PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru dan Pemerintah Provinsi Riau sudah seharusnya meminta maaf kepada masyarakat Kota Pekanbaru lantaran kondisi jalan yang makin rusak parah.
“Sudah seharusnya pemerintah kita ini malu dan minta maaf pada masyarakat karena belum juga bisa memperbaiki jalan yang rusak ini. Kenapa? Sebab masyarakat itu pembayar pajak, maka masyarakat berhak untuk mendapat pelayanan publik berupa jalan yang baik,” ungkap Tokoh Masyarakat Riau M Nasir Day, Minggu (11/2/2024) di Pekanbaru.
Nasir juga mengutarakan, ia menyayangkan sikap pemerintah yang terlalu cuek dan tidak peduli dengan apa yang dirasakan masyarakat.
“Miris sekali hati saya melihat pejabat kita yang terlalu cuek soal jalan rusak ini. Masak membuat papan pemberitahuan bahwa jalan rusak dan akan diperbaiki saja tidak bisa?,” ungkap Nasir.
Soal jalan rusak, Nasir lebih jauh menyoroti kondisi Jalan Juanda Pekanbaru yang makin hancur. “Untuk diketahui, Jalan Juanda itu lebih tua dari Jalan Sudirman, tadinya jalan nasional. Awalnya namanya Jalan Siak. Titik nol Pekanbaru itu bahkan awalnya di RRI, Simpang Jalan Juanda dan Jalan A Yani,” ungkap Nasir.
Nasir lantas mengungkapkan, Gubernur Riau Edy Natar Nasution baru-baru ini pernah mengatakan kepadanya, Pemprov Riau belum bisa melakukan perbaikan Jalan Juanda lantaran meski telah diambil alih oleh Pemprov Riau namun status aset masih tercatat di Pemko Pekanbaru.
Selain itu, kata Nasir, Gubernur Riau juga mengatakan kepadanya, kondisi Jalan Juanda juga merupakan akibat dari proyek IPAL dan semestinya menjadi tanggungjawab kontraktor pelaksana IPAL yakni KSO Adhi Karya dan Jaya Konstruksi.
“Oke lah masalah administrasi negara ini semacam ini kan sebenarnya masyarakat tidak mau tahu ya. Bagi masyarakat yang penting kan jalanan bagus, tidak berlobang. Itu yang paling penting bagi masyarakat,” ungkap Nasir.
Nasir yang telah puluhan tahun berkecimpung di dunia konstruksi pun mengaku tak habis pikir atas pembiaran yang dilakukan pemerintah tersebut.
“Masak iya, Sekda Provinsi itu orang teknik, Sekda Pekanbaru itu orang teknik. Oke lah Kadis PU Pekanbaru Edward Riansyah itu SE, sarjana enginering, bukan orang teknik. Tapi masak tidak bisa memperbaiki sementara untuk bisa dilalui dengan nyaman Jalan Juanda itu,” ungkap Nasir.
Nasir mengatakan, banyak solusi sementara yang bisa dilakukan pemerintah untuk Jalan Juanda. “Solusi nya banyak lah, bisa pakai plat baja agar pengguna jalan tak terganggu. Itu solusi jangka pendek. Tapi yang jadi masalah sekarang saya lihat Pemerintah ini tidak ada kepeduliannya,” kata Nasir.(*)
