Categories: City Government

CERI Akan Menggugat Tim Tender Pertamina Kilang Olefin TPPI Tuban Rp 50 Triliun

Share

URBANNEWS.ID - Lembaga Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) telah melayangkan beberapa surat konfirmasi terkait soal transparansi, independensi dan fairness serta akuntabilitas tim tender terhadap proses tender FEED dan EPC Kilang Olefin TPPI kepada PT Kilang Pertamina International dan kepada Tim Jamintel, Bareskrim serta BPKP sejak 23 September 2020 hingga 30 September 2020.

"Ternyata sampai saat ini kami tidak mendapatkan jawaban memuaskan dari sekretaris perusahaan PT KPI, VP Corcom Pertamina maupun pihak terkait lainnya," ungkap Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman kepada urbannews.id, Rabu (7/10/2020).

Yusri mengatakan, konfirmasi tersebut lebih khusus soal teknis pendampingan oleh unsur penegak hukum dalam proses tender tersebut seperti yang pernah dikatakan oleh VP Corcom Pertamina ke berbagai media.

"Karena publik membutuhkan informasi yang benar dan terpercaya, bukan asal klaim seperti yang dirilis oleh VP Corporate communication (Corcom) Pertamina selama ini, yang terkesan menyesatkan publik," ungkap Yusri.

Menurut Yuari, berdasarkan informasi yang ia peroleh, ternyata teknis pedampingan masih sebatas  memberikan rambu-rambu saja untuk dipedomani oleh tim tender, bukan keterlibatan langsung mengawasi tahap demi tahap untuk memverifikasi dokumen administrasi empat konsorsium.

"Sehingga apabila terjadi penyimpangan dari rambu-rambu yang diberikan oleh tim pendampingan, maka tanggungjawab hukumnya melekat bagi tim tender atau pihak-pihak yang mengintervensi tim tender," jelas Yusri.

Dibeberkan Yusri, ada pun tender tersebut sebelumnya diikuti oleh empat konsorsium internasional, yang tediri dari;

  1. Konsorsium Daelim Industrial–Wijaya Karya–McDermott Indonesia (“Konsorsium Daelim”), 
  2. JO Hyundai Engineering Co., Ltd. – Saipem SpA – Rekayasa Industri – PT. Enviromate Technology International (“JO Hyundai Engineering Co., Ltd.”), 
  3. Konsorsium GS E&C – Adhi Karya – Technimont SpA (“Konsorsium GS E&C”), 
  4. Konsorsium Technip – Tripatra – Samsung Engineering (“Konsorsium Technip”).

"Apabila tim tender Pertamina tetap meneruskan proses penunjukan konsorsium terpilih dari dua konsorsium yang telah diloloskan oleh tim tender dari empat peserta konsorsium yang ikut tender pembangunan komplek kilang olifin bernilai sekitar Rp 50 triliun, maka CERI akan melakukan dua upaya hukum lanjutan, yaitu pertama akan melaporkan dugaan tindak pidana korupsi kepada semua penegak hukum terkait, dan kedua akan melakukan gugatan perbuatan melawan hukum oleh pejabat Pertamina yang diduga kuat telah menguntungkan konsorsium tertentu ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," tegas Yusri.

Yusri mengatakan, sikap CERI itu  sehubungan dengan dugaan telah terjadi penyimpangan proses tender kilang olefin berdasarkan Permen BUMN nomor 09/BUMN/2012 tentang Penerapan Tata Kelola Yang Baik pada BUMN dan Permen BUMN nomor 08 tahun 2019 tentang Tata Cara Pengadaan Barang dan Jasa Di Lingkungan BUMN.

Sementara itu, terkait temuan CERI, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fajriyah Usman ketika dikonfirmasi urbannews.id mengatakan, dalam rangka ketahanan dan kedaulatan energi nasional Pertamina senantiasa melakukan optimalisasi dan efisiensi diseluruh proses bisnis, termasuk pengelolaan kilang eksisting, untuk mendapatkan produk yang berkualitas dengan harga yang terjangkau dan kompetitif. 

Dikatakan Fajriyah, proyek RDMP dan GRR adalah salah satu hal yang diupayakan dengan konsisten oleh Pertamina untuk meningkatkan fleksibilitas, kualitas dan kuantitas kilang minyak. Hal ini juga dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada import BBM yang selama ini telah menguras devisa negara dan dalam jangka panjang akan membahayakan ketahanan energi nasional. 

Dijelaskan Fajriyah, membangun kilang tentunya harus dijalankan dengan cermat, itu sebabnya diantaranya masuk dalam proyek strategis nasional. Upaya mengundang dan penjajakan mitra strategis juga dijalankan sejak beberapa tahun terakhir dengan investor nasional maupun internasional. Sudah ada yang berhasil, seperti Rosneft di Kilang Tuban, CPC di Kilang Balongan. Beberapa lainnya belum bermitra karena berbagai pertimbangan matang dari kedua belah pihak. 

Dikatakan Fajriyah lagi, saat ini Pertamina juga telah membentuk Satuan Tugas khusus dalam rangka mengakselerasi proyek strategis Pertamina dari hulu, kilang maupun hilir migas, khususnya dalam proses tender, negosiasi dan penjajakan kerjasama dengan mitra nasional maupun internasional yang kompeten dan kredibel. Prosesnya pun akan lebih terbuka, karena melibatkan pengawasan ketat Dewan Komisaris dan Direksi.

Sebagai BUMN, kata Fajriyah, Pertamina menjalankan bisnisnya dengan menerapkan GCG sehingga seluruh strategi dan langkah ditempuh dilakukan secara prudent dan dapat dipertangungjawabkan. Dari sisi keuangan Pertamina secara resmi diaudit secara berlapis mulai dari akuntan internal, akuntan publik hingga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sehingga bila ada indikasi penyalahgunaan akan diproses sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Disamping itu juga terdapat pendampingan dari berbagai aparat hukum seperti Bareskrim, Jamintel maupun KPK.

Semantara itu, jajaran PT Kilang Pertamina Internasional, hingga berita ini dilaporkan belum memberikan keterangan resmi terkait adanya temuan CERI.(hen)

Berita Terbaru

Ketua MPR Minta KPK Usut Anggaran Pemda Mengendap di Deposito

URBANNEWS.ID - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Selasa (27/10/202), menyatakan Menteri Dalam Negeri dapat meminta bantuan KPK untuk mengusut adanya…

28 Oktober 2020 | 08:49 WIB

CBA Serukan KPK Turun Tangan Usut Pelanggaran Kode Etik yang Bisa Berujung Tipikor di Proyek Pipa Blok Rokan

URBANNEWS.ID - Koordinator Center For Budget Analysis (CBA), Jajang Nurjaman menyatakan masalah seleksi pemilihan mitra investasi proyek Pipa Blok Rokan…

25 Oktober 2020 | 18:32 WIB

Terimakasih HCML, Sudah Peduli pada Nelayan Desa Pulau Mandangin

URBANNEWS.ID - Husky CNOOC Madura Limited (HCML) – SKK Migas telah menyerahkan bantuan jaring kepada para nelayan purse sein di…

25 Oktober 2020 | 12:01 WIB

Sentil Optimalisasi Batu Bara Lamban, CERI: Jokowi Terkesan Mengeluh pada Presiden

URBANNEWS.ID - Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman mengungkapkan tidak heran atas kondisi lambatnya pengembangan optimalisasi batu bara seperti yang dikeluhkan…

24 Oktober 2020 | 11:13 WIB

CBA Ungkap Kejanggalan Tender Pengadaan Mobil di Sekjen Kementerian Desa

URBANNEWS.ID - Di tengah-tengah Pandemi Covid-19, Center for Budget Analysis (CBA) menemukan dugaan tindak pidana korupsi di tubuh Kementerian Desa…

24 Oktober 2020 | 10:43 WIB

CERI Layangkan Surat Terbuka soal Beda Keterangan Petinggi PGN dan Pertagas tentang Proyek Pipa Blok Rokan Rp 4,3 Triliun

Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman melayangkan surat terbuka menyusul munculnya surat Corporate Secretary PT PGN Tbk Nomor: 030400S/HN.01.00/COS/2020 tertanggal 21…

22 Oktober 2020 | 16:47 WIB