PEKANBARU – Mantan Ketua LPJK Provinsi Riau Nasir Day mendesak Sekdaprov Riau SF Hariyanto untuk membuka ke publik bukti yang dimilikinya soal tenaga ahli proyek payung elektrik Masjid Agung An Nur yang ia sebut sebagai tenaga ahli palsu.
“Saya selaku mantan Ketua LPJK Riau jelas tersinggung atas pernyataan beliau. Saya sudah cek, tenaga ahli yang digunakan pada proyek tersebut adalah benar dan sah,” ungkap Nasir.
Nasir juga mempertanyakan apa kapasitas SF Hariyanto memastikan tenaga ahli tersebut palsu.
“Sertifikat ahli itu adalah produk LPJK. Kita tahu semua, yang berhak menentukan sebuah sertifikat palsu atau tidak, itu adalah lembaga yang menerbitkanya. Sekarang siapa beliau ini, tiba-tiba seakan-akan saya meracau di ruang publik tak tentu arah seperti ini,” ungkap Nasir yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Ketenagakerjaan Kadin Provinsi Riau.
Nasir juga menegaskan, jika SF Hariyanto tidak membuktikan ucapannya atau menarik ucapannya, ia tak segan-segan mengambil langkah hukum untuk menjaga marwah LPJK.
Diberitakan detik.com, 3 Mei 2023, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, SF Hariyanto ngamuk karena proyek payung elektrik di Masjid Raya An-Nur tak kunjung tuntas. Bahkan, SF menilai tenaga ahli proyek tersebut palsu.
“Saya punya bukti, punya data, punya saksi dan lengkap semua. Karena proses lelang nggak benar, tenaga ahlinya palsu semuanya, saya pastikan,” kata SF dengan tegas.
“Saya suruh cek semua, saya dapat informasi palsu semua. Semua palsu, kenapa? Tenaga ahli payung itu harus orang yang ahli, bukan yang dipalsukan,” kata SF lagi.(*)
