GreenBus Pertamina Ajak Pelajar Belajar Praktik Pengelolaan Lingkungan di Kampung Hijau Cemara

oleh
824c7d66 c02b 454e 9f0e e506260fd314

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) kembali menggelar program GreenBus Pertamina 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi lingkungan dan mendorong keterlibatan generasi muda dalam praktik keberlanjutan. Salah satu kegiatan program tersebut dilakukan dengan mengunjungi Kampung Hijau Gang Cemara di Jakarta Utara, kawasan binaan CSR Pertamina yang dikenal menerapkan berbagai inovasi pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.

Dalam kegiatan itu, para peserta yang berasal dari sejumlah sekolah menengah diajak mempelajari pengelolaan sampah organik, pertanian perkotaan, serta upaya ketahanan pangan yang dikembangkan oleh warga setempat. Selain memperoleh materi, peserta juga mengikuti praktik langsung untuk memahami penerapan berbagai inovasi lingkungan di kawasan tersebut.

Salah seorang peserta dari SMA Negeri 3 Jakarta, Yasser, mengatakan kunjungan tersebut memberikan pengalaman baru mengenai pengelolaan lingkungan di kawasan perkotaan. Menurutnya, kegiatan lapangan memberikan pemahaman yang lebih mendalam dibandingkan hanya mempelajari materi melalui media digital.

Ia mengaku memperoleh pengetahuan mengenai pengolahan sampah organik menjadi pakan ikan, konsep pertanian perkotaan, serta berbagai praktik yang dinilai dapat diterapkan di lingkungan sekolah.

Peserta lainnya, Nuzlah, juga menilai kegiatan tersebut menambah wawasan sekaligus memberikan kesempatan untuk melihat secara langsung penerapan program lingkungan yang dikelola masyarakat.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan GreenBus Pertamina merupakan program edukasi yang memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mempelajari praktik-praktik keberlanjutan secara langsung di lapangan.

Menurut Baron, sepanjang 2026 peserta akan mengunjungi empat lokasi program CSR Pertamina yang mengangkat tema pengelolaan lingkungan, pemanfaatan energi terbarukan, ekonomi sirkular, dan pemberdayaan masyarakat.

Selain Kampung Hijau Gang Cemara di Jakarta Utara, peserta dijadwalkan mengunjungi Kampung Eduwisata Bhinneka di Jakarta Pusat yang mengembangkan kampung peduli iklim berbasis energi terbarukan, Kampung Keberagaman dan Batik Proklim Lestari di Cirebon yang memanfaatkan limbah botol plastik dalam proses pembuatan batik, serta Kampoeng Radjoet Binong di Bandung yang mengolah kain perca menjadi aksesori fesyen.

Melalui program tersebut, Pertamina berharap peserta memperoleh pengalaman belajar mengenai pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat yang dapat menjadi inspirasi untuk diterapkan di lingkungan masing-masing.(*)