Mahasiswa Kedokteran Hewan UNRI Kini Punya Klinik untuk Belajar dan Layani Masyarakat

oleh
WhatsApp Image 2026 08 09 at 15.14.55
Mahasiswa Kedokteran Hewan UNRI Kini Punya Klinik untuk Belajar dan Layani Masyarakat

PEKANBARU — Mahasiswa Program Studi Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran Universitas Riau (UNRI) mendapat fasilitas baru untuk memperkuat pengalaman praktik setelah Klinik Hewan Pendidikan UNRI memasuki tahap soft opening.

Klinik tersebut diperkenalkan melalui kegiatan Sterilisasi dan Vaksinasi Rabies (Savari) yang digelar Program Studi Kedokteran Hewan UNRI pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-25 Fakultas Kedokteran UNRI itu sekaligus menghadirkan layanan kesehatan hewan bagi masyarakat.

Menurut Universitas Riau, keberadaan klinik dirancang untuk mendukung proses pembelajaran mahasiswa sekaligus menyediakan pelayanan kesehatan hewan bagi masyarakat.

Wakil Rektor Bidang Akademik UNRI, Mexsasai Indra, yang mewakili Rektor UNRI dalam kegiatan tersebut, mengatakan klinik menjadi sarana pendidikan untuk memperkuat pengalaman praktik mahasiswa serta mendukung pelayanan profesional di bidang kedokteran hewan.

Mahasiswa Belajar dari Pelayanan Langsung

Kehadiran Klinik Hewan Pendidikan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menghubungkan pembelajaran akademik dengan praktik pelayanan.

Program Studi Kedokteran Hewan UNRI merupakan bagian dari Fakultas Kedokteran. Dalam informasi akademiknya, Fakultas Kedokteran UNRI menjelaskan bahwa program studi tersebut mempersiapkan mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan untuk merawat, mendiagnosis, dan menangani penyakit pada berbagai jenis hewan dengan pendekatan One Health.

Melalui klinik pendidikan, proses pembelajaran dapat berlangsung dalam lingkungan pelayanan kesehatan hewan. Mahasiswa dapat memperoleh pengalaman yang berkaitan dengan pemeriksaan, perawatan, pencegahan penyakit, hingga komunikasi dengan pemilik hewan.

Universitas Riau menyebut klinik tersebut juga diarahkan untuk mengintegrasikan pendidikan, pelayanan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pemilik Hewan Mendapat Layanan

Masyarakat menjadi kelompok lain yang mendapat manfaat dari keberadaan fasilitas tersebut.

Dalam kegiatan soft opening, Program Studi Kedokteran Hewan UNRI memberikan layanan sterilisasi dan vaksinasi rabies untuk hewan peliharaan masyarakat.

Selain layanan kesehatan, kegiatan tersebut juga disertai edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan, vaksinasi secara berkala, serta sterilisasi sebagai salah satu upaya pengendalian populasi hewan.

Bagi mahasiswa, kegiatan seperti ini memberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat dan pemilik hewan dalam kegiatan pelayanan.

Dimulai dari Program Studi yang Relatif Baru

Klinik Hewan Pendidikan hadir ketika Program Studi Kedokteran Hewan UNRI terus mengembangkan pendidikan di bidang veteriner.

UNRI meresmikan Program Studi Kedokteran Hewan pada 12 Mei 2023. Saat itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau Herman mengatakan keberadaan program studi tersebut diharapkan membantu memenuhi kebutuhan sumber daya manusia, khususnya tenaga medik veteriner di Riau.

Program studi tersebut mengusung pendekatan One Health, yang menghubungkan kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan lingkungan.

Dalam perkembangan berikutnya, Program Studi Kedokteran Hewan UNRI tercatat memperoleh akreditasi Baik dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) pada 2025. Informasi tersebut disampaikan UNRI dalam pemberitaan mengenai capaian akreditasi program studi di lingkungan Fakultas Kedokteran.

Vaksinasi Rabies Berkaitan dengan Kesehatan Manusia

Layanan vaksinasi rabies yang menjadi bagian dari kegiatan pembukaan klinik juga memiliki kaitan dengan kesehatan masyarakat.

Rabies merupakan penyakit zoonosis yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Karena itu, pencegahan penyakit pada hewan menjadi salah satu bagian penting dalam perlindungan kesehatan manusia.

Pendekatan tersebut sejalan dengan konsep One Health yang menjadi salah satu dasar pengembangan Program Studi Kedokteran Hewan UNRI.

Dengan adanya Klinik Hewan Pendidikan, mahasiswa tidak hanya diarahkan menguasai aspek medis pada hewan, tetapi juga memahami hubungan antara kesehatan hewan, manusia, dan lingkungan.

Klinik Dikembangkan untuk Layanan Berkelanjutan

Soft opening Klinik Hewan Pendidikan UNRI menjadi tahap awal pengembangan fasilitas tersebut.

Universitas Riau menyatakan klinik diharapkan menjadi wahana pembelajaran yang mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa sekaligus salah satu pusat pelayanan kesehatan hewan bagi lingkungan kampus dan masyarakat.

Bagi mahasiswa, keberadaan klinik membuka ruang praktik yang lebih dekat dengan kondisi pelayanan sebenarnya. Sementara bagi masyarakat, fasilitas tersebut memberikan tambahan akses terhadap layanan kesehatan hewan dan edukasi mengenai perawatan serta pencegahan penyakit.

Pengembangan klinik selanjutnya diharapkan memperkuat keterhubungan antara pendidikan kedokteran hewan dengan kebutuhan masyarakat di Riau.(*)