Arsip Kategori: Padang

AirAsia Buka Lima Rute Penerbangan Domestik Baru Mulai Desember Ini

URBANNEWS.ID – Maskapai penerbangan AirAsia mengumumkan pembukaan lima rute penerbangan domestik baru. Kelima rute itu mulai beroperasi pada Desember 2020 mendatang.

Pembukaan rute ini guna mengakomodir permintaan pasar Indonesia yang mulai pulih di tengah pandemi Virus Corona saat ini.

Lima rute domestik terbaru AirAsia

  1. Jakarta-Padang: 10 kali penerbangan dalam seminggu
  2. Rute Jakarta-Pekanbaru: 10 kali seminggu
  3. Rute Jakarta-Palembang: 11 kali seminggu
  4. Rute Jakarta-Pontianak: 14 kali seminggu
  5. Rute Bandung-Bali: 3 kali seminggu

Direktur Utama AirAsia Indonesia, Veranita Yosephine Sinaga, mengapresiasi pemerintah dan para stakeholder yang telah mendukung pembukaan lima rute baru ini. Pembukaan lima rute baru ini merupakan jawaban atas masukan-masukan positif dari masyarakat yang menginginkan layanan kami hadir di daerahnya.

“Di kelima rute baru ini, kami berkomitmen untuk menghadirkan penawaran hemat dan melakukan promosi-promosi menarik, yang tidak lain bertujuan untuk mendukung pengembangan pariwisata tanah air dan juga pemulihan ekonomi nasional, sembari terus mempromosikan penerapan protokol kesehatan yang ketat untuk perjalanan udara,” ujar Veranita dikutip dari keterangannya, Jumat (13/11/2020).

Harga spesial mulai Rp 282 ribu

Dia mengatakan, pada rute baru ini AirAsia menawarkan harga spesial mulai Rp 282.000 untuk Jakarta-Palembang, Rp 428.000 untuk Jakarta-Pontianak, Rp 471.000 untuk Jakarta-Pekanbaru, Rp 489.000 untuk Jakarta-Padang, dan Rp745.000 untuk Bandung-Bali. Penawaran ini sudah termasuk bagasi gratis 15 kg per penumpang.

“Tiket sudah tersedia untuk dipesan melalui situs dan aplikasi airasia.com serta agen-agen perjalanan terkemuka di berbagai kota,” tambahnya.

Lebih lanjut menurutnya, rute baru ini juga bisa diakses dalam AirAsia Unlimited Pass yang sedang berlangsung saat ini. Para pemegang layanan itu bisa terbang sepuasnya ke lima rute baru itu.

“Kami sangat menantikan untuk dapat memperkenalkan standar keselamatan penerbangan kami dan mulai melayani pelanggan-pelanggan baru di lima rute ini,” tambah Vera.(hen/rls)

Bagikan

IPW Minta Kepolisian Jangan Mau Diintervensi dalam Kasus Penganiayaan Anggota Moge

URBANNEWS.ID – Para pensiunan dan mantan pejabat tinggi jangan mengintervensi Polres Bukittinggi maupun Polda Sumbar dalam menangani kasus penganiayaan yang dilakukan sejumlah Pengandara Motor Gede (moge) terhadap dua anggota TNI di daerah itu.

Demikian diungkapkan Ketua Presidium Ind Police Watch, Neta S Pane kepda urbannews.id, Senin (2/11/2020).

“Selain itu, Ind Police Watch (IPW) juga berharap, jajaran Polres Bukittinggi dan Polda Sumbar jangan mau diintervensi oleh siapapun, termasuk oleh para pensiunan yang sok kuasa,” ungkap Neta.

Menurut Neta, jajaran kepolisian di Sumbar harus promoter dalam menangani kasus penganiayaan terhadap dua anggota TNI itu. 

“Para tersangka harus tetap ditahan dan jangan sampai penahanannya ditangguhkan hingga BAP-nya dilimpahkan ke kejaksaan,” kata Neta.

Menurut Neta, penangguhan penahanan terhadap pengendara moge yang menganiaya kedua anggota TNI itu hanya akan menimbulkan ekses negatif bagi Polres Bukittinggi dan bukan mustahil penangguhan itu akan memunculkan kemarahan kawan-kawan korban.

“IPW juga berharap, kedua korban jangan mau menerima tawaran damai dari para pelaku penganiayaan. Kasus ini harus menjadi pembelajaran bagi para pelaku maupun para pengendara moge lainnya agar tidak arogan, tidak ugal-ugalan, dan tidak ringan tangan main keroyok di jalanan,” ungkap Neta.

Dikatakan Neta, kasus ini perlu dituntaskan hingga di pengadilan agar terang benderang. Jika kasus ini damai di tengah jalan, bukan mustahil orang-orang di jalanan akan dengan gampang menganiaya dan memukuli anggota TNI atau Polri di jalanan. Toh bisa berdamai. Akibatnya, anggota TNI dan Polri sebagai aparatur negara tidak lagi memiliki wibawa di mata masyarakat.

“Jika selama ini anggota TNI Polri yang terlibat melakukan aksi kekerasan terhadap anggota masyarakat ditindak tegas dan diproses hingga ke sidang Propam, seperti kasus di Ciracas, Jakarta, maka sangatlah wajar, jika masyarakat sipil yang menganiaya dan mengeroyok anggota TNI Polri juga ditindak tegas dan kasusnya bisa dituntaskan di pengadilan. Apalagi dalam kasus moge ini, para pelaku bisa dikenakan pasal berlapis, yakni melakukan penganiayaan dan melawan anggota TNI sebagai aparatur negara,” beber Neta.

Menurut Neta, IPW juga berharap para pimpinan TNI Polri tidak melihat kasus penganiayaan kedua anggota TNI ini sebagai kasus sepele, seperti yang dikatakan Letjen (Purn) Djamhari Chaniago. 

“Sebab kasus ini adalah kasus yang sangat serius karena menyangkut wibawa dan kredibilitas TNI sebagai aparatur negara. Jika kasus ini dianggap sepele, maka ke depan hanya gara-gara kasus sepele, orang-orang akan dengan gampang mengeroyok dan memukuli anggota TNI di jalanan,” tutup Neta.(hen)

Bagikan

Berikan Bantuan Kaki Palsu untuk Warga Solok, Darul Siska Motivasi Masyarakat agar Tetap Optimis Jalani Kehidupan

Darul Siska. foto/ist

URBANNEWS.ID – Anggota Komisi IX DPR RI, Darul Siska memberikan bantuan kaki palsu kepada penyandang difabel di Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Kamis (3/9/2020). Bantuan itu antara lain membuat aktifitas seorang penerima, Darmawi, menjadi lancar.

Penyerahan bantuan kaki palsu tersebut diwakili Tenaga Ahli Anggota DPR-RI Joni Arifin, Dharmawan dan Ervendy kepada Darmawi. Penyerahan disaksikan Wali Nagari Talang, Zulfadli dan relawan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Gunung Talang.

Darul Siska berharap kaki palsu tersebut bisa digunakan sebaik-baiknya dan membawa manfaat dalam menjalankan aktifitas sehari-hari.

“Saya berharap kaki palsu ini bisa membantu aktifitas penyandang disabilitas supaya lancar kembali sehingga bisa memenuhi kehidupan keluarganya,” katanya.

Politikus senior Golkar itu juga memberikan motivasi kepada para penyandang difabel agar mereka tetap bersemangat dan optimis dan tidak mudah menyerah dengan kondisi yang dimilikinya.(hen/minangkabaunews.com)

Bagikan

Partai Golkar Usung Mantan Kapolda Sumbar sebagai Calon Gubernur, Idris Laena: Beliau Tau Persis Bagaimana Memajukan Sumatera Barat

URBANNEWS.ID – Ketua Pemenangan Pemilu Sumatera 1 DPP Partai Golkar, Idris Laena menyatakan pada Pilkada Serentak 2020, DPP Partai Golkar mengusung Fakhrizal, mantan Kapolda Sumbar sebagai calon Gubernur Sumatra Barat. Fakhriza berpasangan dengan Genius Sebagai Calon Wakil Gubernur Sumatera Barat.

Hal itu disampaikan Idris Laena usai menterahkan formulir B1-KWK dari DPP Partai Golkar kepada Fakhrizal sebagai Calon Gubernur, Kamis (3/9/2020) di DPP Partai Golkar.

“Proses penetapan Calon Gubernur Sumbar, melalui proses komunikasi politik yang panjang, yang langsung dipimpin oleh Ahmad Doli Kurnia sebagai Waketum Korbid Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar,” ungkap Idris Laena kepada urbannews.id, Jumat (4/9/2020).

Dikatakan Idris Laena, sesuai dengan arahan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, calon kepala daerah dari Partai Golkar harus memperioritaskan kader. “Dan kami bersyukur karena Bapak Fakhrizal telah menyatakan bergabung sebagai Kader dan telah menerima Kartu Anggota Golkar,” ungkap Idris Laena.

Selanjutnya, kata Idris Laena, diharapkan untuk mulai tanggal 4 September 2020 sampai 6 september 2020 untuk segera mendaftar ke KPU.

“InsyaAllah sebagai mantan Kapolda dan orang Sumbar asli, Fakhrizal tau persis apa yang harus dilakukan untuk memajukan Sumbar,” kata Idris Laena.(hen)

Bagikan

Zulfikri Toguan Serukan Bangkitnya Solidaritas Warga Melawan Covid 19

Akademisi DR Zulfikri Toguan (kiri) menyatakan telah berkomunikasi dengan sejumlah partai politik untuk Pilkada Pasaman tahun ini

URBANNEWS.ID – Kemampuan pemerintah dalam menangani Covid 19 tak berdaya karena jumlah penduduk yang begitu besar dan jumlah dana yang harus dikeluarkan juga tidak sedikit.

Demikian diungkapkan Tokoh Masyarakat Pasaman, DR Zulfikri Toguan SH MH kepada urbannews.id, Minggu (26/4/2020).

“Menghadapi situasi seperti ini, sia-sia jika hanya menunggu tindakan pemerintah, apalagi dalam melaksanakan fungsinya pemerintah harus patuh pada aturan jika tidak maka sanksi penjara juga ikut mempengaruhi kelambatan pemerintah dalam menangani Covid 19 ini,” beber Zulfikri.

Menurut Zulfikri, selain perlunya tindakan pemerintah dengan cepat, ada hal yang bisa dilakukan sebagai warga yaitu meningkatkan solidaritas.

“Menurut Durkheim (dalam Lawang, 1994:181), solidaritas sosial merupakan suatu kondisi hubungan antar individu dan atau kelompok yang dengan dasar dari perasaan moral dan kepercayaan yang dianut bersama dan dikuatkan oleh pengalaman emosional bersama,” jelas Zulfikri.

Dalam lingkup masyarakat tradisional, kata Zulfikri, solidaritas masih mudah untuk dilakukan, karena ada keterikatan emosional masyarakat dengan bukti tindakan fisik yaitu gotong royong.

“Warga dapat melakukan pembersihan lingkungan, memberi sedekah, infak dan peralatan yang diperlukan warga seperti mobil untuk mengantar pasien ke rumah sakit, berbagi makanan dan sebagainya,” tutur Zulfikri.

Bagi masyarakat yang moderen, kata Zulfikri, sifat individualismenya sangat menonjol, perlu solidaritas dalam bentuk kesadaran masing-masing individu untuk tetap mengutamakan kebersamaan misalnya dengan disiplin tetap di rumah.

“Selain ini, bagi perusahaan yang mempunyai keuntungan besar selama ini, bentuk solidaritasnya dalam membantu dana seperti Bakrie telah menyumbang Rp 20 Miliar untuk membeli APD para medis yang sangat membutuhkan, begitu juga dengan pejabat negara rela gajinya sebagian dipotong untuk membantu warga,” ungkap Zulfikri.

“Inilah bentuk kekuatan yang efektif untuk melawan Covid 19 ini, jadi bukan hanya menunggu dan tindakan pemerintah, jika pemerintahnya tinggi kemampuan dan pedulinya ya sangat efektif tapi jika tidak, ya solidaritas warga perlu dilakukan secara cepat,” tutup Zulfikri.(hen)

Bagikan

Hati-hati Gunakan Dana Nagari untuk Tanggulangi Wabah Covid 19, Penyalahgunaan Dana Bencana Terancam Pidana Mati

URBANNEWS.ID – Tokoh Masyarakat Pasaman yang juga Pakar Hukum Universitas Islam Riau, DR Zulfikri Toguan, mengingatkan para wali nagari agar lebih berhati-hati menggunakan dana desa, terutama dalam kaitan dengan penanganan Covid 19.

“Bukan menakuti para wali nagari untuk menggunakan dana desa atau nagari. Cuma saya mengingatkan karena ada yang menelepon saya bolehkah dana nagari ini digunakan untuk menanggulangi bencana Covid 19, dan untuk kegiatan apa saja yang boleh terus bagaimana mekanismenya,” ungkap Zulfikri kepada urbannews.id, Minggu (12/4/2020).

“Saya kira pertanyaan ini berlaku buat semua wali nagari dan masyarakat, jadi perlu dijawab biar tidak menjadi keraguan dan perdebatan sesaat saja,” lanjut Zulfikri.

Lebih lanjut Zulfikri menekankan, dana nagari tersebut adalah dana negara, maka KPK berwenang mengontrolnya. Sesuai amanat pasal 2 ayat (2) UU 31 Tahun 1999, mengancam hukuman mati jika menyalah gunakan dana bencana.

“Jika Covid 19 ini dijadikan bencana, maka dananya hati-hati jangan sampai salah guna. Bagaimana agar tidak salah guna? Maka perlu diperhatikan dasar hukum penggunaan dana ini, antara lain Permendes Nomor 11 tahun 2019 tentang peruntukan dana desa atau nagari. Selain itu juga ada Surat Edaran Mendes Nomor 8 Tahun 2020, tentang desa tanggap Covid 19,” beber Zulfikri.

Intinya, kata Zulfikri, nagari yang akan menggunakan dana ini harus membentuk atau menetapkan Tim Relawan tanggap Covid 19 di Nagari.

“Selain itu yang tak kalah penting, anggaran yang dapat digunakan untuk kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Jangan lupa melakukan perubahan APBDesa atau Nagari, dengan musyawara nagari, jika sudah jadi kawasan KLB bisa langsung dirubah,” ungkap Zulfikri.

Doktor hukum lulusan Universitas Indonesia ini juga mengungkapkan, untuk pencairan dana tersebut perlu dokumen Peraturan Gubernur, Peraturan Bupati, Peraturan Nagari, dan Surat Kuasa penggunaan dana dari Bupati.

“Demikian yang bisa kami sampaikan, semoga bermanfaat bagi para wali nagari dan masyarakat untuk mengontrol penggunaannya,” ungkap pakar hukum yang kini mengusung jargon ‘ZT untuk Pasaman Maju dan Mandiri’ itu.(hen)

Bagikan

ZT Bersafari Sholawat di Kampung Belimbing Nagari Panti

Zulfikri Toguan melaksanakan safari shalawat di Kampung Belimbing Nagari Panti Kamis lalu. foto/ist

URBANNEWS.ID – Menyikapi banyaknya cobaan atau musibah bencana alam atas bangsa ini, terutama adanya virus Corona, Zulfikri Toguan dan ayahnya Buya H. Toguan Sal yang juga seorang guru agama, melaksanakan kegiatan safari shalawat, Kamis (19/3/2020).

“Shalawat kepada Nabi Muhammad Saw adalah amalan yg luar biasa, karena hanya amalan ini yang ikut Allah SWT melaksanakannya dan malaikat,” ungkap Zulfikri.

Disamping itu, kata Zukfikri, jika seorang hamba telah bershalawat satu kali, maka Allah SWT akan bershalawat sepuluh kali.

Olleh karena itu, Zulfikri Toguan berusaha mengajak masyarakat mengamalkan shalawat, agar dalam menghadapi cobaan bangsa ini selalu tenang dan dilindungi Allah SWT.

Mengawali kegiatannya di masjid Al Hijrah Kampung Belimbing Nagari Panti, Zulfikri Toguan dan rombongan mendapat sambutan hangat dari jamaah karena kegiatan ini juga diadakan tausyah tentang hikmah sholawat oleh Zulfikri Toguan sendiri yang juga sering melakukan tausyah agama di Pekanbaru.

Ketua masjid Al Hijrah, Ustad Harun menyampaikan kegiatan ini perlu dilanjutkan lagi di masa yang akan datang agar lebih banyak lagi jamaah yang datang karena kegiatan ini bermanfaat sekali.

Kegiatan itu diakhiri dengan pembagian kacamata baca untuk membantu jamaah yang sudah kabur penglihatannya dalam membaca Al Quran.(hen)

Bagikan

Sejumlah Partai Politik Telah Bicara dengan Zulfikri Toguan untuk Pilkada Pasaman

Akademisi DR Zulfikri Toguan (kiri) menyatakan telah berkomunikasi dengan sejumlah partai politik untuk Pilkada Pasaman tahun ini. foto/ist

URBANNEWS.ID – Dosen Universitas Islam Riau (UIR) Zulfikri Toguan mengaku siap untuk maju sebagai calon bupati dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 Kabupaten Pasaman. Beberapa partai politik pun disebut telah melakukan komunikasi dengannya.

“Saya memang orang Pasaman, artinya saya memiliki hak dan semangat untuk berkontribusi kepada Pasaman. Apabila dibutuhkan saya siap berkontribusi untuk Pasaman,” katanya dalam keteranganya di sela-sela makan siang di Aula Sari Rasa Lubuk Sikaping, Selasa (18 /2/2020) lalu.

Zulfikri menyebutkan, tiga partai yang telah menjalin komunikasi dengannya yakni Partai Gerindra, PKS, Hanura dan PDIP. Selain itu, beberapa partai lain juga telah melakukan koordinasi secara internal dengannya.

Menurut Zulfikri, ketika nantinya dipercaya menjadi Bupati pasaman maka prioritas utamanya yakni menularkan praktik baik yang sudah diteliti dan terbukti berhasil di UIR maupun di pendidikan tinggi.

“Misalnya pendirian pabrik pelet, pabrik karet dan pengembangan usaha kecil menengah atas produk-produk inovatif, pariwisata, agrobisnis, hingga budaya dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ulasnya.

Sebab, kata Zulfikri, dengan sumber daya manusia yang baik, maka Pasaman sebagai daerah dapat memaksimalkan potensi yang dimilikinya. Terlebih dengan kekayaan alam baik di sektor pertanian, perikanan yang sangat unggul, sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai sarana pariwisata dan agribisnis.

“Pasaman itu kaya dan dapat makin diperkaya dengan riset serta kualitas sumber daya manusia yang baik. Namun sekali lagi saya belum berani deklarasi (terakit pencalonan bupati) dan masih menjalin komunikasi dengan partai lain karena Gerindra sebagai partai pemenang pileg hanya lima kursi kurang dua kursi lagi. Untuk itu saya tergantung partai politik pendukung nantinya,” kata Zulfikri yang juga sebagai pendiri LBH Pasaman yang dua tahun lalu telah menjadi penasehat hukum seluruh wali nagari se-Pasaman itu.

Dikatakan Zulfikri, mengabdikan diri kepada masyarakat bisa melalui berbagai cara. “Saya memang selama ini banyak di rantau untuk menimba pengalaman, artinya saya memiliki modal itu dan semangat untuk kontribusi kepada Pasaman,” ungkap Zulfikri.

“Bagi saya membangun Pasaman harus dengan semangat pengabdian. Sebagai akademisi di kampus, saya juga berkomitmen seoptimal mungkin agar bermanfaat bagi masyarakat luas,” kata pria anak Buya Toguan yang tinggal di Beringin Rao itu.

Sementara itu, pengurus DPC Gerindra Pasaman Irwan mengatakan Zulfikri adalah kader Gerindra salah satu yang sedang dijajakinya untuk diusung dalam Pilkada 2020.

“Kami terus berkomunikasi dan akan mengerecutkan. Harapan kami dalam waktu dekat sudah ada nama (yang akan diusung),” katanya.

Ketua Pemenangan Pemilu (Bappilu) Gerindra Daerah Pasaman ini mengatakan, keputusan akhir tetap di DPP Partai Gerindra.

“DPP yang akan menetapkan pasangan Cabup dan Cawabup dalam Pilkada 2020. Saat ini tugas DPW adalah menjaring nama-nama calon untuk memenangkan kursi bupati di Pasaman, Sumatera Barat.(hen)

Bagikan

Azis Syamsuddin Serap Pendapat Masyarakat soal RUU KUHP di Padang

URBANNEWS.ID – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI terus melakukan sosialisasi RUU KUHP dan RUU Permasyarakatan. Hal ini untuk mendiskusikan dan meminta pandangan kepada seluruh elemen terhadap 14 pasal yang dianggap krusial beberapa waktu belakangan.

Wakil Ketua Bidang Politik dan Keamanan, Azis Syamsuddin, mengakui pihaknya masih perlu melakukan sosialisasi dan diskusi sebelum melakukan pengesahan RUU KUHP dan RUU Permasyarakatan.

“14 pasal krusial perlu kita diskusikan dari seluruh elemen, baik itu masyarakat, kelompok Badan Eksekutif Mahasiswa dan sebagainya,” ujar Azis usai sosialisasi RUU KUHP dan RUU Permasyarakatan di Polda Sumbar, Jumat (29/11/2019).

Ia mengatakan sampai saat ini pihaknya telah melakukan sosialisasi ke beberapa daerah di Indonesia. Padang menjadi kota kesembilan yang dikunjunginya. Sosialisasi kali ini diikuti unsur Kemenkumham, Polri, TNI hingga perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa di Sumbar.

“Setelah diskusi dan sosialisasi baru bisa dilakukan pengesahan. Sekarang belum ditentukan tanggal pengesahan. Perlu kesiapan pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM kemudian lembaga DPR dan lembaga terkait,” katanya.

Azis mengharapkan setelah sosialisasi di Sumbar, tidak ada lagi pro dan kontra tajam usai RUU disahkan. Pihaknya sendiri akan menggelar sosialisasi ke 34 provinsi.

“Kami harap diskusi ini melahirkan solusi. Kami mengharapkan Pak Kapolda membantu sosialisasi ini dengan diskusi bersama mahasiswa dan kelompok masyarakat di wilayah Sumbar,” jelasnya.

Cukup banyak masukan-masukan datang dari unsur Kepolisian, TNI maupun Badan Eksekutif Mahasiswa terkait RUU KUHP dan RUU Permasyarakatan. Masukkan tersebut akan ditampung dan akan dibahas kembali.

“Nanti dibahas, masukkan dari Polisi kita bahas dengan Kapolri masukan TNI kita bahas dengan Panglima dan Menhan,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolda Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal, memastikan pihaknya akan menindaklanjuti untuk ikut melakukan sosialisasi. Ia akan segera mengadakan diskusi kelompok terarah bersama seluruh unsur elemen masyarakat.

“Kami tindaklanjuti, kami sudah sepakat dengan Pak Wakil Ketua DPR. Sekembalinya beliau kita sepakati adakan FGD (Fokus Group Discussion), masukan apa kita tampung,” katanya.(hen/langgam.id)

Bagikan

Koalisi Limapuluh Kota Maju Usung Irfendi Arbi-Syamsul di Pilkada Limapuluh Kota, H Edwar Idrus: Rekam Jejak Mereka Baik

Ketua Koalisi Limapuluh Kota Maju, Edward Idrus.

URBANNEWS.ID – Koalisi Limapuluh Kota Maju yang merupakan gabungan Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan mengusung pasangan Irfendi Arbi – Syamsul Mikar sebagai calon bupati dan wakil bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 nanti.

Hal itu diungkapkan Ketua Koalisi Limapuluh Kota Maju, H Edward Idrus yang menyebut, pihaknya sudah sepakat untuk memasangkan kedua tokoh Luak Limopuluah tersebut.

“Rekam jejak mereka selama ini cukup baik, Irfendi Arbi selaku incumbent sudah menampakkan hasil selama kepemimpinannya. Sedangkan Syamsul Mikar sudah tiga periode di DPRD Limapuluh Kota, sekarang di periode keempatnya menjabat sebagai wakil ketua DPRD,” katanya, Senin (4/11).

Lebih lanjut, Edward menyebut, ia sudah melakukan kontak dengan Sekretaris Partai Golkar Limapuluh Kota dan Ketua PDIP Limapuluh Kota.

“Selaku ketua koalisi, kesepakatan keduanya (Irfendi Arbi-Syamsul Mikar) sudah saya jajaki dan mereka setuju,” terangnya.

Dia menerangkan, untuk saat ini pihaknya akan mengikuti setiap prosedur yang ada, seperti mendaftar ke Partai Golkar dan PDIP.

“Dalam waktu dekat kami akan datangi kedua partai untuk mendaftar secara resmi dan pada waktunya mengembalikan formulirnya. Nanti dengan formulir itu kita akan mendaftar ke KPU,” tegasnya.

Meski saat ini baru Partai Golkar dan PDIP yang bergabung dengan Koalisi Limapuluh Kota Maju, Edward mengaku masih membuka pintu bagi partai lain untuk ikut menjadi bagian Koalisi Limapuluh Kota Maju.

“Kita tunggu partai lain yang juga berkeinginan memajukan Limapuluh Kota untuk bergabung sebagai pengusung pasangan calon Irfendi Arbi – Syamsul Mikar,” pungkasnya.(klikpositif.com)

Bagikan