Categories: City Government

Kembali Buka Blokir WA Wartawan, Dirut PGN Beri Keterangan Terkait Pemilihan Partner Proyek Pipa Blok Rokan

Share

URBANNEWS.ID - Setelah sempat memblokir whatsapp wartawan urbannews.id, Direktur Utama PT PGN Tbk, Suko Hartono akhirnya membuka blokir nomor wartawan dan memberikan keterangan terkait dengan dugaan skandal pemilihan partner investasi proyek jaringan pipa Blok Rokan senilai Rp 4,3 triliun lebih.

"Monggo ditanyakan ke pihak PGASol dan Pertagas secara langsung. Sebagai wakil pemegang saham PGASol dan Pertagas, saat itu saya mendapatkan laporan tentang rencana pelaksanaan EPC pipanisasi pipa Rokan. Arahan sebagai BOD PGN sekaligus pemegang saham Pertagas dan PGASol adalah bahwa proyek Pipanisasi Blok Rokan adalah Proyek Strategis Nasional, harus diselesaikan tepat waktu dengan anggaran yang efektif dan efisien," ungkap Suko Hartono.

Menurut keterangan Suko, untuk penunjukan pihak patner harus transparan, punya pengalaman yang baik dan memiliki kondisi keuangan yang cukup baik. "Demikian yang bisa saya sampaikan pada kesempatan pertama," ungkap Suko Hartono.

Lebih lanjut diungkapkan Suko Hartono, PGN sebagai perusahaan terbuka tentunya nanti akan menyampaikan jawaban tentang isu-isu penting yang menjadi concern korporasi, khususnya tentang kinerja perusahaan.

"PGN secara rutin akan menyampaikan dalam laporan keuangan ke publik tiap quarterly, semeter dan tahunan sebagai bentuk keterbukaan kepada publik," ungkapnya.

"Untuk isu-isu yang sifatnya menyerang personal pribadi, akan kami cek kebenaran infonya secara hati-hati dan lebih detil, karena ada dampak hukum di kemudian hari jika kebenarannya tidak bisa dipertanggungjawabkan," ungkap Suko Hartono.

Terkait informasi adanya pertemuan antara Suko Hartono dengan Direktur Teknik PGASol Rangga Radji di acara di suatu lapangan golf, Suko tidak membantah hal itu.

"Seperti yang saya sampaikan di atas, bahwa yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah Direksi PGN (saya, Pak Reddy, Pak Syahrial), Direksi PGASol, PM Project Pertagas, Direksi PDC dan temen-temen Pertamina. Pertagas, PGASol dan PDC menyampaikan laporan sesuai yang saya sampaikan diatas," ungkap Suko.

"Saat itu disampaikan semua calon patner yang akan mengerjakan proyek tersebut. Untuk hal tersebut, BOD PGN menyampaikan bahwa penujunkan patner yang akan mengerjakan harus transparan, punya pengalaman, kompetensi dan keuangan yang baik," lanjut Suko.

Menurut Suko, keputusan diserahkan sepenuhnya ke Direksi PGASol PDC sebagai pihak konsorsium yang ditunjuk Pertagas untuk pelaksana proyek tersebut.

"Silahkan dicheck ke direksi PGN yang lain, PM pertagas, PDC-PGASol sesuai yang saya sampaikan. Setahu saya ada Dirut PGASol saat itu," ungkap Suko.

Terkait pemberitaan urbannews.id mengenai dugaan skandal pemilihan rekanan investasi proyek pipa Blok Rokan, yang sebelum pemberitaan sudah dikonfirmasi ke pihak terkait namun belum ada keterangan apa pun, Suko menyatakan media harus bersabar.

"Perlu sabar, menunggu jawaban dan konfirmasinya. Belum dijawab, malah sudah muncul berita-berita susulan yang sifatnya menyerang secara personal, tidak konstruktif, tidak membangun dan belum tentu kebenarannya," ungkap Suko.

"Sesuai yang kami sampaikan, untuk hal-hal yang sifatnya tentang personal, harus kami check detil kebenaran informasinya karena bisa berdampak secara hukum jika informasinya tidak benar dan tidak akurat," ungkap Suko.

Suko lantas menyarankan untuk konfirmasi lebih lanjut kepada Sekretaris Perusahaan PT PGN tbk, Rachmat Hutama. Namun, sejak konfirmasi dikirimkan ke Rachmat pada Kamis (17/9/2020), hingga Minggu (20/9/2020) malam, belum ada keterangan apa pun dari Rachmat.

Sementara itu, Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman, Minggu (20/9/2020) mengatakan kepada urbannews.id, bahwa Direktur Utama PT PGN Tbk, Suko Hartono mengatakan kepadanya bahwa ia belum menerima laporan dari Pertagas terkait penunjukan partner investasi pipanisasi Blok Rokan.

"Bahwa soal siapa mitra investasi PT Pertagas dalam proyek pipa Blok Rokan senilai USD 300 juta yang akan dipilih dengan mekanisme beauty contest sampai hari Jumat 18 September 2020, pihak Pertagas belum menyampaikan hasilnya kepada dia selaku Dirut PGN," ungkap Yusri Usman.(hen)

Berita Terbaru

Terimakasih HCML, Sudah Peduli pada Nelayan Desa Pulau Mandangin

URBANNEWS.ID - Husky CNOOC Madura Limited (HCML) – SKK Migas telah menyerahkan bantuan jaring kepada para nelayan purse sein di…

18 menit yang lalu

Sentil Optimalisasi Batu Bara Lamban, CERI: Jokowi Terkesan Mengeluh pada Presiden

Presiden Joko Widodo.foto/cnbcindonesia.com URBANNEWS.ID - Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman mengungkapkan tidak heran atas kondisi lambatnya pengembangan optimalisasi batu bara…

1 hari yang lalu

CBA Ungkap Kejanggalan Tender Pengadaan Mobil di Sekjen Kementerian Desa

URBANNEWS.ID - Di tengah-tengah Pandemi Covid-19, Center for Budget Analysis (CBA) menemukan dugaan tindak pidana korupsi di tubuh Kementerian Desa…

1 hari yang lalu

CERI Layangkan Surat Terbuka soal Beda Keterangan Petinggi PGN dan Pertagas tentang Proyek Pipa Blok Rokan Rp 4,3 Triliun

Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman melayangkan surat terbuka menyusul munculnya surat Corporate Secretary PT PGN Tbk Nomor: 030400S/HN.01.00/COS/2020 tertanggal 21…

3 hari yang lalu

Soal Pemilihan Mitra Investasi Pertagas di Proyek Pipa Blok Rokan Senilai Rp 4,3 Triliun, CERI: OJK Harus Beri Teguran Keras ke Dirut PGN Suko Hartono

URBANNEWS.ID - Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman menyatakan Direktur Utama PT PGN Tbk, Suko Hartono telah mempertontonkan tindakan tidak profesional,…

5 hari yang lalu

Nikmati Program Pemberdayaan Ekonomi dari HCML, Kades Mandangin: Kini Produk UMKM Kami Makin Bisa Bersaing

URBANNEWS.ID - Husky CNOOC Madura Limited (HCML) memberdayakan ekonomi warga di kepulauan Desa Mandangin, Sampang, Madura, Jawa Timur, melalui Program…

6 hari yang lalu