JAKARTA — Pengurus Besar (PB) Akuatik Indonesia mendorong masyarakat untuk semakin mengenal dan menggemari olahraga renang melalui penyelenggaraan 3rd Southeast Asia Aquatics Masters Swimming Championships 2026 di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 17–18 Oktober 2026.
Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo, mengatakan kejuaraan renang kategori masters tersebut diikuti perenang dari berbagai kelompok usia, termasuk peserta berusia 20-an tahun yang baru mengakhiri karier sebagai atlet elite.
Dalam wawancara dengan RRI di Stadion Akuatik GBK, Sabtu (17/10/2026), Harlin mengatakan kejuaraan renang masters yang sebelumnya identik dengan peserta berusia 40 tahun ke atas kini juga diikuti perenang muda.
Menurut Harlin, sejumlah mantan atlet Olimpiade, termasuk Fadlan dan Adi Wibowo, turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Diikuti Perenang dari Lima Negara
ANTARA melaporkan, kejuaraan renang masters Asia Tenggara tahun ini diikuti sekitar 600 perenang dari 76 klub dan komunitas yang berasal dari Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina, dan Vietnam.
Peserta bertanding mewakili klub atau komunitas masing-masing. Rentang usia peserta yang diberitakan penyelenggara adalah 25 hingga 86 tahun.
Indonesia kembali menjadi tuan rumah kejuaraan tersebut setelah penyelenggaraan pada 2019, yang diikuti 344 peserta.
Pertandingan berlangsung di kolam lintasan pendek sepanjang 25 meter di Stadion Akuatik GBK.
PB Akuatik Gelar Gerakan Ayo Berenang
Harlin mengatakan penyelenggaraan kejuaraan tersebut sejalan dengan gerakan “Ayo Berenang” yang digalakkan PB Akuatik Indonesia untuk memperkenalkan olahraga renang kepada masyarakat.
Ia juga menyebut perkembangan renang masters di Indonesia menjadi salah satu alasan pengajuan Indonesia sebagai tuan rumah kejuaraan tingkat Asia Tenggara.
Selain kompetisi, penyelenggaraan kejuaraan ini mempertemukan perenang dari berbagai klub dan komunitas. Harlin berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam olahraga renang.(*)
