Bangunan Rumah Susun Kementerian PUPR Telah Dinikmati Ratusan Santri di Pekanbaru dan Kampar

Share

Sedangkan untuk Tahun Anggaran 2020, pihaknya tengah melaksanakan pembangunan rusun ponpes dan rusun masyarakat berpenghasilan rendah di tiga lokasi yakni Rusun Ponpes Riyadhul Ulum di Kabupaten Rokan Hulu, Rusun Ponpes Syafaaturrasul di Kabupaten Kuansing, dan Rusun MBR Pemkab Indragiri Hulu.

Bangunan Rumah Susun Kementerian PUPR Telah Dinikmati Ratusan Santri di Pekanbaru dan Kampar

URBANNEWS.ID - Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan pondok pesantren melalui pembangunan rumah susun (Rusun) untuk para santri di Provinsi Riau.

"Sesuai arahan Presiden Joko Widodo dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bahwa Rusun termasuk Rusun santri di ponpes merupakan infrastruktur pendukung pendidikan," kata Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Riau, Aldino Herupriawan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, adanya Rusun tersebut diharapkan dapat membuat para santri lebih nyaman bermukim di Ponpes sehingga mereka lebih fokus dalam belajar dan menuntut ilmu agama.

Guna menindaklanjuti hal tersebut, imbuh Aldino, pada akhir tahun 2019 lalu Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR melalui Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Riau telah menyelesaikan pembangunan sejumlah Rusun pondok pesantren. Beberapa lokasi Rusun yang dibangun berada di tiga lokasi yakni dua menara di Kota Pekanbaru dan satu tower di Kabupaten Kampar.

Berdasarkan data yang ada di SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Riau, pondok pesantren yang menerima bantuan Rusun adalah Yayasan Ponpes Nurul Huda Al Islami di Kecamatan Marpoyan Kota Pekanbaru, Yayasan Pondok Modern Al Kautsar di Kecamatan Sail Kota Pekanbaru, dan Yayasan Wakaf Al Ihsan Riau (Al Ihsan Boarding School) di Desa Kubang Jaya, Kabupaten Kampar.

"Pembangunan ketiga Rusun di Ponpes tersebut menggunakan dana APBN Tahun 2019 sebesar Rp16,801 miliar," ujarnya.

Agar para santri dapat tinggal dengan nyaman, pihak Kementerian PUPR telah melengkapi setiap unit hunian dengan sejumlah fasilitas seperti listrik, air bersih, tempat tidur susun dan lemari pakaian.

Page: 1 2 3

Berita Terbaru

Nikmati Program Pemberdayaan Ekonomi dari HCML, Kades Mandangin: Kini Produk UMKM Kami Makin Bisa Bersaing

URBANNEWS.ID - Husky CNOOC Madura Limited (HCML) memberdayakan ekonomi warga di kepulauan Desa Mandangin, Sampang, Madura, Jawa Timur, melalui Program…

1 minggu yang lalu

Kejar-kejaran Sengit Hingga ke Tikungan Terakhir, Sam Lowes Akhirnya Rajai Moto2 Aragon

URBANNEWS.ID - Pembalap Moto2, Sam Lowes akhirnya finis pertama di Seri Aragon, Minggu (18/10/2020) malam WIB. Sam Lowes terlibat kejar-kejaran…

1 minggu yang lalu

CERI: Apakah Menteri BUMN dan Pertamina Holding Berani Kasih ‘Kartu Merah’ Dirut PGN?

Perilaku Dirut PT PGN Tbk Suko Hatono patut disesalkan. Ia terbukti benar telah mengadakan pertemuan dengan Dirut PT Isar Gas…

1 minggu yang lalu

Soal ‘Duo Kebagusan’ di Pusaran Proyek Pipa Blok Rokan, Pengamat: Kepentingan Orang Banyak Akhirnya Dikalahkan

Defiyan Cori.foto/bumntrack.co.id URBANNEWS.ID - Pengamat Ekonomi Konstitusi, Defiyan Cori menilai ada orang dalam yang merupakan kroni Kebagusan di pusaran panasnya…

1 minggu yang lalu

Aspek Indonesia Serukan Presiden Batalkan UU Cipta Kerja Tanpa Judicial Review

Presiden ASPEK Indonesia, Mirah Sumirat.foto/kspi.or.id URBANNEWS.ID - Asosiasi Serikat Pekerja (ASPEK) Indonesia meminta kebijaksanaan politik kepada Presiden Joko Widodo untuk…

2 minggu yang lalu

PSHTN Fakultas Hukum UI Nyatakan RUU Cipta Kerja sebagai Proses Legislasi yang Ugal-ugalan

Pusat Studi Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Indonesia (PSHTN FHUI) menyatakan menilai bahwa proses pembentukan undang-undang saat ini bukan…

2 minggu yang lalu