukum mengurangi,…

8 Januari 2021 | 20:53 WIB

MG HS Sabet Gelar Best Medium SUV, Posisi sebagai Merek Terpercaya di Pasar Otomotif Indonesia Makin Kokoh

URBANNEWS.ID - MG baru saja mencetak tonggak sejarah baru dalam kiprahnya membangun bisnis di Indonesia. Dalam waktu kurang dari 6…

8 Januari 2021 | 20:18 WIB

Aspek Indonesia Ingatkan Jangan Ada Lagi Penyelewengan Bansos untuk Rakyat

URBANNEWS.ID - Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia) mengapresiasi Program Pemerintah berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat terdampak pandemi…

8 Januari 2021 | 15:20 WIB