Categories: News Analysis

PLN Siap Siap Bubar!

Share

ATAS undangan per telpon Bung Eko Sumantri Ketua Umum SP PLN Indonesia, penulis akhirnya datang ke Palembang atas nama Koordinator INVEST di acara Rakernas organisasi tersebut pada 22 Desember 2020. Semula saya pikir hanya diskusi di kantor dengan beberapa pengurus, ternyata digelar dengan setting live dan online seminar. Dan ternyata banyak juga yang hadir dari kelompok seniman Sumsel yang dikoordinir Bung Salman Ancok yang sekaligus Ketua DPW MKLI Sumsel. Dan para seniman itu sekaligus merangkap sebagai pengurus MKLI juga. Sehingga wacana pun banyak pula menyinggung permasalahan MKLI. 

Salah satu wacana yang muncul dari floor adalah fenomena hilangnya Struktur Bidang Kepegawaian di PLN Palembang. Dan dipastikan ini semua terjadi secara merata karena masalah kepegawaian langsung ditangani oleh PLN Pusat. PLN Luar Jawa pun sudah dibuat struktur regionalisasi. Untuk Region Sumatera dan Kalimantan sesuai informasi berpusat di Pekanbaru.

Fenomena ini persis yang muncul pada akhir tahun 2007 dimana saat itu atas nama RUPS Menteri BUMN Sofyan Jalil memerintahkan PLN untuk dipecah ke dalam beberapa Regional. Yang berarti konsep semacam ini adalah sebagai konsep "Unbundling Horizontal" untuk luar Jawa. Tetapi pada akhir Januari 2008 SP PLN yang didukung oleh PP IP dan SP PJB mengadakan demonstrasi di depan Istana Merdeka yang disertai dengan ancaman mogok nasional kelistrikan bila program tersebut dilaksanakan. Dan setelah diterima masuk ke Istana program tersebut pun akhirnya batal dilaksanakan!

Namun ingat, saat ini Jawa-Bali sudah terjadi 'Unbundling Vertikal' karena 90% pembangkitnya sudah dikuasai oligarki Luhut Binsar P, JK, keluarga Erick T, Dahlan Iskan Dkk yang berkolaborasi dengan Asing dan Aseng. Sementara retail sudah dijual Dahlan Iskan antara 2010-2011 ke para taipan 9 Naga dalam bentuk Token dan Curah atau Bulk atau Whole sale market. Sedang jaringan transmisi dan distribusi PLN disewakan kepada kartel listrik swasta yang dikuasai oligarkh "oknum" pejabat di atas!

Artinya, kalau Pemerintah tahun depan (2021) tidak berikan subsidi Rp 200,8 triliun ke kartel Liswas tersebut (berita Repelita Online 8 November 2020), maka kebijakan hilangnya bidang kepegawaian adalah dalam rangka mempersiapkan bubarnya PLN. Dimana Jawa-Bali diserahkan swasta sepenuhnya dan PLN Luar Jawa diserahkan ke Pemda masing-masing.

Semua itu sesuai dengan "grand design" WB, ADB, IMF dalam "The Power Sector Restructuring Program" pada 1998 sebagai tindak lanjut LOI 31 Oktober 1997, yang saat ini akan disambut oleh China dengan program OBOR (One Belt One Road).

Kesimpulanya, akhirnya terbukti pepatah yang mengatakan: "Homo Homini Lupus" (bahasa Latin ) yang artinya manusia yang satu itu merupakan serigala dari manusia yang lain. Atau tegasnya "siapa yang kuat dialah yang menang"!

Indonesia akhirnya menjadi korban jurus "Globalisasi" AS dan Barat, sekaligus menjadi korban dari OBOR China. Innalillahi wa Inna ilaihi roo jiuunn!***

Jakarta, 24 Desember 2020

Ahmad Daryoko

Koordinator INVEST 

Berita Terbaru

Lieus Sungkharisma Minta Polisi Tangkap Ambroncius Nababan, Ketua Relawan Jokowi yang Hina Natalius Pigai

URBANNEWS.ID - Koordinator Forum Rakyat, Lieus Sungkharisma, meminta aparat kepolisian bersikap adil dengan menangkap Ketua relawan Pro Jokowi Amin (Projamin),…

24 Januari 2021 | 10:18 WIB

TP3 Nyatakan Telah Terjadi Pembantaian Terencana atas Enam Laskar FPI

URBANNEWS.ID - Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) atas peristiwa pembunuhan enam laskar FPI, Kamis (21/1/2021) mengeluarkan pernyataan sikap resmi mereka.…

21 Januari 2021 | 22:09 WIB

Andre Nasution Nyatakan Kesiapan untuk Bangkitkan Kejayaan ORARI Riau

URBANNEWS.ID - Achmad Novian Nasution menyatakan siap menjadi Ketua Organisasi Radio Amatir (ORARI) Provinsi Riau periode 2021-2026. Pria yang lebih…

20 Januari 2021 | 19:51 WIB

Perusahaan Jasa Konstruksi Menang Lelang Pekerjaan Jasa Kebersihan di Kemendes, CBA: KPK Harus Usut Ini dan Panggil Menteri Desa

URBANNEWS.ID - Center for Budget Analysis (Lembaga CBA) menemukan dugaan penyelewengan anggaran pada Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi. Dugaan penyelewengan…

19 Januari 2021 | 21:01 WIB

Pertamina Digugat Mozambik Rp 40 Triliun, Pemerintah Bertanggungjawab!

PADA Februari 2019 Pertamina telah menandatangani perjanjian jual beli (sale and purchase agreement, SPA) dengan Anadarko Petroleum Corporation untuk pembelian…

16 Januari 2021 | 21:44 WIB

Gelar Tinc Batch 6, Telkomsel Dorong Kolaborasi dalam Pengembangan Potensi Digital Inovator Lokal

URBANNEWS.ID – Program Telkomsel Innovation Center (Tinc) kembali membuka kesempatan bagi seluruh talenta unggul di bidang teknologi digital dari seluruh…

15 Januari 2021 | 10:17 WIB