Categories: Opini

Beda Privatisasi Listrik di Indonesia dan Philipina

Share

Rakyat sih 'happy happy' saja, apalagi tarif justru diturunkan! Rakyat terkecoh! Mereka tidak tahu kalau dengan cara-cara seperti itu, para oknum yang selama ini 'bermain' di kelistrikan seperti JK, LBP, D.I, keluarga ET, dan lain-lain dapat melahap untung dari subsidi hutang tersebut!

Jika strategi seperti ini dipertahankan agar rakyat 'bungkam' sampai akhir 2024, dipastikan hutang untuk subsidi listrik akan 'menggunung' sekitar Rp 750 triliun di akhir 2024 nanti! Tanggung jawab siapa semua itu?***

Jakarta, 13 September 2020
Ahmad Daryoko, Koordinator INVEST

Page: 1 2 3

Berita Terbaru

Aspek Indonesia Serukan Presiden Batalkan UU Cipta Kerja Tanpa Judicial Review

Presiden ASPEK Indonesia, Mirah Sumirat.foto/kspi.or.id URBANNEWS.ID - Asosiasi Serikat Pekerja (ASPEK) Indonesia meminta kebijaksanaan politik kepada Presiden Joko Widodo untuk…

16 Oktober 2020 | 11:13 WIB

PSHTN Fakultas Hukum UI Nyatakan RUU Cipta Kerja sebagai Proses Legislasi yang Ugal-ugalan

Pusat Studi Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Indonesia (PSHTN FHUI) menyatakan menilai bahwa proses pembentukan undang-undang saat ini bukan…

15 Oktober 2020 | 21:13 WIB

Hanya Tinggal Tiga Unit, Perumahan Palm Leaves Kasih Potongan Harga Hingga Rp 170 Juta

Pengembang perumahan Palm Leaves menggelar ajang promo uang muka (DP) 0 persen hingga 30 Oktober 2020 mendatang.

15 Oktober 2020 | 11:40 WIB

Batalkan UU Cipta Kerja: Proses Pemakzulan Jokowi Segera!

Pengunjuk rasa yang tergabung dalam Aliansi Bali Tidak Diam melakukan aksi menolak Omnibus Law di kawasan Renon, Denpasar, Bali, Kamis…

12 Oktober 2020 | 20:33 WIB

Gugatan Rp 1 Triliun Terhadap Plt Gubernur Aceh Mulai Disidang Pekan Depan

Gugatan class action terhadap Plt Gubernur Aceh terkait kebijakan stickering BBM melalui Surat Edaran No. 540/9186 yang diajukan oleh 24…

12 Oktober 2020 | 17:03 WIB

Ustad Abdul Somad Minta Ahda Persatukan Mataram dengan Agama

Kehadiran ulama beken, Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam acara bertajuk Muslim United 3, Sabtu (10/10/2020) di Hotel Killa Senggigi, Lombok…

11 Oktober 2020 | 19:47 WIB