Categories: Crime Story

Terlibatkah Budi Sadikin dalam Pemberian Kredit Macet Rp 845 Miliar untuk Proyek Fiktif PT Megah Jaya Prima Lestari di Pertamina?

Share

"Yang saya pahami adalah MJPL merupakan perusahaan jasa konstruksi pertambangan, minyak dan gas bumi yang mengerjakan beberapa proyek, antara lain pipanisasi avtur Pertamina di Bandara Hasanuddin," ungkap Rully menjawab urbannews.id, Rabu (26/8/2020) tentang dibobolnya Bank Mandiri oleh PT MJPL lewat pengajuan pembiayaan Proyek Fiktif di Pertamina.

Mengenai tindakan PT MJPL yang mengajukan kredit pembiayaan proyek yang sama ke Bank Mandiri dan Bank BCA, dimana diketahui proyeknya sama, dokumennya sama, dan ada double financing atau pembiayaan ganda, Rully mengaku PT MJPL memberikan dokumen asli ke Bank Mandiri waktu mengajukan pembiayaan tersebut.

"Dokumen yang diberikan perusahaan tersebut kepada Bank Mandiri adalah dokumen asli dan terverifikasi," ungkap Rully.

Terkait pemilik PT MJPL, The Johnny dan Sumarto Gosal, mengajukan pinjaman pembiayaan proyek pemipaan avtur Pertamina di Bandara Hasanuddin ke Bank Mandiri,

Rully memberi keterangan tentang nilai pinjaman yang diajukan dan diberikan ke PT MJPL.

"MJPL mendapat pinjaman Bank Mandiri tahun 2014 dan saat ini baki debet fasilitas kredit MJPL adalah sebesar Rp 685,7 juta," beber Rully.

Selain itu, mengenai dokumen yang diajukan PT MJPL ke Bank Mandiri saat mengajukan kredit untuk proyek dari Pertamina itu, Rully lagi-lagi menyatakan Bank Mandiri kala itu sudah memverifikasi dokumen MJPL.

"Dokumen-dokumen yang diajukan MJPL pada saat mengajukan permohonan fasilitas kredit di Bank Mandiri telah diverifikasi dan dikonfirmasi kebenarannya kepada pihak atau instansi terkait," ungkap Rully.

Kredit macet ratusan miliar Rupiah

Sementara itu, dilansir kontan.co.id, selain PT Bank Pertama Tbk (BNLI), kasus kredit proyek fiktif PT Pertamina oleh PT Megah Jaya Prima Lestari (MJPL) menyeret nama dua bank besar lain, yakni PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Kedua bank BUKU IV ini juga menyalurkan kredit kepada MJPL, berdasarkan pemeriksaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Page: 1 2 3 4 5 6 7 8

Berita Terbaru

Nikmati Program Pemberdayaan Ekonomi dari HCML, Kades Mandangin: Kini Produk UMKM Kami Makin Bisa Bersaing

URBANNEWS.ID - Husky CNOOC Madura Limited (HCML) memberdayakan ekonomi warga di kepulauan Desa Mandangin, Sampang, Madura, Jawa Timur, melalui Program…

1 minggu yang lalu

Kejar-kejaran Sengit Hingga ke Tikungan Terakhir, Sam Lowes Akhirnya Rajai Moto2 Aragon

URBANNEWS.ID - Pembalap Moto2, Sam Lowes akhirnya finis pertama di Seri Aragon, Minggu (18/10/2020) malam WIB. Sam Lowes terlibat kejar-kejaran…

1 minggu yang lalu

CERI: Apakah Menteri BUMN dan Pertamina Holding Berani Kasih ‘Kartu Merah’ Dirut PGN?

Perilaku Dirut PT PGN Tbk Suko Hatono patut disesalkan. Ia terbukti benar telah mengadakan pertemuan dengan Dirut PT Isar Gas…

1 minggu yang lalu

Soal ‘Duo Kebagusan’ di Pusaran Proyek Pipa Blok Rokan, Pengamat: Kepentingan Orang Banyak Akhirnya Dikalahkan

Defiyan Cori.foto/bumntrack.co.id URBANNEWS.ID - Pengamat Ekonomi Konstitusi, Defiyan Cori menilai ada orang dalam yang merupakan kroni Kebagusan di pusaran panasnya…

1 minggu yang lalu

Aspek Indonesia Serukan Presiden Batalkan UU Cipta Kerja Tanpa Judicial Review

Presiden ASPEK Indonesia, Mirah Sumirat.foto/kspi.or.id URBANNEWS.ID - Asosiasi Serikat Pekerja (ASPEK) Indonesia meminta kebijaksanaan politik kepada Presiden Joko Widodo untuk…

2 minggu yang lalu

PSHTN Fakultas Hukum UI Nyatakan RUU Cipta Kerja sebagai Proses Legislasi yang Ugal-ugalan

Pusat Studi Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Indonesia (PSHTN FHUI) menyatakan menilai bahwa proses pembentukan undang-undang saat ini bukan…

2 minggu yang lalu