IHSG Rebound, Dasco Soroti Saham Bank Mandiri, BRI, BNI dan BCA yang Menguat

oleh
IHSG Rebound, Dasco Soroti Saham Bank Mandiri, BRI, BNI dan BCA yang Menguat
IHSG Rebound, Dasco Soroti Saham Bank Mandiri, BRI, BNI dan BCA yang Menguat

JAKARTA — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyoroti penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kenaikan saham sejumlah bank besar pada perdagangan Selasa (20/10/2026), setelah pasar saham Indonesia mengalami tekanan tajam dalam beberapa hari sebelumnya.

Melalui akun Instagram pribadinya, Dasco mengunggah tangkapan layar pergerakan IHSG dan saham perbankan yang bergerak di zona hijau. “Pagi yang cerah,” tulis Dasco dalam unggahan tersebut.

Mengutip pemberitaan Metro TV pada Selasa (20/10/2026), IHSG pada perdagangan pagi menguat 145,869 poin atau 2,92 persen ke level 5.142,478. Indeks sempat menyentuh level 5.145,478.

Pada waktu yang sama, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 5,95 persen menjadi Rp3.560 per saham. Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menguat 5,12 persen ke Rp2.670, sedangkan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 4,05 persen ke Rp3.080. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turut menguat 2,70 persen ke Rp4.950.

Data tersebut merupakan pergerakan pada perdagangan pagi, bukan harga penutupan bursa.

IHSG Sempat Anjlok 11,57 Persen

Penguatan pada Selasa terjadi setelah IHSG mengalami koreksi tajam. Berdasarkan data perdagangan yang diberitakan Bisnis.com, IHSG pada Jumat (16/10/2026) ditutup turun 11,57 persen ke level 5.185,10.

Tekanan berlanjut pada Senin (19/10/2026). Menurut laporan ANTARA, IHSG ditutup melemah 188,50 poin atau 3,64 persen ke level 4.996,61.

ANTARA melaporkan pelemahan tersebut berlangsung di tengah kekhawatiran investor terhadap rencana Morgan Stanley Capital International (MSCI) membuka konsultasi mengenai kemungkinan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.

Reuters juga melaporkan pada 19 Oktober bahwa Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana meminta klarifikasi MSCI mengenai rencana tersebut. Isu itu berkaitan dengan persoalan transparansi kepemilikan saham dan kondisi perdagangan di pasar modal Indonesia.

Saham Perbankan Ikut Menguat

Kenaikan saham BMRI, BBRI, BBNI, dan BBCA menjadi bagian dari pergerakan positif saham perbankan pada perdagangan pagi Selasa. Namun, kenaikan harga saham dalam satu sesi belum dengan sendirinya menunjukkan bahwa tekanan pasar telah berakhir.

Dalam pemberitaan Tirto pada 20 Oktober 2026, IHSG tercatat menguat 4,16 persen ke level 5.204 pada penutupan sesi pertama. Angka tersebut menunjukkan penguatan indeks berlanjut dibandingkan posisi pada perdagangan pagi.

Dasco menyampaikan ajakan untuk menjaga optimisme dan kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia. Ia juga menulis, “Bersatu untuk Indonesia. Buy Indonesia,” dalam unggahannya.

Pergerakan IHSG dan saham perbankan selanjutnya tetap bergantung pada dinamika perdagangan serta perkembangan sentimen pasar, termasuk tindak lanjut pembahasan klasifikasi pasar Indonesia oleh MSCI.(*)