Categories: City Government

Dewan Komisaris Pertagas Diminta Bersikap Tegas atas Tindakan Konyol Dirut Pertagas di Proyek Pipa Blok Rokan Senilai Rp 4,3 Triliun Lebih

Share
Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman

URBANNEWS.ID - Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman menyesalkan sikap tertutup Direktur Utama Pertagas Wiko Migantoro dan Sekretaris Perusahaan Pertagas Fitri Erika terkait proyek jaringan pipa Blok Rokan senilai USD 300 juta.

"Saya sangat menyesalkan sikap Dirut Pertagas dan Sekper Pertagas dalam menjawab pertanyaan Tim Urbannews.id, apalagi konten yang dipertanyakan itu adalah hal yang bukan rahasia, bahkan wajib untuk diketahui publik tentang bagaimana proses bisnis di Pertagas apakah sudah dijalankan mengikuti kaidah Good Corporate Governence sebagai sebuah korporasi seperti yang sering didengungkan oleh Direksi Holding Pertamina dan Ahok sebagai Komisaris Utamanya, timbul pertanyaan kenapa dikelola seperti lembaga intelijen?," ungkap Yusri, Minggu (13/9/2020) malam.

Selain itu, kata Yusri, Pertagas merupakan anak usaha PT PGN Tbk. Ada 47% saham publik di induk usahanya. "Kejadian ini merupakan preseden buruk di saat kebijakan holding Pertamina akan melakukan IPO kepada sub holding nya, bisa hilang kepercayaan publik akibat sikap Dirut Pertagas ini," ujar Yusri.

Oleh sebab itu, lanjut Yusri, Dewan Komisaris Pertagas harus memberikan teguran kepada Dirut Pertagas. "Bila perlu dicopot, karena dia telah melanggar UU Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik," beber Yusri.

"Atau jangan-jangan benar apa yang diduga saat ini, bahwa ada kongklikong dalam proses pemilihan calon mitra investasi senilai USD 300 juta untuk membangun jaringan pipa di Blok Rokan ini," timpal Yusri.

Karena beredar info di internal Pertagas, bahwa dirut sering diancam untuk memenangkan perusahaan tertentu sebagi mitra investasi di blok Rokan, bahkan katanya sempat diancam akan menahan tantiem untuk seluruh direksi Pertagas, kalau info ini benar, maka ada hal serius telah terjadi penyalah gunaan wewenang oleh oknum direksi PT PGN.

Yusri mengatakan, harus ada sikap tegas dari Dewan Komisaris Pertagas atas dugaan penyimpangan yang muncul terkait tata kelola perusahaan 'pelat merah' itu.

"Oleh sebab itu, kami menunggu sikap tegas Dewan Komisaris Pertagas dan Dewan Direksi PT PGN Tbk untuk mengklarifikasi langkah konyol Dirut Pertagas ini, karena tak elok mengurus perusahaan publik seperti gaya preman.

Apabila dalam satu minggu ini tidak ada upaya klarikasi dari dewan direksi Pertagas atau PT PGN Tbk, kata Yusri, maka pihaknya akan melakukan langkah hukum, yaitu akan mengugat ke pengadilan atas dugaan perbuatan melawan hukum oleh pejabat publik.

"Apakah dia tidak paham, kalau proses bisnis dalam investasi pipa ini juga akan dihitung sebagai beban produksi minyak per barel ketika akan dijual ke kilang Pertamina untuk dijadikan BBM atau produk petrokimia sebagai turunannya," ulas Yusri.

Ditegaskan Yusri, ujung dari proses yang tidak efisien di Pertagas, tentu akan ditanggung rakyat, yang terpaksa harus membeli BBM dengan harga yang mahal.(hen)

Berita Terbaru

Lieus Sungkharisma Minta Polisi Tangkap Ambroncius Nababan, Ketua Relawan Jokowi yang Hina Natalius Pigai

URBANNEWS.ID - Koordinator Forum Rakyat, Lieus Sungkharisma, meminta aparat kepolisian bersikap adil dengan menangkap Ketua relawan Pro Jokowi Amin (Projamin),…

24 Januari 2021 | 10:18 WIB

TP3 Nyatakan Telah Terjadi Pembantaian Terencana atas Enam Laskar FPI

URBANNEWS.ID - Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) atas peristiwa pembunuhan enam laskar FPI, Kamis (21/1/2021) mengeluarkan pernyataan sikap resmi mereka.…

21 Januari 2021 | 22:09 WIB

Andre Nasution Nyatakan Kesiapan untuk Bangkitkan Kejayaan ORARI Riau

URBANNEWS.ID - Achmad Novian Nasution menyatakan siap menjadi Ketua Organisasi Radio Amatir (ORARI) Provinsi Riau periode 2021-2026. Pria yang lebih…

20 Januari 2021 | 19:51 WIB

Perusahaan Jasa Konstruksi Menang Lelang Pekerjaan Jasa Kebersihan di Kemendes, CBA: KPK Harus Usut Ini dan Panggil Menteri Desa

URBANNEWS.ID - Center for Budget Analysis (Lembaga CBA) menemukan dugaan penyelewengan anggaran pada Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi. Dugaan penyelewengan…

19 Januari 2021 | 21:01 WIB

Pertamina Digugat Mozambik Rp 40 Triliun, Pemerintah Bertanggungjawab!

PADA Februari 2019 Pertamina telah menandatangani perjanjian jual beli (sale and purchase agreement, SPA) dengan Anadarko Petroleum Corporation untuk pembelian…

16 Januari 2021 | 21:44 WIB

Gelar Tinc Batch 6, Telkomsel Dorong Kolaborasi dalam Pengembangan Potensi Digital Inovator Lokal

URBANNEWS.ID – Program Telkomsel Innovation Center (Tinc) kembali membuka kesempatan bagi seluruh talenta unggul di bidang teknologi digital dari seluruh…

15 Januari 2021 | 10:17 WIB