Categories: City Government

Heboh Tender Proyek Kilang Olefin Tuban Rp 50 Triliun, CERI Minta Komisaris Utama Pertamina Lakukan Audit Digital Forensik

Share

URBANNEWS.ID - Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman mengungkapkan Sekretaris Perusahaan (Sekper) PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), Ifki Sukarya menyatakan kepadanya bahwa proses tender Kilang Olefin TPPI Tuban senilai Rp 50 triliun lebih menggunakan mekanisme sanggah.

"Selamat pagi pak Yusri, mohon maaf sebelumnya. Untuk proses tender ini ada mekanisme sanggah. Nanti peserta tender dapat memanfaatkan mekanisme ini. Mohon maklum dan terima kasih," kata Yusri mengutip jawaban Ifki Sukarya, Senin (28/9/2020)

Menerima jawaban Ifki itu, Yusri Usman mengatakan bahwa ia kemudian mengatakan kepada Ifki bahwa soal mekanisme sanggah itu sudah diatur dalam Kepres dan Pepres, dan bukan ranahnya dia mempertanyakan itu.

"Saya tidak ada urusannya dengan soal sanggah dan menyanggah, karena saya bukan mewakili salah satu peserta tender, saya lebih mewakili kepentingan publik, kalau Pertamina bisa efisien, maka produk kilangnya bisa murah BPP ( biaya pokok produksi) ungkap Yusri mengatakan jawabannya kepada Ifki.

Dikatakan Yusri lagi, ia mengutarakan kepada Ifki bahwa ia lebih fokus soal pertanyaannya yang telah ia kirimkan kepada Ifki pada 23 September 2020 dan pertanyaan tambahan 26 September 2020, yang menurutnya butuh konfirmasi, supaya publik menerima informasi yang tidak menyesatkan.

"Maka sudah merupakan tugas Sekretaris Perusahaan bisa menjelaskannya, sesuai SOP korporasi yang semua informasi disalurkan lewat satu pintu, itu permintaan SVP PT KPI Suwahyanto" ungkap Yusri menirukan jawabannya kepada Ifki.

Lebih lanjut Yusri mengatakan kepada Ifki bahwa ia hanya menjalankan perintah Undang Undang, yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 43 tahun 2018 yang merupakan penyempurnaan PP Nomor 71 tahun 2000 tentang Tata Cara Peran Serta Masyarakat Dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Jawaban Yusri itu kemudian dijawab Ifki Sukarya dengan menanyakan apakah CERI pernah berkirim surat.

"Pandemi Covid 19, secara WA sudah saya kirim dan sudah dibaca secara resmi oleh semua Direksi PT KPI, dan Sabtu sudah dijawab oleh SVP Suwahyanto akan dijelaskan melalui Sekper. Jadi kita harusnya sudah bicara pada tataran substansi, bukan prosedur harus kirim surat dulu, karena kondisi Covid 19 sudah berubah semuanya pola komunikasi disarankan secara daring. Tujuannya memutus rantai penyebaran," jawab Yusri kepada Ifki Sikarya.

Setelah itu, kata Yusri, Ifki Sukarya mengatakan ia akan mencoba mengggali info dulu seraya mengucapkan terimakasih atas info tersebut.

Page: 1 2

Berita Terbaru

Ketua MPR Minta KPK Usut Anggaran Pemda Mengendap di Deposito

URBANNEWS.ID - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Selasa (27/10/202), menyatakan Menteri Dalam Negeri dapat meminta bantuan KPK untuk mengusut adanya…

28 Oktober 2020 | 08:49 WIB

CBA Serukan KPK Turun Tangan Usut Pelanggaran Kode Etik yang Bisa Berujung Tipikor di Proyek Pipa Blok Rokan

URBANNEWS.ID - Koordinator Center For Budget Analysis (CBA), Jajang Nurjaman menyatakan masalah seleksi pemilihan mitra investasi proyek Pipa Blok Rokan…

25 Oktober 2020 | 18:32 WIB

Terimakasih HCML, Sudah Peduli pada Nelayan Desa Pulau Mandangin

URBANNEWS.ID - Husky CNOOC Madura Limited (HCML) – SKK Migas telah menyerahkan bantuan jaring kepada para nelayan purse sein di…

25 Oktober 2020 | 12:01 WIB

Sentil Optimalisasi Batu Bara Lamban, CERI: Jokowi Terkesan Mengeluh pada Presiden

URBANNEWS.ID - Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman mengungkapkan tidak heran atas kondisi lambatnya pengembangan optimalisasi batu bara seperti yang dikeluhkan…

24 Oktober 2020 | 11:13 WIB

CBA Ungkap Kejanggalan Tender Pengadaan Mobil di Sekjen Kementerian Desa

URBANNEWS.ID - Di tengah-tengah Pandemi Covid-19, Center for Budget Analysis (CBA) menemukan dugaan tindak pidana korupsi di tubuh Kementerian Desa…

24 Oktober 2020 | 10:43 WIB

CERI Layangkan Surat Terbuka soal Beda Keterangan Petinggi PGN dan Pertagas tentang Proyek Pipa Blok Rokan Rp 4,3 Triliun

Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman melayangkan surat terbuka menyusul munculnya surat Corporate Secretary PT PGN Tbk Nomor: 030400S/HN.01.00/COS/2020 tertanggal 21…

22 Oktober 2020 | 16:47 WIB