Indocement dan Saint-Gobain Group Perkuat Posisi di Segmen Bisnis Mortar di Indonesia

oleh
dsc06815 8de4785e6eea5e96757
Prosesi Penandatangan Perjanjian antara PBI dan CMU. foto/ist

JAKARTA – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Indocement), Selasa (30/12/2025) mengumumkan melalui entitas anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, PT Pionirbeton Industri (PBI), telah membentuk usaha patungan atau joint venture (JV) bernama PT Mortar Prakarsa Utama (MPU) bersama PT Cipta Mortar Utama (CMU) yang merupakan bagian dari Saint-Gobain Group.

PBI telah menjual 60 persen saham dari MPU, lini bisnis mortarnya kepada CMU. MPU saat ini memiliki tiga fasilitas produksi yang beroperasi di Citeureup, Jawa Barat serta di Lampung, Sumatra. 

Beberapa produk unggulan MPU antara lain Mortar Skimcoat Putih TR-30, Mortar Abu-abu TR-10, TR-15 dan TR-20. 

Indocement menyakini bahwa usaha patungan dengan CMU atau Saint-Gobain akan dapat memberikan sinergi positif, baik dari sisi kategori produk, pelayanan pelanggan maupun jangkauan distribusi secara geografis bagi bisnis mortar kedua belah pihak. 

Direktur Utama Indocement, Christian Kartawijaya, mengatakan pihaknya percaya kolaborasi ini akan menciptakan sinergi yang kuat dan membuka peluang pertumbuhan yang lebih besar di segmen mortar, sejalan dengan komitmen mereka untuk menghadirkan produk bahan bangunan yang berkualitas tinggi dan ramah lingkungan bagi pasar Indonesia. 

“Dengan menggabungkan keunggulan efisiensi produksi serta merek Mortar TR kami yang kuat dengan keunggulan distribusi dan pemasaran CMU, kami siap memberikan solusi yang lebih lengkap bagi pelanggan di seluruh Indonesia,” ungkap Christian.

Akuisisi ini merupakan bagian dari strategi Indocement untuk semakin memperkuat purpose Perseroan untuk menghadirkan Material to Build Our Future atau Bahan Bangunan untuk membangun masa depan bangsa dan sebagai wujud keyakinan Indocement untuk dapat terus siap memasok kebutuhan konstruksi rumah dan bangunan yang akan terus berkembang di Indonesia pada tahun-tahun mendatang khususnya dalam lini bisnis mortar. 

Direktur Utama CMU Saint-Gobain Indonesia, Ivana Ijaya, juga menambahkan bahwa kemitraan ini menandai langkah strategis bagi Saint-Gobain untuk memperkuat posisinya di pasar Indonesia yang berkembang pesat. Hal ini sejalan dengan purpose perusahaan ”Making The World A Better Home” serta upaya untuk memperkuat kehadiran global di segmen bahan kimia konstruksi.(*)