Categories: News Analysis

Beda Privatisasi Listrik di Indonesia dan Philipina

Share
Ilustrasi Pemadaman Listrik PLN.foto/dok

SEBAGAIMANA kita ketahui program privatisasi perusahaan listrik milik negara selalu terjadi pada negara-negara yang 'doyan ngutang' seperti Indonesia, Philipina, Kamerun dan lainnya.

Program tersebut dituangkan dalam 'Letter Of Intent' sebagai jaminan hutang. Dan saat ini untuk Indonesia malah ditambah dengan program One Belt One Road (OBOR) dari China, yang ditandai dengan pengerahan TKA.

Namun dalam pelaksanaannya, sebagaimana yang terjadi di Indonesia, berbeda dengan yang terjadi di Philipina.

Privatisasi listrik di Philipina

Privatisasi perusahaan listrik di Philipina yang terjadi pada 2006 hingga 2007 dengan cara menjual secara sepotong-sepotong atau 'Unbundling' NAPOCOR, PLN-nya Philipina.

Misalnya, pembangkitnya dijual ke GE, Siemens, Mitsubishi, Hyundai, transmisinya ke ABB, Arreva dan seterusnya. Distribusinya ke EDF, Kanshai, Tepco dan seterusnya. Ritailnya ke perusahaan lokal milik grupnya Presiden Arroyo saat itu.

Begitu dijual habis asset NAPOCOR tersebut, maka selanjutnya tarif listrik di Philipina naik rata-rata empat kali lipat!

Bagaimana di Indonesia?

UU Privatisasi di Indonesia juga sama persis dengan Philipina, yaitu dengan cara penjualan asset PLN secara sepotong-sepotong (Unbundling). Tetapi pada 2003 hingga 2004 saat penjualan pembangkit PLTU Suralaya dan Paiton akan dimulai bersamaan dengan penjualan Indosat, SP PLN melakukan ancaman pemogokan dan selanjutnya UU Nomor 20 Tahun 2002 tentang Ketenagalistrikan sebagai dasar privatisasi PLN tersebut diajukan secara Judicial Review ke MK pada akhir 2003, dan akhirnya dibatalkan secara total oleh MK pada 15 Desember 2004.

Page: 1 2 3

Berita Terbaru

Lieus Sungkharisma Minta Polisi Tangkap Ambroncius Nababan, Ketua Relawan Jokowi yang Hina Natalius Pigai

URBANNEWS.ID - Koordinator Forum Rakyat, Lieus Sungkharisma, meminta aparat kepolisian bersikap adil dengan menangkap Ketua relawan Pro Jokowi Amin (Projamin),…

24 Januari 2021 | 10:18 WIB

TP3 Nyatakan Telah Terjadi Pembantaian Terencana atas Enam Laskar FPI

URBANNEWS.ID - Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) atas peristiwa pembunuhan enam laskar FPI, Kamis (21/1/2021) mengeluarkan pernyataan sikap resmi mereka.…

21 Januari 2021 | 22:09 WIB

Andre Nasution Nyatakan Kesiapan untuk Bangkitkan Kejayaan ORARI Riau

URBANNEWS.ID - Achmad Novian Nasution menyatakan siap menjadi Ketua Organisasi Radio Amatir (ORARI) Provinsi Riau periode 2021-2026. Pria yang lebih…

20 Januari 2021 | 19:51 WIB

Perusahaan Jasa Konstruksi Menang Lelang Pekerjaan Jasa Kebersihan di Kemendes, CBA: KPK Harus Usut Ini dan Panggil Menteri Desa

URBANNEWS.ID - Center for Budget Analysis (Lembaga CBA) menemukan dugaan penyelewengan anggaran pada Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi. Dugaan penyelewengan…

19 Januari 2021 | 21:01 WIB

Pertamina Digugat Mozambik Rp 40 Triliun, Pemerintah Bertanggungjawab!

PADA Februari 2019 Pertamina telah menandatangani perjanjian jual beli (sale and purchase agreement, SPA) dengan Anadarko Petroleum Corporation untuk pembelian…

16 Januari 2021 | 21:44 WIB

Gelar Tinc Batch 6, Telkomsel Dorong Kolaborasi dalam Pengembangan Potensi Digital Inovator Lokal

URBANNEWS.ID – Program Telkomsel Innovation Center (Tinc) kembali membuka kesempatan bagi seluruh talenta unggul di bidang teknologi digital dari seluruh…

15 Januari 2021 | 10:17 WIB