JAKARTA – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menyarankan agar rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan ditunda.
Wakil Ketua Umum KSPSI Pimpinan Yorrys Raweyai, Arnod Sihite, menegaskan pihaknya tidak menolak kemungkinan kenaikan iuran. Namun, menurutnya, kebijakan tersebut belum tepat diterapkan dalam waktu dekat.
“Pada prinsipnya kami tidak anti terhadap kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Namun saat ini bukan momentum yang tepat. Kondisi ekonomi pekerja masih tertekan, daya beli belum pulih, dan risiko pemutusan hubungan kerja masih ada,” ujar Arnod di Jakarta, Selasa (28/4/2026).
Arnod yang juga anggota LKS Tripartit Nasional menilai, jika kenaikan iuran dipaksakan dalam situasi ekonomi yang belum stabil, hal itu berpotensi menurunkan konsumsi rumah tangga serta menambah beban sosial di masyarakat.(rm.id)
