Categories: Opini

PLN Collaps?

Share

KALAU ada statement "PLN bisa collaps gara-gara pemerintah berhutang dana subsidi ke PLN dan tidak dibayar-bayar", statement seperti itu hanya modus saja guna menutupi masalah yang sebenarnya!

Yang bikin PLN collaps saat ini adalah karena pembangkit PLN yang digunakan untuk operasional Jawa-Bali hanya yang PLTA untuk beban puncak saja, dan yang PLTGU untuk menjaga stabilitas frekuensi saja, yang besarnya kurang dari 4.000 MW dari total sekitar 28.000 MW yang dibutuhkan.

Sedang 24.000 MW selebihnya, itu adalah memakai pembangkit-pembangkit swasta Independent Power Producer (IPP) milik Asing dan Aseng itu, yang di dalamnya didominasi saham para pejabat atasan PLN seperti LBP, JK, DI, kakak Erick dan lain-lain.

Akibatnya, karena mayoritas pembangkit swasta yang beroperasi, sedang jaringan ritail PLN sudah dijual oknum mantan Dirut PLN ke TW dan 9 Naga, maka secara otomatis Jawa-Bali saat ini sudah berlaku mekanisme pasar bebas kelistrikan (MBMS = Multi Buyer and Multi Seller System ). Dan produk listrik MBMS itu lebih mahal 4 kali lipat dari listrik PLN.

Nah, di sinilah masalahnya! Makanya tahun ini (2020) subsidi listrik nantinya sekitar Rp 140 triliun (sampai September Rp 106 triliun). Padahal subsidi ke PLN rata-rata per tahun hanya Rp 50 triliun.

Sehingga kalau tahun depan Pemerintah tidak kuat bayar subsidi MBMS sebesar Rp 140 triliun, padahal instalasi PLN Jawa-Bali saat ini sudah dikuasai swasta, maka tahun depan PLN bubar. Yang Jawa-Bali diserahkan Aseng dan Asing, yang Luar Jawa-Bali diserahkan Pemda. Dan tarip listrik otomatis akan naik 4 kali lipat dari saat ini! Innalillahi wa Inna ilaihi roojiuunn!***

Jakarta, 12 Agustus 2020


Ahmad Daryoko
Koordinator INVEST

Berita Terbaru

Mengapa Holding Perkebunan PTPN III Bisa Terancam Bangkrut?

BOCORNYA salinan surat Holding Perkebunan Nusantara (PTPN) 3 tertanggal 9 Juli 2019 yang ditujukan kepada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata…

29 Oktober 2020 | 18:51 WIB

Ketua MPR Minta KPK Usut Anggaran Pemda Mengendap di Deposito

URBANNEWS.ID - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Selasa (27/10/202), menyatakan Menteri Dalam Negeri dapat meminta bantuan KPK untuk mengusut adanya…

28 Oktober 2020 | 08:49 WIB

CBA Serukan KPK Turun Tangan Usut Pelanggaran Kode Etik yang Bisa Berujung Tipikor di Proyek Pipa Blok Rokan

URBANNEWS.ID - Koordinator Center For Budget Analysis (CBA), Jajang Nurjaman menyatakan masalah seleksi pemilihan mitra investasi proyek Pipa Blok Rokan…

25 Oktober 2020 | 18:32 WIB

Terimakasih HCML, Sudah Peduli pada Nelayan Desa Pulau Mandangin

URBANNEWS.ID - Husky CNOOC Madura Limited (HCML) – SKK Migas telah menyerahkan bantuan jaring kepada para nelayan purse sein di…

25 Oktober 2020 | 12:01 WIB

Sentil Optimalisasi Batu Bara Lamban, CERI: Jokowi Terkesan Mengeluh pada Presiden

URBANNEWS.ID - Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman mengungkapkan tidak heran atas kondisi lambatnya pengembangan optimalisasi batu bara seperti yang dikeluhkan…

24 Oktober 2020 | 11:13 WIB

CBA Ungkap Kejanggalan Tender Pengadaan Mobil di Sekjen Kementerian Desa

URBANNEWS.ID - Di tengah-tengah Pandemi Covid-19, Center for Budget Analysis (CBA) menemukan dugaan tindak pidana korupsi di tubuh Kementerian Desa…

24 Oktober 2020 | 10:43 WIB