Nasir Day: Selama Jadi Gubernur Riau, Syamsuar Tidak Ada Prestasi Apa-apa di Bidang Konstruksi

oleh
68d982d8 2c11 4b09 8226 3ec59733d64e

PEKANBARU – Pakar Jasa Konstruksi Riau, HM Nasir Day, Selasa (7/11/2023), menilai tidak ada prestasi Syamsuar selama menjabat sebagai Gubernur Riau.

“Ini pendapat saya selaku pelaku dunia jasa konstruksi di Riau ya. Kalau dari konstruksi, saya melihat tidak ada apa pun prestasi Syamsuar yang dapat dibanggakan,” ungkap Nasir.

Lebih lanjut Nasir menjelaskan, pendapatnya itu berdasarkan pengamatan atas beberapa pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan Pemprov Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum Riau.

“Terbaru kami makin yakin atas bobroknya kinerja Syamsuar di bidang jasa konstruksi, setelah mengetahui dan melihat langsung robohnya pagar proyek Riau Creative Hub di Jalan Arifin Ahmad Kota Pekanbaru,” beber Nasir.

Nasir menjelaskan, robohnya pagar Riau Creative Hub mengakibatkan proyek senilai puluhan miliar Rupiah itu tidak akan selesai meski dilakukan penambahan waktu selama enam bulan ke depan.

“Kondisi Riau Creative Hub ini tak jauh berbeda dengan pembangunan Makorem Riau, pemugaran Masjid Agung An Nur, hingga pembangunan Quran Center yang tidak jelas kapan akan selesainya. Belum lagi kasus pembangunan jalan di Rokan Hilir dan Jembatan Padamaran yang hingga saat ini tidak jelas ujung pangkalnya, bahkan ganti rugi dari penabrak jembatan itu hingga saat ini juga tidak jelas ujung pangkalnya,” ungkap Nasir.

Kinerja buruk Syamsuar di bidang konstruksi itu menurut Nasir Day, juga makin parah sejak Sekdaprov Riau dijabat SF Hariyanto pada 2021 silam.

“Kita awalnya berharap dengan SF Hariyanto sebagai Sekda Riau kinerja pemerintahan Syamsuar bisa membaik, namun kenyataannya pendapat kami malah makin buruk kinerja Syamsuar. Saya tahu persis siapa SF Hariyanto ini. Sejak menjadi Kepala Dinas PU Riau, kemudian masuk Kadispenda Riau, apalagi sekarang dia sebagai Sekretaris Daerah Riau,” kata Nasir.

Minta Kejati Turun Tangan

Terkait proyek Masjid Agung An Nur Riau, Nasir Day meminta Kejati Riau segera turun tangan atas dugaan kerugian negara sebesar Rp 11 miliar lebih pada proyek payung Masjid Agung An Nur Riau, sesuai hasil audit BPK Riau.

“Kami berharap Kejati Riau yang baru Bapak Akmal Abbas bisa bergerak cepat untuk mengungkap dugaan tindak pidana yang mengakibatkan kerugian negara pada proyek payung Masjid Agung An Nur Riau,” kata Nasir.

Nasir pun menyatakan siap mendukung Kejati Riau membongkar kasus korupsi bidang konstruksi di Riau jika dibutuhkan.

“Saya selaku orang yang sudah cukup lama berkecimpung di dunia jasa konstruksi di Riau ini, siap memberikan dukungan dalam bentuk informasi terkait proyek-proyek di Riau ini,” kata Nasir.

Selain itu, Nasir Day juga mengharapkan Kejati Riau memeriksa dan menuntaskan pengusutan atas dugaan tindak pidana korupsi pada proyek Pembangunan Jembatan Siak III di Kota Pekanbaru. (*)