Fly Over Retak, Tokoh Pekanbaru: Itu Bukan Plester, Tapi Beton Induk Telah Terjadi Pergeseran

oleh
214d3537 0032 47d3 93f2 b479b9e459d0

PEKANBARU – Tokoh Masyarakat Pekanbaru Datuak Malano angkat bicara terkait Fly Over Jalan Sudirman – Harapan Raya yang retak. 

Berbincang dengan urbannews.id, Jumat (8/9/2023) pagi, Malano menyatakan pengakuan SF Hariyanto dan Kepala Dinas PUPRPKPP Riau yang menyatakan fly over retak hanya karena plester, adalah pernyataan yang tidak tepat.

“Jadi tidak tepat itu kalau dikatakan hanya karena plester, itu beton induk yang terjadi pergeseran,” ungkap Malano. 

Sebelumnya Mantan Kepala Dinas PU Riau yang kini menjabat Sekda Riau SF Hariyanto menyatakan tidak perlu Komite Nasional Keselamatan Transportasi terkait jalan layang atau fly over Jalan Sudirman – Imam Munandar Pekanbaru yang retak itu. 

Ia mengatakan hal itu kala kedapatan oleh urbannews.id berada di lokasi jalan layang retak itu, Jumat (8/8/2023) pagi. 

“Ini kan cuma masalah plester, nggak perlu komite,” kata SF Hariyanto.

Sebelumnya diberitakan, Fly over atau jalan layang di pertigaan Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Imam Munandar yant pada Jumat (8/9/2023) diketahui retak, ternyata baru dibangun tahun 2012 lalu oleh Pemerintah Provinsi Riau. 

Penelusuran urbannews.id, kala itu dijabat oleh SF Hariyanto yang saat ini ternyata menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Riau. 

Diketahui, jalan layang atau fly over itu dibangun dengan anggaran Rp 68,9 miliar.

Sebelumnya diberitakan, Fly over atau jalan layang di pertigaan Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Imam Munandar retak. Pantauan di lapangan, Jumat (8/9/2023) retakan menganga di sisi jembatan tersebut. 

Sementara itu, lalu lintas di atas jalan layang dan di bawah jalan layang masih terlihat ramai. Para pengendara tampak tak menyadari keretakan jalan layang tersebut.(*)