Categories: Crime Story

Janggal, Hakim PTUN Pekanbaru Berinisial SR Memenangkan Sertifikat yang Sudah Divonis MA sebagai Sertifikat Palsu

Share

Sidang Gugatan Pembatalan SHM Yap Ling Li dan Umar di PTUN Pekanbaru, Selasa (21/4/2020).foto/urbannews.id

URBANNEWS.ID - Ahli waris Almarhum Azrul H, Saudara Yulhaizar H dkk, menyatakan merasa keberatan dan kecewa serta heran atas putusan Hakim PTUN Pekanbaru yang mengadili perkara No.2/G/2020/PTUN-PBR Tanggal 5 Mei 2020, yang diketahui oleh Hakim SS dan kawan-kawan telah mencabut pembatalan SHM No.7029 An. YL dan SHM No.7030 An. UM.

Padahal, sesuai dengan putusan hakim perkara pidana terhadap Kepala Desa Kubang Jaya, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, H. HR Bin. H. BK No.1077/PID. B/2016/PN. PBR. tanggal 16 Januari 2016 dan putusan pidana terhadap SF dan kawan-kawan No.1078/PID. B/2016/PN.PBR, telah dinyatakan bahwa SHM No.7029 An. YL dan SHM No.7030 An. UM, penertibannya pertama kali yang dimohonkan oleh AD dan NR, menggunakan akta jual-beli palsu, dan jelas surat tanah palsu,

Bahwa hakim dalam putusannya menyatakan Kepala Desa H.HR telah menerbitkan dan menciptakan surat tanah palsu terhadap tanah yang terletak di Desa Kubang Jaya atas nama AD dan NR, yaitu surat keterangan tanah (SKT) Dengan register Camat No.27/SH/2015 tanggal 20/02/2015 An. NR dan SKT no.28/SH/2015 tanggal 04/03/2015 An.AD.

SKT tersebut telah di nyatakan palsu oleh hakim perkara pidana, dan pelakunya telah dinyatakan melanggar pasal 263 KUHP Jo. Pasal 55 ayat 1 dan telah dihukum selama tahun, dan putusan tersebut telah Inkrah, serta putusan itu telah dikuatkan oleh Keputusan Hakim MA No.763.K/PID/2017 tanggal 26/09/2017 dan No.765/K/PID/2017.

Menurut pengacara Yulhaizar, Yusril SH, bahwa ahli waris pemilik SHM Alm. AH yaitu SHM No.346 dan SHM No.347 yang terbit di tahun 1980.

Yusril SH lantas membeberkan kronologis singkat perkara dan masalah terkait tanah milik Alm. AH tersebut sebagai berikut;

1. Bahwa SHM No.346 dan SHM No.347 An. AH terbitnya tahun 1980 yang diperoleh dari akta HIBAH No.08/SH/1979 tanggal 12/06/1979 dari saudara Thalib.

2. Saudara Thalib adalah pemilik tanah asal seluas lebih kurang 3 Ha dan mempunyai anak yang antara lain ada yang bernama AD dan NR setelah tanah beralih kepada Alm. AH dan menunjuk AD dan NR ini menjaga lahan tersebut.

3.Perkara di Polres ini tidak terbukti dan di-SP3 oleh polres Kampar dengan No.POL.S.TAP/01/II/2006/RES tanggal 16/02/2006 tentang penghentian penyidikan. Dan sebagian berkas disita di Polres Kampar dan juga dikembalikan lagi ke BPN Kampar dengan surat Polres Kampar No.b/593.a/IV/2006 tanggal 04/04/2006. Dan SHM. No.346 dan No.347 atas nama AH bukanlah palsu seperti yang dilaporkan oleh pihak YL dan kawan-kawan.

4. Perkara di Polres ini tidak terbukti dan di-SP3 oleh Polres Kampar dengan No.Pol S.TAP/01/11/2006/RES tanggal 16/02/2006 tentang penghentian penyidikan.

5. Buku tanah dan warkah hilang bukan berarti sertifikat SHM No.346 dan No.347 an. Azrul Harun menjadi bodong. Hilang itu kadang terjadi di BPN tetapi BPN bisa mengganti buku tanah yang hilang tersebut. Bukti dokumen itu ada temuan register hak tahun 1980 dan ada peta dasar tahun 1996 dan juga bukti perkara pidana tahun 2004 dan bukti pengembalian berkas pengurusan SHM No. 346 dan No. 347 an. Azrul Harun yang disita Polres Kampar.

6. Bukti putusan pidana oleh Hakim PN Pekanbaru terbukti saudara AD dan NR membuat keterangan kepemilikan tanah yang tidak benar atau palsu dimana mereka mengakui sebagai pemilik tanah dengan cara garapan dan kerjasama dengan Kepala Desa Kubang Jaya, Saudara HH. Padahal itu awalnya milik saudara Thalib yang telah menghibahkan kepada saudara AZ.

7. Laporan Polisi saudara YH oleh Polda Riau dinyatakan saudara HR, NR, SF, YE dan TR dinyatakan bersalah dan dihukum. Empat orang di antaranya dihukum Pengadilan Negeri Pekanbaru dengan hukuman penjara dua tahun, yaitu putusan PN.NO.1077/PID.B/2016/PN.PBR tanggal 16/01/2016 Dan putusan PN.NO.1078/PID.B/2016/PN.PBR. Adapun surat palsu tersebut adalah SKT dengan Register Camat No.27/SH/2015 dan No.28/SH/2015. SKT ini yang digunakan saudara AD dan NR sebagai dasar alas hak permohonan SHM No.7029 dan No.7030 yang kemudian SHM tersebut dan dijual serta dibalik nama kepala YL dan UM. Hal ini berarti konsekwensinya SHM No.7029 dan No.7030 yang terbitnya berasal dari surat tanah palsu atau cacat hukum administrasi sesuai putusan hakim perkara pidana No.1077 dan No.1078 dan Putusan MA No.763k/pid/2017 dan Putusan MA No.765/pid/2017.

8. Dan pada proses permohonan hak oleh AD dan NR telah membuat surat pernyataan bersedia dibatalkan SHM-nya tanpa melakukan tuntutan jika ada di belakang hari diketahui ada SHM lain yang terbit lebih dulu.

9. Putusan pidana No.1077 dan No.1078 saling berkaitan objek tanah dan juga penerbitan SHM. No. 7029 an.YL dan AD. SHM No.7030 an.UR dan NR.

10. Apalagi dalam perkara pada Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru, Yusril SH selaku pengacara YL dan kawan-kawan tidak disetujui Hakim untuk ikut sebagai Tergugat INTERVENSI.

"Untuk itu semoga hakim yang memeriksa perkara banding semoga bisa menjaga rasa keadilan yang patut coba mempertimbangkan juga putusan pidana kenapa Kepala Desa Kubang Jaya, Saudara HH menerbitkan SKT palsu," ungkap Yusril SH.

Yusril SH sebagai pengacara Saudara YL dan kawan-kawan berharap semoga hakim dapat memberikan putusan yang berkeadilan dan berharap Komisi Yudisial (KY) hakim pengawas bisa mengawasi jalannya sidang yang akan datang,” kata Yusril SH.(hen/mediabuser.com)

Berita Terbaru

Soal Pemilihan Mitra Investasi Pertagas di Proyek Pipa Blok Rokan Senilai Rp 4,3 Triliun, CERI: OJK Harus Beri Teguran Keras ke Dirut PGN Suko Hartono

URBANNEWS.ID - Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman menyatakan Direktur Utama PT PGN Tbk, Suko Hartono telah mempertontonkan tindakan tidak profesional,…

2 hari yang lalu

Nikmati Program Pemberdayaan Ekonomi dari HCML, Kades Mandangin: Kini Produk UMKM Kami Makin Bisa Bersaing

URBANNEWS.ID - Husky CNOOC Madura Limited (HCML) memberdayakan ekonomi warga di kepulauan Desa Mandangin, Sampang, Madura, Jawa Timur, melalui Program…

3 hari yang lalu

Kejar-kejaran Sengit Hingga ke Tikungan Terakhir, Sam Lowes Akhirnya Rajai Moto2 Aragon

URBANNEWS.ID - Pembalap Moto2, Sam Lowes akhirnya finis pertama di Seri Aragon, Minggu (18/10/2020) malam WIB. Sam Lowes terlibat kejar-kejaran…

4 hari yang lalu

CERI: Apakah Menteri BUMN dan Pertamina Holding Berani Kasih ‘Kartu Merah’ Dirut PGN?

Perilaku Dirut PT PGN Tbk Suko Hatono patut disesalkan. Ia terbukti benar telah mengadakan pertemuan dengan Dirut PT Isar Gas…

4 hari yang lalu

Soal ‘Duo Kebagusan’ di Pusaran Proyek Pipa Blok Rokan, Pengamat: Kepentingan Orang Banyak Akhirnya Dikalahkan

Defiyan Cori.foto/bumntrack.co.id URBANNEWS.ID - Pengamat Ekonomi Konstitusi, Defiyan Cori menilai ada orang dalam yang merupakan kroni Kebagusan di pusaran panasnya…

5 hari yang lalu

Aspek Indonesia Serukan Presiden Batalkan UU Cipta Kerja Tanpa Judicial Review

Presiden ASPEK Indonesia, Mirah Sumirat.foto/kspi.or.id URBANNEWS.ID - Asosiasi Serikat Pekerja (ASPEK) Indonesia meminta kebijaksanaan politik kepada Presiden Joko Widodo untuk…

6 hari yang lalu