Setelah Jumpai Gubernur, Tim Inisiator Pemekaran Daerah di Riau Agendakan Pertemuan dengan Ketua DPD dan Ketua Komisi II DPR

oleh
8A3E7541 5E2E 4D6D 89D6 6D1E3B89D20C

PEKANBARU – Tim inisiator pemekaran kabupaten dan kota di Provinsi Riau menjadwalkan pertemuan dengan Ketua DPD RI AA Lanyalla Mahmud Mattalitti dan Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung di Jakarta.

“Pertemuan dengan Anggota DPD RI asal Riau kita geser ke Jakarta untuk langsung bertemu dengan Ketua DPD RI Lanyalla. Kami harapkan anggota DPD RI asal Riau bisa menjembati rencana pertemuan ini,” kata Ketua Tim Pemekaran Syamsul Rakan Chaniago di Pekanbaru, Jumat (27/1/2023).

Dalam pertemuan nanti dengan Ketua DPD dan anggota DPD RI asal Riau di Jakarta, demikian Syamsul Rakan, tim akan membahas pemekaran daerah kabupaten dan kota di Riau yang memang sudah sangat mendesak.

“Dukungan DPD RI dibutuhkan untuk percepatan terealisasinya wacana ini,” kata Syamsul Rakan.

Dia menjelaskan, setidaknya saat ini ada sembilan daerah yang diwacanakan untuk dijadikan kabupaten dan kota baru di Provinsi Riau.

Sembilan rencana daerah administratif baru tersebut meliputi Indragiri Selatan dan Indragiri Utara yang dimekarkan dari Kabupaten Indragiri Hilir.

Kemudian Tapung dan Gunung Sahilan Darusallam dimekarkan dari Kabupaten Kampar, serta Kota Duri dimekarkan dari Kabupaten Bengkalis yang nantinya akan menjadi Kota Syariah.

Kemudian Tambusai Utara dan Rokan Darusallam dimekarkan dari Kabupaten Rokan Hulu, kemudian Kota Bagansiapiapi dengan Bagan Batu dimekarkan dari Kabupaten Rokan Hilir dimana pusat pemerintahan Rohil dipindahkan ke Ujung Tanjung.

Menurut Syamsul Rakan, jika sembilan wilayah kabupaten dan kota baru ini terealisasi, maka pemerataan pembangunan akan tercapai serta kesejahteraan masyarakat akan meningkat.

“Di Jakarta tim nantinya juga menjadwalkan pertemuan dengan Komisi II DPR RI dan Menkopolhukam serta Mendagri terkait wacana pemekaran,” kata Syamsul Rakan.

Namun sebelum berangkat ke Jakarta, demikian Syamsul Rakan, tim terlebih dahulu akan menemui Gubernur Riau Syamsuar untuk membahas langkah-langkah.

“Sebagai orang Riau, kita harus menjalani adab Melayu dengan meminta arahan ke Gubernur Riau terkait wacana pemekaran ini,” kata Syamsul Rakan.

Sebelumnya tim inisator pemekaran telah bertemu dengan sejumlah tokoh masyarakat Riau yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR), Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) serta Komisi I DPRD Riau. (ist)