BREBES — Sekitar 1.000 petani bawang merah di Brebes, Jawa Tengah, berkumpul dalam kegiatan yang digelar BASF Agricultural Solutions untuk memperingati tiga tahun kehadiran Cimegra® di Indonesia.
Kegiatan bertajuk “Gebyar Cimegra Secepat Kilat” tersebut menjadi ruang bagi petani untuk melihat langsung penggunaan produk pengendalian hama di lapangan, sekaligus bertukar pengalaman mengenai tantangan budidaya bawang merah.
Cimegra diperkenalkan BASF di Indonesia sejak 2023. Produk tersebut digunakan untuk membantu petani mengendalikan sejumlah hama serangga yang menjadi tantangan dalam budidaya bawang merah, antara lain Thrips, Spodoptera, dan Plutella.
Country Head BASF Agricultural Solutions Indonesia, Jerico Gascon, mengatakan pengendalian hama menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas tanaman bawang merah.
“Pengendalian hama yang efektif dan andal tetap menjadi faktor penting bagi keberhasilan budidaya bawang merah,” ujar Jerico dalam keterangan tertulis, Rabu (23/9/2026).
Petani Dapat Melihat Penggunaan Produk
Dalam kegiatan tersebut, petani mendapatkan kesempatan untuk mengamati kinerja Cimegra dalam kondisi lapangan serta memperoleh informasi mengenai teknik aplikasi dan pengendalian hama.
BASF menyebut produk tersebut telah digunakan selama beberapa musim tanam untuk membantu melindungi tanaman dari kerusakan akibat serangan hama.
Salah satu klaim kinerja yang ditawarkan Cimegra adalah konsep “tuntas dalam 3,5 jam”, yakni ulat sasaran disebut berhenti makan dalam waktu 3,5 jam setelah aplikasi.
BASF menyatakan karakteristik tersebut ditujukan untuk membantu meminimalkan kerusakan tanaman akibat aktivitas makan hama.
Dukungan bagi Petani
Jerico mengatakan keberhasilan pengendalian hama tidak hanya bergantung pada produk, tetapi juga pemahaman terhadap kondisi dan tantangan yang dihadapi petani di masing-masing wilayah.
“Keberhasilan petani berawal dari pemahaman terhadap tantangan lokal dan penyediaan solusi yang memberikan nilai nyata di lapangan,” katanya.
Menurut dia, BASF juga berupaya mendukung petani melalui pendampingan teknis, berbagi pengetahuan dan keterlibatan dengan komunitas pertanian.
Bagi petani bawang merah, pengendalian hama menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas tanaman hingga masa panen. Tekanan hama yang tidak terkendali dapat menyebabkan kerusakan tanaman dan berpengaruh terhadap hasil budidaya.
Selain bawang merah, Cimegra juga terdaftar untuk digunakan pada sejumlah komoditas pertanian lainnya, termasuk jagung, tomat, kubis dan kedelai.
BASF menyatakan penggunaan tersebut ditujukan untuk membantu petani mengendalikan berbagai hama serangga utama pada sistem budidaya komoditas tersebut.(*)
