Categories: City Government

Masalah Pendidikan Numpuk, Nadiem Disebut Gagal sebagai Mendikbud

Share

"Beralih usaha pun tidak menjadi solusi, karena usaha yang baru dibuka tidak sepenuhnya sesuai ekspektasi untuk langsung membuahkan hasil. Alih-alih usaha menjadi pendapatan baru bagi guru ekskul, yang terjadi malah sebaliknya, dana tabungan habis untuk dijadikan modal usaha," ulas Adri.

"Rangkaian panjang masalah tersebut, artinya Nadiem sebagai mantan CEO perusahaan, tidak mampu menganalisis masalah secara menyeluruh, dan tidak mampu mengantisipasi masalah-masalah yang akan terjadi berikutnya. Seperti misal, ketika kemendikbud membebaskan sekolah menggunakan dana bos untuk menggaji guru, alih-alih memperhatikan perekonomian di lingkungan pendidikan dengan membebaskan sekolah menggunakan dana BOS sesukanya, justru Dana BOS malah menjadi bancakan oknum-oknum di dunia pendidikan, dan ini juga tidak menjadi perhatian serius oleh Kemendikbud," kata Adri.

Dikatakan Adri, Nadiem sebagai Menteri Kemendikbud hanya menekan kinerja guru di sekolah berbasis laporan foto, tanpa memperhatikan dampak secara menyeluruh didalam maupun diluar sekolah sebagai akibat dari kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh kemendikbud. 

"Maka dari itu, Nadiem seharusnya fokus saja pada penanggulangan masalah seputar pendidikan, perhatikan bagaimana nasib siswa dan guru ekskul pascapandemi, bukan malah menghapus sejarah yang seharusnya juga dipelajari oleh Menteri," tutup Adri.(hen)

Page: 1 2 3

Berita Terbaru

Aspek Indonesia Serukan Presiden Batalkan UU Cipta Kerja Tanpa Judicial Review

Presiden ASPEK Indonesia, Mirah Sumirat.foto/kspi.or.id URBANNEWS.ID - Asosiasi Serikat Pekerja (ASPEK) Indonesia meminta kebijaksanaan politik kepada Presiden Joko Widodo untuk…

16 Oktober 2020 | 11:13 WIB

PSHTN Fakultas Hukum UI Nyatakan RUU Cipta Kerja sebagai Proses Legislasi yang Ugal-ugalan

Pusat Studi Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Indonesia (PSHTN FHUI) menyatakan menilai bahwa proses pembentukan undang-undang saat ini bukan…

15 Oktober 2020 | 21:13 WIB

Hanya Tinggal Tiga Unit, Perumahan Palm Leaves Kasih Potongan Harga Hingga Rp 170 Juta

Pengembang perumahan Palm Leaves menggelar ajang promo uang muka (DP) 0 persen hingga 30 Oktober 2020 mendatang.

15 Oktober 2020 | 11:40 WIB

Batalkan UU Cipta Kerja: Proses Pemakzulan Jokowi Segera!

Pengunjuk rasa yang tergabung dalam Aliansi Bali Tidak Diam melakukan aksi menolak Omnibus Law di kawasan Renon, Denpasar, Bali, Kamis…

12 Oktober 2020 | 20:33 WIB

Gugatan Rp 1 Triliun Terhadap Plt Gubernur Aceh Mulai Disidang Pekan Depan

Gugatan class action terhadap Plt Gubernur Aceh terkait kebijakan stickering BBM melalui Surat Edaran No. 540/9186 yang diajukan oleh 24…

12 Oktober 2020 | 17:03 WIB

Ustad Abdul Somad Minta Ahda Persatukan Mataram dengan Agama

Kehadiran ulama beken, Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam acara bertajuk Muslim United 3, Sabtu (10/10/2020) di Hotel Killa Senggigi, Lombok…

11 Oktober 2020 | 19:47 WIB