Gubernur Riau Gandeng MUI, Ajak Ustadz Terus Ingatkan Jamaah Taati Protokol Kesehatan

Gubernur Riau Syamsuar. foto/mediacenter.riau.go.id

URBANNEWS.ID – Gubernur Riau Syamsuar menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau untuk mensosialisasikan penerapan Protokol kesehatan (Prokes) di tempat-tempat ibadah. Sosialisasi itu terutama melalui peran Ustadz saat Ramadhan seperti sekarang ini karena banyak masyarakat yang beribadah di masjid atau musholla.

“Saya sudah sampaikan kepada Ketua MUI Riau agar menyampaikan kepada para ustadz. Agar saat menyampaikan ceramah di masjid atau musholla, hendaknya menyelipkan ajakan untuk mematuhi protokol kesehatan. Ini sebagai upaya pencegahan COVID-19,” kata Syamsuar, Senin (19/4/2021) di Pekanbaru.

Menurut Syamsuar, dari laporan yang ia terima, saat ini masih ada masjid-masjid yang tidak menerapkan protokol kesehatan saat pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadhan. Hal tersebut tentunya berbahaya dan bisa menjadi penyebab penularan COVID-19.

“Saya dapat kabar masih ada masjid yang tidak melakukan protokol kesehatan, untuk itu para ustadz atau ulama hendaknya dapat mengingatkan hal tersebut,” ujarnya.

Selain itu, Syamsuar juga berpesan kepada para ustadz saat menyampaikan ceramah hendaknya bisa menyampaikan hal-hal yang dapat meningkatkan keimanan dan menyejukkan hati para jamaahnya.

“Kepada para ustadz hendaknya juga dapat menyampaikan ceramah yang bagus-bagus, hindari ceramah yang provokatif,” imbuhnya.

Tracing kasus di Pekanbaru

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk melaksanakan pelacakan atau tracing kasus COVID-19.

Permintaan ini menyusul setelah Pemko Pekanbaru melakukan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di dua lingkungan Rukun Warga (RW), sejak 17 April hingga 17 Mei 2021 mendatang. Yakni di RW 06 Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai dan RW 04 Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi mengatakan, Pemko Pekanbaru baru saja menggelar rapat evaluasi terkait PPKM tersebut, Senin (19/4/2021). Dalam rapat tersebut, ada sejumlah arahan yang disampaikan langsung oleh Gubernur Provinsi Riau, Syamsuar terkait penanganan COVID-19, khususnya di wilayah rawan.

“Tadi kita evaluasi PPKM bersama Pak Gubernur juga. Kita sampaikan bahwa PPKM kita terapkan di zona merah tingkat RW. Dari total 724 RW yang ada di Pekanbaru, kita hanya berlakukan di dua RW, yaitu yang masuk zona merah,” ujarnya.(hen/mediacenter.riau.go.id)

Baca juga:

Terapkan Kebijakan PPKM Mikro, Ekonomi Indonesia Tunjukkan Sinyal Positif

Bagikan