Categories: City Government

KPK Diminta Selidiki Proyek Pipa Blok Rokan Senilai Rp 4,3 Triliun di Pertagas

Share
Direktur Eksekutif CBA Uchok Sky Khadafi

URBANNEWS.ID - Direktur Canter for Budget Analysis, Uchok Sky Khadafi menyatakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi pada proses pemilihan partner investasi proyek jaringan pipa Blok Rokan senilai Rp 4,3 triliun lebih di Pertagas.

"Diminta KPK untuk segera masuk untuk penyelidikan proyek pipa Blok Rokan di Pertagas," ungkap Uchok kepada urbannews.id, Senin (14/9/2020) lalu.

Uchok juga menyatakan KPK bisa menggandeng auditor negara untuk menyelidiki dan menaksir kerugian negara akibat tindak pidana tersebut.

"Dan juga diminta KPK untuk gandeng auditor negara untuk menilai berapa kerugian negara tersebut," ungkap Uchok.

Selain itu, dia minta penegak hukum mengawasi titik rawan pengadaan oleh vendor vendor di perusahaan EPC PGASol, karena infonya banyak oknum direksi sudah mulai menitipkan vendor vendor di anak usahanya itu, bahkan beredar info Direktur Utama PGSol akan dicopot kalau tidak nurut keatas, ini benar benar sangat serius.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (Irres), Marwan Batubara mengatakan pemilihan partner investasi oleh PT Pertagas untuk proyek jaringan pipa Blok Rokan di Riau, telah melanggar aturan.

"Harus terbuka dan tidak terbatas hanya untuk dua perusahaan!," ungkap Marwan kepada urbannews.id, Senin (14/9/2020).

Sebelumnya diberitakan, terungkap bahwa proses pemilihan partner investasi proyek senilai Rp 4,3 triliun milik anak perusahaan PT PGN Tbk itu, sarat kejanggalan dengan hanya menggelar beauty contest dengan mengundang dua perusahaan saja.
"Jika dilaksanakan dengan hanya mengundang dua perusahaan swasta, bukan sesama BUMN, maka melanggar Permen BUMN nmr 3 dan 4 tahun 2017 tentang Penunjukan Langsung mitra BUMN dalam pelaksanaan Kerjasama," tegas Marwan.(hen)

Berita Terbaru

Lieus Sungkharisma Minta Polisi Tangkap Ambroncius Nababan, Ketua Relawan Jokowi yang Hina Natalius Pigai

URBANNEWS.ID - Koordinator Forum Rakyat, Lieus Sungkharisma, meminta aparat kepolisian bersikap adil dengan menangkap Ketua relawan Pro Jokowi Amin (Projamin),…

24 Januari 2021 | 10:18 WIB

TP3 Nyatakan Telah Terjadi Pembantaian Terencana atas Enam Laskar FPI

URBANNEWS.ID - Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) atas peristiwa pembunuhan enam laskar FPI, Kamis (21/1/2021) mengeluarkan pernyataan sikap resmi mereka.…

21 Januari 2021 | 22:09 WIB

Andre Nasution Nyatakan Kesiapan untuk Bangkitkan Kejayaan ORARI Riau

URBANNEWS.ID - Achmad Novian Nasution menyatakan siap menjadi Ketua Organisasi Radio Amatir (ORARI) Provinsi Riau periode 2021-2026. Pria yang lebih…

20 Januari 2021 | 19:51 WIB

Perusahaan Jasa Konstruksi Menang Lelang Pekerjaan Jasa Kebersihan di Kemendes, CBA: KPK Harus Usut Ini dan Panggil Menteri Desa

URBANNEWS.ID - Center for Budget Analysis (Lembaga CBA) menemukan dugaan penyelewengan anggaran pada Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi. Dugaan penyelewengan…

19 Januari 2021 | 21:01 WIB

Pertamina Digugat Mozambik Rp 40 Triliun, Pemerintah Bertanggungjawab!

PADA Februari 2019 Pertamina telah menandatangani perjanjian jual beli (sale and purchase agreement, SPA) dengan Anadarko Petroleum Corporation untuk pembelian…

16 Januari 2021 | 21:44 WIB

Gelar Tinc Batch 6, Telkomsel Dorong Kolaborasi dalam Pengembangan Potensi Digital Inovator Lokal

URBANNEWS.ID – Program Telkomsel Innovation Center (Tinc) kembali membuka kesempatan bagi seluruh talenta unggul di bidang teknologi digital dari seluruh…

15 Januari 2021 | 10:17 WIB