BERAU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperkuat pengawasan wilayah perairan dengan menyiapkan pemasangan radar yang terintegrasi dengan Automatic Identification System (AIS). Sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pemantauan aktivitas pelayaran di wilayah perairan Kalimantan Timur.
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, mengatakan penguatan sistem pengawasan dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengelolaan wilayah laut dan mendukung keselamatan pelayaran. Pernyataan tersebut disampaikan saat meninjau lokasi rencana pemasangan radar di Kabupaten Berau, Rabu (29/7/2026).
Menurut Rudy, perangkat radar berbasis AIS memungkinkan identifikasi kapal yang melintas dilakukan secara lebih efektif. Sistem tersebut dapat menampilkan informasi mengenai posisi, arah pelayaran, dan identitas kapal sehingga memudahkan proses pemantauan oleh instansi terkait.
Ia menjelaskan, wilayah perairan Kalimantan Timur memiliki posisi strategis dengan aktivitas pelayaran yang cukup tinggi. Oleh karena itu, peningkatan sarana pengawasan dinilai penting untuk mendukung pengelolaan kawasan pesisir dan lalu lintas laut.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk mempercepat proses pemasangan serta pengoperasian perangkat radar. Setelah beroperasi, sistem tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarinstansi dalam pelaksanaan pengawasan wilayah perairan.
Selain mendukung pemantauan lalu lintas kapal, pemanfaatan teknologi AIS diharapkan dapat membantu peningkatan keselamatan pelayaran, mendukung pengawasan sumber daya kelautan, serta memperkuat pengelolaan kawasan pesisir secara berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyatakan akan terus mengembangkan pemanfaatan teknologi dalam mendukung pengawasan wilayah perairan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pelayanan publik di sektor kelautan dan pelayaran.(golkarpedia.com)
