Ketua Gebu Minang Riau Antusias Sambut Kunjungan Oesman Sapta Odang ke Padang

oleh
IMG 4717 scaled
Ketua Umum Gebu Minang Oesman Sapta Odang (tengah) bercengkrama dengan Ketua Gebu Minang Riau di Pangeran Beach Hotel, Padang, Jumat (1/9/2023).

PADANG – Ketua Gebu Minang Riau H Arsadianto Rachman, Jumat (1/9/2023) tampak bersemangat menyambut kedatangan Ketua Umum Gerakan Ekonomi dan Budaya Minang (Gebu Minang) Dr H Oesman Sapta Odang Dt Bandaro Sutan Nan Kayo, Jumat (1/9/2023) di Hotel Pangeran Beach Padang. 

OSO, panggilan akrab Ketua Umum Gebu Minang itu, memang dijadwalkan menghadiri sekaligus membuka Rembuk Ekonomi dan Budaya bertajuk Minang Dulu, Kini dan Nanti. 

Ketua Gebu Minang Riau yang lebih dikenal dengan nama Anto Rahman itu pun tampak berbincang santai sambil tertawa terbahak-bahak bersama OSO di sela kunjunganya ke Padang itu. 

Sementara itu, kala berbicara pada pembukaan Rembuk Ekonomi dan Budaya itu, OSO menegaskan bahwa kekuatan moral dan budaya serta sopan santun orang Minang dianggap bernilai tinggi dan telah menjadi kekuatan yang tidak bisa dikalahkan dimana-mana sepanjang sejarah. 

“Oleh sebab itu saya titipkan betul ini, jaga nilai moral budaya Minang ini sampai kapan pun,” ungkap pria yang lebih dikenal dengan nama OSO ini. 

Berbicara di hadapan para tokoh dan pengurus Gebu Minang, OSO tak menampil problem besar di Ranah Minang saat ini di antaranya persoalan ekonomi. 

Tokoh yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Hanura itu pun mengajak generasi muda Minang untuk sebanyak-banyaknya bisa masuk ke tataran legislatif maupun eksekutif di pemerintahan. 

“Kalau sudah banyak yang hebat-hebat di pemerintahan, tentu baru bisa membawa proyek sebanyak-banyaknya ke Ranah Minang, tentu dengan begitu pasti akan memutar roda perekonomian Ranah Minang,” ungkap OSO. 

Pengusaha yang merangkak merintis bisnisnya dimulai dari pedagang rokok hingga masuk jajaran pengusaha papan atas nasional ini pun mengajak segenap kalangan di Ranah Minang untuk cerdas menyikapi situasi bangsa saat ini. 

“Bukan diajarkan untuk jadi radikal kita ini dong. Rombak lah pola pikir kita mulai sekarang melalui Gebu Minang. Yakinkan bahwa pembangunan lancar. Kalau di sini tidak dibangun, yang rugi siapa?,” ungkap OSO.

Berbicara mengenai perekonomian, OSO mengungkapkan, bisnis bukan semata-mata soal modal. “Bisnis itu kan bicara soal menciptakan nilai tambah, dengan begitu lah lapangan kerja untuk orang Minang di sini akan bertambah,” ungkap pria berdarah Sulit Air Sumatera Barat itu.(*)