Arsip Tag: Telkomsel

Telkomsel Kerahkan Tim TERRA untuk Bantu Pemulihan Bencana NTT

Telkomsel melalui Tim Siaga Bencana TERRA (Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity) berupaya maksimal untuk memulihkan layanan telekomunikasi akibat bencana banjir bandang yang terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pemulihan jaringan dan layanan difokuskan pada beberapa area vital, seperti Kantor Pemerintahan, Kepolisian, Posko Pengungsian, Rumah Sakit, dan Posko BASARNAS.foto/ist

URBANNEWS.ID – Telkomsel terus berupaya maksimal untuk dapat memulihkan layanan telekomunikasi akibat bencana banjir bandang yang terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Salah satunya dengan menurunkan Tim Telkomsel TERRA.

Prioritas utama pemulihan jaringan dan layanan terfokus pada beberapa area vital yang menjadi pusat penanggulangan bencana. Di antaranya kantor pemerintahan, kepolisian, posko pengungsian, rumah sakit dan Posko BASARNAS. Fasilitas tersebut merupakan urat nadi proses evakuasi dan mempercepat operasional distribusi bantuan penanggulangan bencana.

Demikian keterangan tertulis Manager Corporate Communications Telkomsel Area Jawa Bali, Erwin Kusumawan kepada urbannews.id, Sabtu (10/4/2021).

Seiring dengan pemulihan jaringan di wilayah tersebut, guna mempercepat proses evakuasi dan bantuan penanggulangan bencana, komunikasi menjadi sangat penting. Khususnya untuk mengabarkan keluarga, koordinasi tim terkait seperti SAR, BNPB, dan TNI-Polri.

Selain itu juga penting untuk pengkinian informasi terkait wilayah bencana kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Paket khusus bebas telepon

Untuk itu, Telkomsel terus berupaya mendukung kelancaran komunikasi bagi semua pihak. Hal itu mereka upayakan dengan mengoperasikan Mobile Backup Power (MBP) atau genset ke BTS di lokasi terdampak. Terutama lokasi yang membutuhkan pendukung catuan daya listrik. Selain itu juga menghadirkan paket khusus bebas telepon agar proses komunikasi dan evakuasi di wilayah tersebut berjalan dengan lancar.

Paket khusus bisa untuk akses bebas telepon dan SMS ke semua operator. Durasinya selama 50 menit dan 250 SMS untuk pengguna prabayar. Ada juga bebas telepon 100 menit ke sesama pelanggan Telkomsel bagi pengguna pascabayar. Masa aktif selama 7 hari sejak aktivasi.

Paket tersebut dapat aktif melalui UMB 88820#. Atau dengan mengirimkan SMS dengan ketik NTT (untuk pengguna prabayar) atau NTTKH (untuk pengguna pascabayar). Setelah itu mengirimkan ke 8999. Periode aktivasi paket mulai 7 – 13 April 2021, dan berlaku maksimal satu kali aktivasi untuk tiap pelanggan.

Paket khusus bebas telepon dan SMS tersebut dapat dinikmati pelanggan Telkomsel di sejumlah wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur, antara lain Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Malaka, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Flores Timur, dan Kabupaten Lembata.

Mudahkan evakuasi

Agar dapat memudahkan proses evakuasi yang oleh para relawan, Telkomsel mengirimkan tim unit siaga bencana yang bekerjasama dengan BNPB. Tim ini bernama tim TERRA atau Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity.

Tim ini berasal dari wilayah terdekat bencana untuk membantu proses percepatan evakuasi dan mendirikan beberapa posko bantuan seperti di Kantor Walikota Kupang, Kantor BPBD Kupang dan Gereja Bethel Oespa bagi para korban yang terdampak.

Selain mendorong proses percepatan pemulihan jaringan telekomunikasi dan evakuasi para korban, Telkomsel juga menyalurkan bantuan sosial kemanusian sebagai bentuk kepedulian kepada para korban seperti bantuan paket sembako makanan siap saji perlengkapan kebutuhan bayi dan perlengkapan protokol Kesehatan.(hen)

Baca juga:

Telkomsel dan PPNI Hadirkan Layanan Hotline Edukasi Covid-19

Bagikan

Telkomsel dan PPNI Hadirkan Layanan Hotline Edukasi Covid-19

Telkomsel dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) berkolaborasi menghadirkan Layanan Hotline Edukasi dan Konseling COVID-19. Layanan ini dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat dengan menghubungi 081-1974-0-6000 setiap hari Senin sampai Jumat pukul 09:00 – 16:00 WIB.

URBANNEWS.ID – Telkomsel memperkuat dedikasinya dalam melayani negeri melalui kolaborasi bersama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Pada upaya kolaboratif ini, Telkomsel menyediakan solusi CloudX Hub bagi PPNI untuk menghadirkan Layanan Hotline Edukasi dan Konseling COVID-19.

Masyarakat sudah bisa memanfaatkan layanan tersebut untuk mendapatkan informasi komprehensif mengenai pandemi dan vaksinasi COVID-19 mulai 17 Maret 2021.

SVP Enterprise Account Management Telkomsel Dharma Simorangkir mengatakan, Telkomsel menyambut positif kolaborasi dengan PPNI itu.

“Kami berharap, layanan Hotline Edukasi dan Konseling COVID-19 ini dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat. Terutama untuk meningkatkan literasi mengenai pandemi dan vaksinasi COVID-19. Tentunya berbekal informasi yang akurat dari PPNI dan pemanfaatan teknologi digital dari Telkomsel. Dengan begitu, layanan tersebut juga dapat mengakselerasikan program vaksinasi pemerintah,” ungkap Dharma Simorangkir.

Layanan Hotline Edukasi dan Konseling COVID-19 menjadi salah satu bentuk sumbangsih lanjutan dari PPNI bersama Telkomsel. Tujuannya untuk kemajuan dunia kesehatan Indonesia.

Layanan tersebut terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat agar akses terhadap Edukasi dan Konseling COVID-19 bisa semakin mudah bagi setiap orang.

PPNI pun memastikan seluruh petugas yang melayani telah memenuhi standar kualifikasi medis. Sehingga, dapat memberikan pelayanan secara terarah bagi masyarakat di setiap kebutuhannya.

Masyarakat bisa langsung mengakses Layanan Hotline Edukasi Vaksinasi COVID-19 dengan menghubungi 081-1974-0-6000 setiap Senin sampai Jumat pukul 09.00 WIB–16.00 WIB.

Dalam menyelenggarakan layanan tersebut, Telkomsel berperan dengan menyediakan CloudX Hub sebagai infrastruktur pembangun dari Layanan Hotline Edukasi Vaksinasi COVID-19.

Layanan dimana pun dan kapan pun

CloudX Hub menyediakan layanan Hotline berbasis PABX virtual yang. Layanan ini memungkinkan setiap agen pelayanan untuk memberikan pelayanan di mana pun dan kapan pun. Fleksibilitas tersebut pun mendapat dukungan dengan adanya dashboard yang dapat memantau seluruh aktivitas melalui berbagai perangkat dengan mudah.

Selain memberikan tingkat fleksibilitas tinggi, CloudX Hub juga memungkinkan pengguna untuk menjalankan Hotline secara lebih efisien. Pasalnya, pelanggan enterprise tidak perlu mempersiapkan infrastruktur karena seluruh teknologi telah tersedia oleh CloudX Hub.

Dengan begitu, CloudX Hub dapat memberikan lebih banyak peluang bagi pengguna untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kegiatan pelayanan. Khususnya di tengah pandemi seperti saat ini.

“Ke depan, Telkomsel menatap optimis kolaborasi dengan PPNI agar dapat berjalan secara jangka panjang. Sehingga manfaat dari upaya kolaboratif ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat,” ungkap Dharma.

“Sebagai leading digital telco company, Telkomsel pun akan terus bergerak maju memaksimalkan teknologi dan inovasi terdepan milik perusahaan serta memperkuat upaya kolaboratif bersama para pemangku kepentingan untuk menciptakan lebih banyak lagi inisiatif yang mampu membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat dalam menjalani gaya hidup digital yang menyeluruh dan berkelanjutan,” kata Dharma menutup.

Sebagai bagian dari CloudX, layanan komunikasi terintegrasi berbasis cloud, CloudX Hub hadir melalui Telkomsel myBusiness, penyedia solusi bisnis komprehensif untuk segmen perusahaan, pemerintahan, hingga UMKM. Informasi lebih lanjut mengenai CloudX dan berbagai solusi enterprise menarik lainnya dari Telkomsel myBusiness dapat mengakses http://tsel.me/cloudxhub. (hen/rls)

Baca juga:

Telkomsel Teruskan Dukungan untuk Penyaluran Program Bantuan Kuota Data Internet 2021 dari Kemendikbud RI

Bagikan

Pelanggan Telkomsel Kini Bisa Upgrade ke Kartu uSIM 4G Melalui E-commerce

Program Tukar Kartu 4G LTE Telkomsel. foto/ist

URBANNEWS.ID – Telkomsel berkomitmen untuk terus bergerak maju melaksanakan pemerataan akses dan kualitas jaringan 4G/LTE sebagai teknologi broadband terdepan di Indonesia.

Selain diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur yang menyeluruh, komitmen tersebut juga direalisasikan dengan melanjutkan inisiatif yang mendorong pelanggan untuk beralih memaksimalkan keunggulan layanan jaringan 4G/LTE.

Kini, melalui program Tukar Kartu 4G LTE, selain melalui layanan offline dengan memanfaatkan layanan di GraPARI, Telkomsel menambah kemudahan bagi pelanggan dalam menukar atau mengganti (upgrade) kartu SIM non 4G ke uSIM 4G melalui mitra e-commerce, seperti Shopee, Bukalapak, Tokopedia, dan JD.ID.

Vice President Partner Channel Management Telkomsel Heriawan mengatakan, kehadiran program Tukar Kartu ke 4G terbukti telah menjadi salah satu upaya nyata Telkomsel dalam mengakselerasikan masyarakat menikmati akses 4G/LTE Telkomsel yang cepat, stabil, dan dapat diandalkan guna memaksimalkan produktifitas di setiap aspek kehidupannya, terutama di tengah adaptasi kebiasaaan baru di masa penuh tantangan saat ini yang mendorong lebih banyak pemanfaatan akses digital untuk mendukung aktivitas keseharian.

“Hal tersebut sejalan dengan komitmen Telkomsel sebagai leading digital telco company untuk membuka lebih banyak peluang pengembangan kualitas hidup bagi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital tepat guna,” ungkap Heriawan.

Memperkuat program Tukar Kartu ke 4G yang selama ini telah dijalankan, kini Telkomsel menambah kemudahan proses upgrade kartu SIM non 4G ke uSIM 4G melalui layanan e-commerce terkemuka di Indonesia.

Telkomsel memberikan keleluasaan bagi pelanggan untuk memilih e-commerce favoritnya dengan memungkinkan pelanggan untuk upgrade kartu SIM non 4G-nya ke uSIM 4G melalui layanan akun toko virtual resmi Telkomsel yang terdapat di e-commerce seperti Shopee, Bukalapak, Tokopedia, dan JD.ID. Pelanggan pun dapat tetap menggunakan nomor lamanya saat melakukan upgrade ke uSIM 4G melalui e-commerce tersebut.

Selain melalui e-commerce, program Tukar Kartu ke 4G juga tetap memberikan ragam pilihan saluran lainnya bagi pelanggan dalam melakukan upgrade kartu SIM non 4G ke uSIM 4G, baik secara online maupun offline.

Pada channel online, pelanggan bisa mengakses akun resmi Telkomsel di Facebook dan Twitter serta Virtual Assistant Telkomsel untuk mendapatkan pelayanan upgrade ke uSIM 4G. Pelanggan juga bisa langsung mengunjungi GraPARI atau layanan MyGraPARI terdekat untuk melakukan upgrade ke uSIM 4G secara offline.

Sebagai bentuk apresiasi bagi pelanggan setia yang telah melakukan upgrade ke uSIM 4G, dalam program Tukar Kartu ke 4G, Telkomsel juga memberikan tambahan kuota data hingga 30 GB yang berlaku selama 30 hari. Tambahan kuota data tersebut dapat dinikmati pelanggan yang melakukan upgrade di seluruh saluran layanan, baik offline maupun online hingga 31 Desember 2022.

Bagi pelanggan yang ingin melakukan upgrade ke uSIM 4G bisa terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap ketersediaan jaringan 4G di wilayahnya dan dukungan 4G pada perangkat yang digunakan. Pengecekan dapat dilakukan dengan mudah melalui USSD Menu Browser (UMB) di 88847#. Informasi lebih lanjut mengenai program Tukar Kartu ke 4G bisa diakses di telkomsel.com/tukarkartu4g.

“Telkomsel melihat bahwa perubahan perilaku masyarakat kini lebih cepat dalam memaksimalkan adopsi pemanfaatan platform layanan digital dalam memenuhi kebutuhan kesehariannya. Untuk itu, kami juga merasa perlu untuk mendorong kolaborasi yang kuat bersama seluruh pemangku kepentingan yang berada dalam ekosistem digital di Indonesia, seperti dengan bersinergi bersama mitra penyedia perangkat hingga mitra e-commerce. Ke depan, Telkomsel akan terus menjalankan berbagai inisiatif strategis yang membuka lebih banyak kesempatan bagi pelanggan untuk mendapatkan berbagai manfaat 4G yang tidak dapat ditemukan di jaringan generasi sebelumnya guna memperkuat gaya hidup digitalnya melalui jaringan broadband terdepan dan terluas dari Telkomsel,” tutup Heriawan.(hen/rls)

Bagikan

Gelar Tinc Batch 6, Telkomsel Dorong Kolaborasi dalam Pengembangan Potensi Digital Inovator Lokal

URBANNEWS.ID – Program Telkomsel Innovation Center (Tinc) kembali membuka kesempatan bagi seluruh talenta unggul di bidang teknologi digital dari seluruh Indonesia untuk berkolaborasi mengakselerasikan ekosistem negeri dengan menghasilkan solusi berbasis digital yang siap untuk berkomersialisasi dan mendukung ekonomi digital Indonesia melalui program Tinc Batch 6. 

Pada edisi Tinc Batch 6 yang pendaftaran sudah digelar sejak 6 Januari 2021 lalu, Telkomsel akan menyasar kategori solusi digital atau mobileyang lebih luas seperti pada bidang education tech, health tech, fintech, internet of things, leisure economy tech, cybersecurity, artificial intelligence, machine learning, big data analytics, serta augmented & virtual realitysebagai penunjang penguatan ekosistem digital dalam setiap fase kehidupan masyarakat.

Vice President Corporate Strategy Telkomsel Andi Kristianto mengatakan, “Tinc Batch 6 kali ini, kami menargetkan dapat berkolaborasi dengan lebih banyak lagi inovator lokal melalui beragam solusi digital dari berbagai wilayah di Indonesia. Sebagai program corporate acceleratordari Telkomsel, Tinc selama  ini konsisten berperan menjadi sarana inkubasi yang mampu mendampingi para inovator lokal untuk dapat memaksimalkan potensi solusi digital mereka untuk menghadirkan solusi untuk berbagai tantangan di tiap fase kehidupan masyarakat. Hal tersebut pun sejalan dengan semangat Telkomsel dalam memaknai awal tahun 2021 untuk senantiasa menghadirkan akses dan membuka potensi digital para inovator secara optimal serta memberi dampak positif bagi masyarakat luas.”

Pada penyelenggaraan Tinc Batch 6 ini, startupakan mendapatkan benefityang akan mendukung akselerasi solusi digital mereka. Telkomsel akan fokus memberikan unique valuesprogramnya melalui pemberian market access, ekosistem digital Telkomsel, innovation lab,dan beberapa turunan programnya seperti fasilitas co-working space, funding, investor demo day, bootcamp, workshop, danmentorship. 

Diharapkan melalui pemberian Tinc Unique Valuestersebut dapat memperkuat proses pengembangan inovasi yang terdiri dari dua tahap, yaitu inkubasi (prototyping, proof of concept) dan akselerasi (piloting, commercial), dengan pelaksanaan yang berlangsung selama 3 sampai 12 bulan.

Tahap pendaftaran program Tinc Batch 6 terdiri dari 5 kriteria berikut. Pertama, startupharus memiliki solusi unik dibandingkan dengan platformyang ada di pasaran. Kedua, startupharus memiliki minimum viable product(MVP) atau prototype. Ketiga, pendiri startupharus memiliki komitmen dan kompetensi yang kuat sebagai tim (hipster, hacker, danhustler). 

Keempat, inovasi dan solusi digitalnya harus memiliki potensi yang cukup tinggi, sehingga dapat ditingkatkan market scalability dan financial projection-nya. Kelima, memiliki nilai sinergi dengan bisnis digital di Telkomsel. Untuk melakukan pendaftaran Tinc Batch 6 sekaligus mendapatkan informasi lebih lanjut dari program tersebut, dapat mengakses tinc.idserta akun sosial media resmi Tinc di Instagramdan LinkedIn.

Lebih lanjut Andi menambahkan, sejak awal digulirkan, Tinc secara khusus dihadirkan Telkomsel sebagai salah satu bentuk perwujudan transformasi Telkomsel sebagai leading digital telco company, bersama dengan inovasi digital lainnya seperti The NextDev dan Telkomsel Mitra Inovasi (TMI). Ketiga inovasi digital ini ditujukan sebagai platform yang dapat menjadi penyokong ekosistem digital Indonesia. Meski memiliki kesamaan misi dalam membangun ekosistem bagi para pegiat startup, namun ketiga program tersebut memiliki fokus yang berbeda dalam memberikan kontribusi pada berbagai tahap perkembangan startup

The Nextdev berfokus sebagai talent scouting dan social impact, Tinc sebagai wadah untuk berakselerasi dan berkomersialisasi bersama Telkomsel dimana Tinc memfokuskan pencariannya terhadap startup pre-series yang dapat bersinergi dengan digital business milik Telkomsel, dan TMI berfokus pada strategic investment.

“Pandemi COVID-19 yang melanda dunia saat ini, termasuk Indonesia, telah banyak mengubah perilaku masyarakat dalam menggunakan platform digital. Oleh karena itu, inovasi menjadi sangat penting bagi kami agar solusi bisnis digital yang dihadirkan Telkomsel selalu relevan dan customer-centric. Maka dari itu, melalui penyelenggaraan Tinc yang didukung penuh oleh Telkomsel, kami akan terus mendorong dan membukakan akses potensi digital bagi para inovator untuk dapat menghasilkan inovasi dan solusi bisnis digital yang relevan dan dapat mendampingi di setiap fase kehidupan masyarakat di seluruh Indonesia,” tutup Andi.(hen/rls)

Bagikan

Telkomsel Dukung Program Bantuan Kuota Data Internet Kemendikbud, Begini Cara Akses sebagai Penerima

Dukungan Telkomsel untuk Program Bantuan Kuota Kemendikbud. foto/ist

URBANNEWS.ID – Telkomsel terus bergerak maju menunjukan konsistensi dalam mendampingi masyarakat di berbagi fase kehidupan, terutama untuk menghadirkan kemudahan aktivitas digital yang mendukung upaya adaptasi terhadap kebiasaan baru.

Komitmen tersebut kini diwujudkan dengan mendukung implementasi kebijakan pemerintah Republik Indonesia (RI) di sektor pendidikan melalui program Bantuan Kuota Data Internet yang digelar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI untuk pelajar, mahasiswa, guru, dan dosen, yang penyalurannya telah dilaksanakan mulai 22 September 2020.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengatakan, Telkomsel selalu berinisiatif mengambil peran terdepan untuk memastikan kenyamanan masyarakat menjalankan aktivitas di masa pandemi COVID-19 yang penuh tantangan ini.

“Sebagai bentuk dukungan bagi sektor pendidikan yang sudah menjalankan kebijakan pembelajaran jarak jauh, Telkomsel sejak awal masa darurat pendemi ini telah menghadirkan ragam program kolaboratif bersama sejumlah platform pendidikan e-learning serta ratusan institusi pendidikan formal di Indonesia dalam menyediakan produk dan layanan yang sesuai kebutuhan masyarakat, serta memastikan kesiapan kualitas dan kapasitas jaringan broadband berteknologi terdepan sebagai penunjang kegiatan pembelajaran jarak jauh,” lanjut Setyanto.

Sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan, Telkomsel juga telah memastikan dukungan dalam kelancaran penyaluran program Bantuan Kuota Data Internet dari Kemendikbud RI.

Hal tersebut diwujudkan dengan penandatanganan kesepakatan penyaluran bantuan program tersebut bersama seluruh perwakilan perusahaan telekomunikasi bergerak seluler yang tergabung dalam Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) dan Kemendikbud RI pada 21 September 2020 lalu.

Penyaluran bantuan kuota data internet Tahap 1 telah dilaksanakan secara berkala oleh Telkomsel pada 22-24 September 2020, dengan tujuan penerima manfaat sudah sesuai data yang telah terdaftar dan terverifikasi di sistem Kemendikbud RI.

Adapun proses keseluruhan penyaluran bantuan kuota data internet tersebut dibagi ke beberapa tahap setiap bulannya, sesuai Peraturan Sekretaris Jendral Nomor 14 Tahun 2020 mengenai Petunjuk Teknis Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2020 yang ditetapkan oleh Kemendikbud RI.

Bantuan kuota data internet yang telah ditetapkan oleh Kemendikbud RI dibagi atas Kuota Umum dan Kuota Belajar. Kuota Umum merupakan kuota data yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi. Sedangkan Kuota Belajar adalah kuota data yang hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran yang terdaftar dalam tautan http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/.

Telkomsel mengajak masyarakat yang telah terverifikasi dan ternotifikasi secara resmi sebagai penerima manfaat untuk segera memanfaatkan fasilitas bantuan kuota data internet yang diterima guna menunjang kelancaran dan kenyamaan dalam menjalankan kegiatan pembelajaran jarak jauh.

Bagi masyarakat yang belum terdaftar atau ingin memastikan proses verifikasi pendaftaran data dalam program ini, dapat segera menghubungi perwakilan sekolah atau kampus yang telah ditunjuk dan memiliki kewenangan mendaftarkan peserta didik dan pendidik melalui aplikasi DAPODIK Kemendikbud RI.

Setyanto menjelaskan lebih lanjut bahwa pengadaan kuota data internet dari seluruh penyedia layanan telekomunikasi bergerak seluler menggunakan tarif yang diatur melalui kebijakan yang telah ditetapkan oleh Kemendikbud RI.

Telkomsel akan terus memperkuat upaya kolaboratif dengan berkoordinasi bersama Kemendikbud RI secara intensif guna memastikan kelancaran penyaluran bantuan kuota data internet di tiap tahap.

Sejak diberlakukannya status darurat pandemi COVID-19, Telkomsel melalui gerakan program #DiRumahTerusMaju telah meluncurkan beragam produk dan layanan penunjang aktivitas digital di sektor pendidikan, antara lain paket data Ilmupedia dan Conference.

Untuk memberi nilai tambah pada pelaksanaan program bantuan kuota data dari Kemendikbud RI ini, Telkomsel juga telah menghadirkan paket Kuota Belajar 10GB senilai Rp10 yang menggabungkan keunggulan dari paket Ilmupedia dan paket Conference untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses sejumlah aplikasi e-learning, ratusan situs sekolah atau kampus yang terdaftar, serta sejumlah layanan konferensi video seperti Zoom, Google Meet, Cisco Webex, UMeetMe, Microsoft Teams, dan CloudX.

Setyanto menambahkan, dalam memastikan ketersediaan produk dan layanan terdepan bagi masyarakat selama menjalankan kegiatan pembelajaran jarak jauh, Telkomsel juga menggelar program pendukung “Merdeka Belajar Jarak Jauh” (MBJJ), yang menghadirkan kartu perdana MBJJ bertanda khusus bagi masyarakat yang belum atau ingin menggunakan layanan Telkomsel.

Dalam kartu perdana MBJJ terdapat keunggulan paket Kuota Belajar 10GB serta paket kuota data renewal 11GB senilai Rp5.000 yang dapat diaktifkan berulang selama masa periode promo. Kartu perdana MBJJ ini dapat dibeli di outlet reseller terdekat atau dengan mendaftarkan sekolah/kampus di tsel.me/perdanabelajar.

Untuk memastikan ketersediaan akses jaringan broadband yang nyaman dan merata, hingga kuartal tiga tahun ini, Telkomsel telah mengoperasikan tambahan 23.000 unit BTS 4G LTE dari 25.000 unit BTS 4G LTE baru yang telah ditargetkan hingga akhir tahun.

Penambahan BTS 4G LTE baru tersebut akan memperkuat lebih dari 228.000 unit BTS Telkomsel yang kini telah melayani sekira 95% populasi masyarakat dan menjangkau hingga pelosok negeri.

Telkomsel juga memprioritaskan penambahan BTS 4G LTE tersebut untuk dapat melayani cakupan area residensial dan permukiman padat. Bersama BAKTI Kominfo RI, Telkomsel juga telah merampungkan konektivitas 4G LTE di 1.083 BTS USO untuk melayani kebutuhan akses broadband di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) hingga kawasan perbatasan di seluruh Indonesia.

“Telkomsel berkomitmen untutk melanjutkan upaya kolaboratif dengan menggandeng sejumlah pemangku kepentingan lainnya seperti Kementerian Agama RI dan pemerintah daerah, yang salah satunya dengan mendistribusikan kartu perdana MBJJ melalui Dinas Pendidikan terkait kepada peserta didik dan pendidik di wilayah setempat. Kami selalu yakin dan terus berharap, bersama seluruh elemen masyarakat kita dapat menjaga semangat gotong royong dalam menjalani masa yang penuh tantangan ini, serta terus mendorong pemanfaatan teknologi sebagai solusi dalam percepatan adaptasi kebiasaan baru,” pungkas Setyanto.

Informasi lebih lanjut mengenai program Merdeka Belajar Jarak Jauh Telkomsel dapat diakses melalui tautan tsel.me/kuotabelajar.(hen/rls)

Bagikan

Lanjutkan Kolaborasi dengan Kemenag, Telkomsel Bagikan Paket Data 10 GB untuk Siswa Madrasah

Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh Telkomsel-Kemenag. foto/ist

URBANNEWS.ID – Telkomsel terus meningkatkan kontribusi nyata dalam mendorong kemajuan pendidikan di Indonesia, termasuk membantu masyarakat menjalani kegiatan pembelajaran jarak jauh di tengah situasi penuh tantangan saat ini.

Dampak positif yang diharapkan Telkomsel kini diwujudkan dengan mendukung program Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh dari Kementerian Agama. Sebagai bagian dari dukungan tersebut, Telkomsel menjalin kolaborasi lanjutan bersama Kementerian Agama Republik Indonesia melalui penandatanganan nota kesepahaman yang laksanakan bersama pada 21 September 2020.

Direktur Sales Telkomsel Ririn Widaryani mengatakan, “Telkomsel merasa senang dapat kembali menjalin kolaborasi bersama Kementerian Agama sehingga bisa terus bergerak maju bersama mendampingi institusi pendidikan tingkat madrasah di seluruh Indonesia dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran jarak jauh secara efektif dan efisien. Kolaborasi ini pun sejalan dengan komitmen Telkomsel sebagai leading digital telco company untuk membangun ekosistem digital yang menyeluruh dan berkelanjutan di Indonesia, mengingat kegiatan belajar mengajar jarak jauh butuh implementasi teknologi digital yang komprehensif.”

Direktur Kurikulum Sarana Prasarana Kesiswaan dan Kelembagaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama Ahmad Umar mengatakan, “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Telkomsel untuk memberikan bantuan kartu perdana dan kuota internet sebesar 10GB kepada siswa madrasah yang membutuhkan. Melalui jaringan Telkomsel yang unggul kami harap dapat memudahkan siswa dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh.”

Program Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh dirancang untuk menunjang para pemangku kepentingan di lingkungan madrasah dan keluarga besar Kementerian Agama Republik Indonesia dalam menjalankan kegiatan pembelajaran jarak jauh.

Inisiatif tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi para peserta didik dan pendidik Kementerian Agama Republik Indonesia dalam menjalani cara baru pada kegiatan belajar mengajar di tengah situasi pandemi seperti sekarang. Program Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh sendiri dimulai dari 21 September sampai 31 Desember 2020.

Telkomsel berinisiatif memberikan dukungan nyata terhadap program tersebut dengan menyediakan kartu perdana yang sudah disertai kuota data 10GB dari Paket MBJJ (Merdeka Belajar Jarak Jauh) senilai Rp10, dan dilengkapi paket renewal dengan kuota 11GB senilai Rp5000. Telkomsel akan melakukan distribusi kartu perdana khusus tersebut kepada institusi madrasah yang telah mendaftarkan diri di sistem pendataan online Kementerian Agama.

Di samping itu, Telkomsel juga akan mengadakan webinar bertema “Merdeka Belajar Jarak Jauh Pendidikan Madrasah melalui Teknologi Digital dengan Jaringan Terluas” pada akhir September 2020, yang dapat diikuti secara umum untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dari kolaborasi lanjutan antara Telkomsel dan Kementerian Agama ini.

Sebelumnya, Telkomsel juga telah menjalin kolaborasi bersama Kementerian Agama dengan menghadirkan program Penyediaan Kuota Terjangkau yang tersedia bagi lebih dari 80.000 madrasah di seluruh Indonesia.

Dalam mendukung kegiatan pembelajaran jarak jauh di masa pandemi saat ini, Telkomsel sejak awal sudah berinisiatif menghadirkan ragam produk dan layanan yang dapat mendukung aktivitas digital pada sektor Pendidikan dengan layanan terlengkap mulai dari aplikasi pembelajaran jarak jauh CloudX, aplikasi pendidikan Ilmupedia, dan skul.id.

Selain itu, Telkomsel juga terus memastikan kenyamanan dan kemudahan masyarakat melakukan aktivitas digitalnya dengan terus memperkuat dan menambahkan akses jaringan telekomunikasi broadband yang merata hingga seluruh pelosok negeri.

“Semoga dukungan Telkomsel terhadap program Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh mampu memberikan perubahan nyata bagi seluruh elemen di berbagai tingkatan Madrasah di Indonesia. Ke depan, Telkomsel akan terus bergerak maju menghadirkan solusi yang customer-centric bagi institusi pendidikan di Indonesia beserta para pemangku kepentingan di dalamnya, khususnya dalam menjalani pembelajaran jarak jauh dengan baik. Telkomsel akan melanjutkan upaya kolaboratif ini dengan menggandeng lebih banyak pemangku kepentingan lainnya agar manfaat pembelajaran jarak jauh dapat dirasakan secara maksimal oleh seluruh lapisan masyarakat,” tutup Ririn.(hen/rls)

Bagikan