Categories: City Government

Alaska Temukan Kejanggalan Pelaksanaan Lelang Pembangunan Kantor Imigrasi Kota Bekasi

Share

URBANNEWS.ID - Koordinator Aliansi Lembaga Analisis Kebijakan dan Anggaran (Alaska), Adri Zulpianto membeberkan dugaan kejanggalan pelaksanaan tender pekerjaan pembangunan kantor imigrasi Kota Bekasi.

"Paket pekerjaan pembangunan kantor imigrasi Kota Bekasi dilaksanakan melalui lelang umum dengan metode pascakualifikasi satu file menggunakan sistem gugur. Harga prakiraan sementara (HPS) paket pengadaan tersebut sebesar Rp 31,7 miliar," urai Adri.

Lebih lanjut Adri mengatakan, dalam lelang proyek kantor imigrasi itu, pihak Pokja 1A-pengadaan pekerjaan kontruksi ULP Kota Bekasi memenangkan PT. MIP dengan penawaran harga sebesar Rp 31,1 miliar.

"Padahal nilai penawaran yang ditawarkan PT MIP sebesar Rp 31,1 miliar terlalu mahal dan tinggi. Karena masih ada perusahaan seperti PT SMW hanya menawarkan harga penawaran sebesar Rp 20,3 miliar," lanjut Adri.

Menurut Adri, Alaska meminta Kejari Kota Bekasi, Kejati Jawa Barat, serta Komisi Pemberantasan Korupsi untuk segera melakukan penyidikan atas kasus pembangunan kantor imigrasi Kota Bekasi.

Tanpa sertifikat ISO
Selain itu, lanjut Adri, Alaska juga menemukan bahwa PT MIP sebagai pemenang lelang tidak memenuhi persyaratan dalam dokumen pengadaan. Di antaranya surat dukungan Ready Mix KSO dengan batching plant.

"Kemudian juga tidak disertai bukti sertifikasi ISO 14001:2004. Dan personil yang ditawarkan PT MIP dalam dokumen penawaran lelang tidak seluruhnya pegawai PT MIP atau memiliki perjanjian kerja dengan PT MIP untuk mengerjakan pembangunan kantor imigrasi," beber Adri.

Kemudian, lanjut Adri, dalam pembangunan kantor imigrasi Kota Bekasi itu ada potensi kelebihan atau dugaan mark up atas pembayaran sebesar Rp1.9 miliar atas 11 pekerjaan yang harus disidik oleh kejaksaan, atau penyidik KPK.(hen)

Berita Terbaru

Mengapa Holding Perkebunan PTPN III Bisa Terancam Bangkrut?

BOCORNYA salinan surat Holding Perkebunan Nusantara (PTPN) 3 tertanggal 9 Juli 2019 yang ditujukan kepada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata…

29 Oktober 2020 | 18:51 WIB

Ketua MPR Minta KPK Usut Anggaran Pemda Mengendap di Deposito

URBANNEWS.ID - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Selasa (27/10/202), menyatakan Menteri Dalam Negeri dapat meminta bantuan KPK untuk mengusut adanya…

28 Oktober 2020 | 08:49 WIB

CBA Serukan KPK Turun Tangan Usut Pelanggaran Kode Etik yang Bisa Berujung Tipikor di Proyek Pipa Blok Rokan

URBANNEWS.ID - Koordinator Center For Budget Analysis (CBA), Jajang Nurjaman menyatakan masalah seleksi pemilihan mitra investasi proyek Pipa Blok Rokan…

25 Oktober 2020 | 18:32 WIB

Terimakasih HCML, Sudah Peduli pada Nelayan Desa Pulau Mandangin

URBANNEWS.ID - Husky CNOOC Madura Limited (HCML) – SKK Migas telah menyerahkan bantuan jaring kepada para nelayan purse sein di…

25 Oktober 2020 | 12:01 WIB

Sentil Optimalisasi Batu Bara Lamban, CERI: Jokowi Terkesan Mengeluh pada Presiden

URBANNEWS.ID - Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman mengungkapkan tidak heran atas kondisi lambatnya pengembangan optimalisasi batu bara seperti yang dikeluhkan…

24 Oktober 2020 | 11:13 WIB

CBA Ungkap Kejanggalan Tender Pengadaan Mobil di Sekjen Kementerian Desa

URBANNEWS.ID - Di tengah-tengah Pandemi Covid-19, Center for Budget Analysis (CBA) menemukan dugaan tindak pidana korupsi di tubuh Kementerian Desa…

24 Oktober 2020 | 10:43 WIB