Ariyo Windutomo, Jenderal Infanteri yang Dipercaya Prabowo Mengisi Jabatan Plt KSP

oleh
20260321 PROMOSI LETJEN ario promosi letjen tni
Ariyo Windutomo, Jenderal Infanteri yang Dipercaya Prabowo Mengisi Jabatan Plt KSP

JAKARTA — Letnan Jenderal TNI Ariyo Windutomo mendapat mandat baru di lingkungan Istana Kepresidenan setelah Presiden Prabowo Subianto menunjuknya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Rabu (4/11/2026). Penunjukan tersebut dilakukan setelah Prabowo memberhentikan Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala KSP.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa keputusan pemberhentian Listyo telah dituangkan dalam Keputusan Presiden (Keppres). Ariyo yang sebelumnya menjabat Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) ditunjuk untuk sementara menjalankan tugas Kepala KSP guna menjaga kesinambungan kerja di lingkungan pemerintahan.

Menurut keterangan Prasetyo yang diberitakan ANTARA, pergantian tersebut berkaitan dengan penetapan sejumlah individu sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan ilegal, penghapusan bukti elektronik, dan akses ilegal. Salah satu tersangka diketahui menjabat Kepala KSP.

Lulusan Akmil 1996

Ariyo Windutomo lahir pada 27 Januari 1974 dan merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1996 dari kecabangan infanteri. Profilnya yang dikutip Bisnis.com menyebut Ariyo menempuh pendidikan militer lanjutan, termasuk Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau), serta meraih gelar magister manajemen pertahanan dari Universitas Pertahanan.

Karier awal Ariyo mencakup penugasan di lingkungan teritorial TNI. Ia pernah menjabat Kepala Staf Kodim Depok pada 2011, kemudian bertugas di Staf Teritorial Kodam XVII/Cenderawasih di Papua.

Perjalanan kariernya berlanjut ke Kementerian Pertahanan. Di kementerian tersebut, Ariyo mengemban sejumlah jabatan di bidang administrasi, kepersonaliaan, dan manajemen organisasi. Bisnis.com mencatat, ia pernah menjabat Kepala Biro Umum Kementerian Pertahanan pada November 2022 sebelum memperoleh kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal TNI.

Mengemban Tugas di Istana

Ariyo kemudian dipercaya memimpin Sekretariat Presiden sejak akhir November 2024. Jabatan tersebut menempatkannya dalam koordinasi penyelenggaraan kegiatan dan administrasi Presiden serta dukungan operasional kepresidenan.

Pada Maret 2026, Ariyo memperoleh kenaikan pangkat menjadi Letnan Jenderal TNI. Kini, selain menjalankan tugas sebagai Kepala Sekretariat Presiden, ia mendapat penugasan sementara untuk memimpin KSP.

Penunjukan Ariyo berlangsung di tengah proses hukum yang masih berjalan terhadap Listyo Sigit dan dua perwira tinggi Polri lainnya. Penetapan tersangka dalam perkara tersebut merupakan bagian dari proses penyidikan dan belum merupakan putusan pengadilan yang menyatakan para pihak bersalah.(*)