100 Hari Kerja Kapolri, Pimpinan DPR Apresiasi Semangat Perubahan yang Ditawarkan Kapolri

100 Hari Kerja Kapolri, Pimpinan DPR Apresiasi Semangat Perubahan yang Ditawarkan Kapolri
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Foto/dpr.go.id

URBANNEWS.ID – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memberi apresiasi kinerja Kapolri Listyo Sigit Prabowo. 

“Sebagai pimpinan DPR RI tentu saya mengapresiasi semangat perubahan dan terobosan yang ditawarkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mewujudkan institusi Polri di era 4.0 yang yang lebih humanis dan berkeadilan sesuai dengan program dalam konsep Presisi,” ungkap Sufmi Dasco Ahmad, Sabtu (8/5/2021).

Dalam 100 hari kerja Kapolri ini, Sufmi Dasco antara lain mengapresiasi program Virtual Police (VP). Menurutnya Kapolri berhasil mewujudkan janjinya yang akan membuat penegakan hukum UU ITE lebih proporsional. 

“Melalui Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Virtual Police sudah memberikan peringatan atau teguran kepada 419 akun medsos yang dinilai melakukan pelanggaran UU ITE,” kata Sufmi Dasco.

Selain itu, lanjut Ketua Harian Partai Gerindra ini, dalam rilis lembaga survei yang menunjukan adanya peningkatan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Polri, yaitu 84,2%, adalah salah satu indikasi suksesnya Kapolri dalam melakukan reformasi birokrasi di internal kepolisian dengan melakukan penegakan hukum yang lebih humanis.

“Kemudian, terakhir, pada masa pandemi Covid-19 ini saya fikir, institusi Polri adalah salah satu institusi yang menjadi garda terdepan dalam mensukseskan program pemerintah dalam menekan laju penularan virus di Indonesia. Baik itu program PPKM Berskala Mikro, Program Pemulihan Ekonomi Nasional dan juga secara khusus, program pengendalian COVID-19 di masyarakat pada masa libur hari raya dan libur nasional lainnya,” ungkap Sufmi Dasco.

Sufmi Dasco juga menyatakan DPR RI berkomitmen akan menjadi mitra strategis bagi Polri. “Dan dengan kapasitas serta kemampuan yang dimiliki oleh Kapolri beserta jajarannya, saya optimis visi Presisi yang ditawarkan oleh Kapolri itu dapat terwujud dan menjadikan institusi kepolisian yang demokratis atau Democratic Policing,” tutup Sufmi Dasco Ahmad.(hen)

Bagikan