Penjualan Neto Konsolidasi Indofood Tumbuh 8% Mencapai Rp 21,72 Triliun

oleh
IMG 4870

JAKARTA – PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (“ICBP” atau “Perseroan”) pada Kamis (30/4/2026) mengumumkan kinerja keuangan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026. ICBP mencatatkan pertumbuhan penjualan neto konsolidasi sekitar 8% menjadi Rp21,72 triliun dari Rp20,19 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Marjin laba usaha tetap sehat di kisaran 21,3% meskipun laba usaha turun 10% menjadi Rp4,62 triliun di kuartal pertama tahun 2026, dari Rp5,15 triliun di kuartal pertama tahun 2025 terutama karena lebih rendahnya laba atas selisih nilai tukar mata uang asing dari kegiatan operasi.

Laba periode berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk turun 3% menjadi Rp2,57 triliun dari Rp2,66 triliun pada kuartal pertama tahun lalu.

Anthoni Salim, Direktur Utama dan Chief Executive Officer ICBP, mengatakan, “Kami mengawali tahun 2026 dengan kinerja yang baik. ICBP terus memberikan penjualan yang meningkat dan mempertahankan marjin profitabilitas yang sehat. Dengan tetap waspada terhadap potensi gejolak makroekonomi dan berbagai faktor risiko eksternal, kami akan terus fokus dan beradaptasi dengan cepat untuk menangkap berbagai peluang pertumbuhan, memperkuat daya saing, serta mempertahankan posisi keuangan yang sehat.” (*)