Bendungan Sepaku Semoi di Kaltim Ditargetkan Rampung 2023, Sanggup Suplai Air 2.500 Liter per Detik

oleh
Menteri PUPR Tinjau Pembangunan Bendungan Sepaku Semoi
Menteri PUPR Tinjau Pembangunan Bendungan Sepaku Semoi. foto/cnnindonesia.com

JAKARTA, URBANNEWS.ID – PT Brantas Abipraya (Persero) menargetkan Bendungan Sepaku Semoi di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), seluas 378 hektara (ha) diperkirakan akan rampung awal 2023.

Proyek bendungan ini merupakan proyek infrastruktur penunjang pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) yang baru.

“Pembangunan bendungan ini adalah salah satu bukti komitmen Brantas mendukung ketahanan air dan pangan nasional,” ujar Miftakhul Anas selaku Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya dalam keterangan tertulisnya Senin (8/11/2021).

Anas menambahkan Bendungan Sepaku Semoi Bendungan berdaya tampung 11 juta meter kubik dengan debit air 2.500 liter per detik ini merupakan proyek strategis nasional (PSN) yang akan menambah pasokan air baku untuk wilayah Balikpapan dan Penajam Paser Utara.

Mulai konstruksi pada Juli 2020, bendungan ini memiliki luas genangan kurang 280 ha, sehingga saat musim kemarau dapat menyuplai air.

“Bendungan ini dapat mengendalikan banjir dengan mereduksinya sebesar 55% di daerah aliran sungai (DAS) Sungai Tengin,” tambah Anas.

Memiliki tinggi 25.000 meter dari fondasi dan panjang 450 meter, bendungan ini nantinya berpotensi menjadi salah satu destinasi wisata di Kalimantan Timur.

Sebagai informasi tambahan, selain sedang merampungkan Bendungan Sepaku Semoi, Brantas Abipraya juga mengerjakan beberapa proyek bendungan dan irigasi yang menjadi PSN.

Di antaranya bendungan tertinggi di Indonesia yaitu Bendungan Bener di Purworejo, Jawa Tengah, Bendungan Semantok di Nganjuk, Jawa Timur yang bakal menjadi bendungan terpanjang se-Asia Tenggara, serta Bendungan Ciawi di Jawa Barat yang merupakan bendungan kering pertama di Indonesia.(hen)