JAKARTA – Bio Farma meraih penghargaan di ajang Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2023.
Kementerian Perindustrian Republik Indonesia selaku pihak penyelenggara memberikan penghargaan kategori Best Corporate Achievement on Halal Innovation untuk Bio Farma .
Penghargaan diserahkan oleh Plt Sekjen Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika dan diterima oleh Direktur Pemasaran Bio Farma, Kamelia Faisal.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia telah menjadi net exporter atau eksportir produk halal dunia dan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.
“Secara agregat, Indonesia dapat dikategorikan sebagai net exporter produk halal,” tuturnya di ajang yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu itu.
Pada 2021 tercatat ekspor Indonesia sebesar US$48,3 miliar. Sedangkan di tahun 2022 nilai ekspornya mencapai US$53,8 miliar.
Oleh karena itu, lanjutnya, untuk mencapai pertumbuhan produk industri halal, Kemenperin telah memberikan apresiasi kepada para Pemangku Kepentingan Industri Halal sejak 2021.
Apresiasi ini diwujudkan dalam bentuk penghargaan di ajang Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) yang di tahun ini merupakan penyelenggaraan ketiga kalinya.
Direktur Utama Bio Farma Shadiq Akasya menyampaikan bahwa Bio Farma memiliki komitmen untuk menghasilkan produk halal.
“Bio Farma memiliki komitmen untuk memproduksi dan menghasilkan vaksin dan produk life science yang bersertifikat halal sehingga dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ungkapnya. (*)
